Info Lowongan Kerja :
Home » » 6 Kg Ganja Diamankan Polsek Helvetia

6 Kg Ganja Diamankan Polsek Helvetia

Written By deteksi nusantara on Rabu, 18 Maret 2015 | Rabu, Maret 18, 2015

Medan,Deteksinusantara.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Helvetia, berhasil meringkus 2 orang pengedar narkoba jenis Ganja dari tempat yang berbeda di wilayah hukum polsek helvetia, dan 1 orang pembeli Ganja dari Jalan Letda Sudjono Benteng Hulu, Kelurahan Tembung, Medan Tembung, Selasa (17/3/2015) jam 19.30 wib.

Dalam pemaparan Kapolsek Helvetia Kompol Ronni Bonic mengatakan, awalnya anggota Sat Reskrim Polsek Helvetia mendapat laporan, bahwa ada pengiriman Ganja dalam partai besar. "Berdasarkan laporan itu, maka anggota melakukan penyelidikan," ujar Ronni, Rabu (18/3) jam 13.30 wib.

Ketika di konfirmasi wartawan deteksinusantara.com dengan kapolsek Helvetia Kompol Ronni di dampingi Kanit Reskrim Polsek Helvetia AKP,Hendrik Temaluru.mengatakan, pihaknya berhasil menangkap Muhammad Iqbal Lubis (28) dan Abdul Roni Nasution alias Ucok (58) warga Jalan Letda Sudjono Benteng Hulu, Tembung, Medan Tembung. "Keduanya adalah menantu dan mertua. Keduanya ditangkap saat menjual dan mengedarkan Ganja. Sementara Awaluddin Nasution alias Awal (50) warga Jalan Pembinaan, Bandar Setia, Percut Sei Tuan berhasil ditangkap saat sedang menghisap ganja di dalam rumah menantu dan mertua itu," kata Ronni Bonic

Selai mengamankan ke tiga pelaku polsek Helvetia juga berhasil mengamankan ganja seberat 5,7 kg dan 11 bungkus kecil daun ganja seberat 0,3 kg, uang Rp 50 ribu serta 2 unit HP. "Ganja ditemukan di dalam karung plastik. Sementara, sisanya sedang digulung dan dimasukkan ke dalam kertas untuk diecerkan," tambah Ronni.

Masih dijelaskan juga mantan Kasat Reskrim Polres Belawan itu lagi, Iqbal dan Ucok sudah 7 bulan menjadi pengedar ganja di daerah mereka. Dimana, Iqbal dan Ucok setiap bulannya mendapat jatah 6 kg yang langsung diantarkan H (DPO) ke rumahnya. "Selama 7 bulan ini, mereka sudah mengedarkan 42 kg Ganja. Per kilonya, mereka menjual Rp 150 ribu," kata Ronni.

Sementara Ucok mengaku, dia memang membantu menantunya untuk menjual ganja. Karena, menurutnya selain membantu perekonomian menantu dan anaknya, dia juga mendapat hasil tambahan. "Saya hanya pedagang buah. Hasil berjualan kurang untuk memenuhi hidup. Makanya, saya mau membantu menjual Ganja," kata Ucok tertunduk.

Dari perbuatan mereka lakukan,ke tiga tersangka di jerat pasal Narkotika dengan ancaman penjara diatas 20 Tahun atau seumur hidup.(Zani).