Info Lowongan Kerja :
Home » » Interpelasi Gagal, DPRD-SU Outsourching Mendagri

Interpelasi Gagal, DPRD-SU Outsourching Mendagri

Written By deteksi nusantara on Selasa, 26 Agustus 2014 | Selasa, Agustus 26, 2014

Medan, DeteksiNusantara.com - Anggota DPRD-Sumatera Utara Oloan Simbolon menegaskan kalau status DPRD termasuk DPRD-Sumatera Utara merupakan Outsorchingnya Mentri Dalam Negeri (Mendagri).

Hal ini disampaikan Oloan Simbolon mantan Ketua Komisi A DPRD-SU Senin (25/8) ruang lobi didepan Gedung Paripurna DPRD-SU saat berlangsungnya laporan pembahasan Badan Legislasi Daerah DPRD Provinsi Sumatera Utara dengan pejabat yang ditunjuk oleh Gubsu.

Dalam kesempatan ini, Oloan juga mengungkapkan kekecewaannya atas keterbatasan hak dan wewenang yang dimiliki oleh DPRD-SU saat ini. "DPRD-SU hanya bisa merepet dan teriak-teriak saja, tidak lebih dari itu, apa rupanya kewenangan yang dimiliki oleh DPRD-SU, Berbeda dengan DPR-RI yang merupakan pejabat Negara dan memiliki hak veto.

DPRD ini apa..!, statusnya gak jelas, sehingga bisa dikatakan  DPRD itu hanya outsourchingnya Mendagri yang mulai gaji pokok dan yang lainnya sudah ditentukan oleh Mendagri. Jadi jangan salhkan juga kalau anggota DPRDnya jadi macam-macam" ungkap Oloan menanggapi Demontrasi  koalisi wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat yang digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)  baru-baru ini yang dikoordinatori Anton Siahaan SE yang mana salah satu poin yang suarakan pendemo tersebut, menyayangkan kalau Interpelasi yang digagas anggota DPRD-Sumatera-Utara dengan berbagai eposode jilid I dan Jilit II yang terkesan hanya semata-mata untuk kepentingan sesaat oleh oknum-oknum yang memiliki sikap politik pagi-sore.
Menurut Oloan kandasnya Interpelasi dikarenakan DPRD-SU sendiri tidak memiliki data yang akurat untuk diajukan sebagai acuan digelarnya Paripurna bertajuk Interpelasi.

Oloan juga membantah, kalau dirinya salah satu anggota Dewan yang awalnya mendukung Interpelasi terhadap Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan kemudian berbalik gagang menarik dukungan. Oloan menegaskan kalau issu tersebut tidak benar adanya. "saya tidak termasuk dalam daftar yang mendukung Interpelasi silahkan cari dan tunjukkan buktinya kalau nama saya ada tercantum dalam daftar yang mendukung dan menarik dukungan." pinta Oloan. (Anton S)