Info Lowongan Kerja :
Home » » Anak pensiunan TNI di Boyong ke Polsek Sunggal Diduga Stres Lempar Batu Rumah Tetangga

Anak pensiunan TNI di Boyong ke Polsek Sunggal Diduga Stres Lempar Batu Rumah Tetangga

Written By deteksi nusantara on Rabu, 11 Maret 2015 | Rabu, Maret 11, 2015

Medan,DeteksiNusantara.com - Disebabkan stres, Nazar Nurdin (30) warga Komplek Abdul Hamid Kel Lalang Kec Medan Sunggal, terpaksa diboyong polisi ke Polsek Sunggal.Pasalnya,pria berbadan kurus berambut gondrong ini melempari rumah tetangganya yang merupakan anggota TNI, Selasa (10/03/2015)sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi yang dihimpun wartawan di Polsek Sunggal menyebutkan, pelaku Nazar Nurdin merupakan anak pensiunan tentara berpangkat Letkol. Belum diketahui apa penyebab nazar melakukan pelemparan tersebut, namun diketahui pelaku saat itu depresi.

Peristiwa pelemparan itu dilakukan nazar tanpa ada masalah, pelaku tiba-tiba datang sambil berteriak-teriak. Bukan hanya itu, pelaku juga mencaci maki pemilik rumah dengan sebutan perkataan kotor

Karena merasa dicueki, pelaku Nazar langsung mengambil batu dan langsung melempari rumah korban yang merupakan anggota TNI.

Melihat rumahnya dilempari, NS, istri anggota TNI itu langsung menghubungi suaminya. Tak lama kemudian dengan berpakaian dinas TNI, suaminya pemilik rumah itu pun langsung datang ke rumahnya.

Saat itu juga suami pemilik rumah tersebut beserta berapa anggota TNI langsung mengamankan pelaku(nazar) dan selanjutnya diboyong ke Polsek Sunggal.

Pantauan wartawan di polsek sunggal Nazar rudin dengan nada tak jelas terus mengoceh tak karuan.lalu petugas SPK polsek sunggal,langsung membawa pelaku ke ruangan juru periksa. Bahkan, kepada wartawan, pelaku juga mengoceh sambil mengatakan,

"Siap…aku salah bang, stres aku bang, makanya aku lempar," ucapnya.kepada wartawan.

Sementara, ketika di konfirmasi wartawan deteksinusantara.com dengan Kapolsek Sunggal Kompol Aldi Subartono mengatakan bahwa saat ini pelaku sudah diamankan. "Pelaku sudah diamankan, tapi korbannya tidak buat laporan. Saya belum tahu apakah pelakunya punya penyakit atau tidak," pungkas Aldi.(Zani)