Info Lowongan Kerja :
Home » » Hendak Melintas Di Menteng 7, Pemilik Sepeda Motor Dianiaya Dan Dirampok

Hendak Melintas Di Menteng 7, Pemilik Sepeda Motor Dianiaya Dan Dirampok

Written By deteksi nusantara on Senin, 09 Maret 2015 | Senin, Maret 09, 2015

Medan,DeteksiNusantara.com -Diketahui kedua korban yakni,Eko Fernando Sirait (18) warga Jalan Perjuangan/Denai Gg Tapanuli,Medan Denai dan temannya Kristian Sinaga (18) warga Selambo IV.menurut informasi yang diperoleh ternyata mereka Habis dianiya,dan kereta korban merk Kawasaki Ninja RR warna merah milik Eko dirampas para pelaku.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan bahwasanya Kedua korban masih menjalani perawatan intensif disalah satu rumah sakit di Medan.Aksi berdarah ini berawal Minggu (8/3),dinihari sekira pukul 01.00 WIB.

Saat itu korban bersama beberapa orang kawannya baru dari Warkop Parpol Polonia dengan mengendarai 8 kerata serta mobil mau pulang kerumahnya masing-masing dengan berkonvoi.Ditengah perjalanan,korban dan sebagian teman-temannya berpencar. Namun saat melintas di Jalan Menteng 7,rekan korban,Charles yang mengendarai Honda Beat yang terlebih dahulu berjalan di depan,namun tiba-tiba korban dilempar batu beberapa pemuda hingga korban dan keretanya terjatuh ke aspal.

Sesaat kemudian para pelaku mendatangi korban sambil menenteng klewang dan mau membacoknya,namun korban berhasil kabur sembari berteriak rampok.Pengendara sepeda motor yang melintas menyelamatkannya dan mengantar korban (Charles) ke terminal Amplas.selang beberapa saat rekan korban Coky Sirait warga Pertahanan Patumbak melintas dilokasi dengan mengendarai Yamaha RX King.Para pelaku yang diduga orang yang sama berusaha melemparnya.Tapi Coky berhenti,namun pelaku mengejarnya dengan klewang.

Menurut keterangan dikarenakan ketakutan,Coky pun kabur kearah terminal Amplas dan meninggalkan keretanya dilokasi.lalu pelaku melarikan kereta korban.

Selang beberapa saat Eko yang membawa sepeda motor berniat mengantar Kristian kerumahnya.Setibanya didepan terminal Amplas,kedua korban bertemu dengan Charles.Korban menanyakan dimana kereta miliknya.Charles menceritakan peristiwa yang menimpanya, dan meminta korban supaya mengambil keretanya.Kedua korbanpun menuju lokasi,dan melihat sepeda motor di Gg Kenanga.alhasil para pelaku pun langsung mengejar kedua korban dan berusaha merampas keretanya.Kedua pemuda itu berhasil ditangkap pelaku dan langsung dianiaya dengan menggunakan kayu balok, bambu,broti dan benda keras lainnya,hingga kedua korban terkapar dijalanan.

Melihat kejadian tersebu warga disekitar lokasi berusaha membantu korban,namun para pelaku justru berteriak maling. Lantaran kedua korban tak berdaya,para pelaku membawa kabur sepeda motor korban.

Kapolsek Medan Area,Kompol Yudi Ferianto melalui Kanit Reskrim AKP.Agus Sobarnapraja ketika dikonfirmasi,Senin (9/3).mengatakan,pihaknya belum bisa memastikan kedua pemuda itu korban perampokan atau korban penganiayaan karena belum dapat diperiksa.karena kedua korban masih menjalani perawatan intensif.saat ini kita sudah mengamankan 1 sepeda motor dari lokasi yang dirusak,dan belum diketahui siapa pemiliknya.Dari keterangan petugas kita dilapangan,kedua korban dianiaya lantaran diteriaki maling.Namun saat dicek,tidak ada yang mengaku sebagai korban pencurian. Mengenai sepedamotor Kawasaki Ninja milik korban yang hilang,kita sama sekali tidak mengetahuinya.nanti akan kita cek.Senin pagi kita akan memintai keterangan korban di rumah sakit.kasusnya saat ini sedang kita selidiki,ungkapnya.(david)