Info Lowongan Kerja :
Home » » Mobil Rental Dibawa Kabur, Dua Pelaku Ditangkap Unit Judisila Polresta Medan

Mobil Rental Dibawa Kabur, Dua Pelaku Ditangkap Unit Judisila Polresta Medan

Written By deteksi nusantara on Rabu, 04 Maret 2015 | Rabu, Maret 04, 2015

Medan,DeteksiNusantara.com - Suhendrik alias Hendrik (28) Jalan Tanjung Pura dan Kores (32) Jalan Tembung Pasar 7, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupatem Deliserdang. Mereka diringkus oleh Satuan Reskrim Polresta Medan berhasil ditangkap dari Jalan Jati 3 Pasar Merah Medan dan harus merasakan dinginnya sel tahanan Polresta Medan.

Modus kedua pelaku dengan cara merental mobil kemudian melarikan mobil yang dirental tersebut ke salah seorang penadah.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram didampingi kanit IDIK 3/ Judisila, Akp Martuasa H. Tobing, SIK mengatakan pada Kamis 17 Februari 2015 kemarin sekitar pukul 20.30 Wib Hardi Putra (saksi) datang kerumah korban Esther Kristiani Sidahuruk, ingin mengerentalkan mobilnya. Kemudian korban memberikan mobil Innova G merek Toyota warna hitam metalic BK 1669 IO.

Namun, ketika tanggal 19 Februari 2015 Hardi Putra pulang kerumah tanpa membawa mobil tersebut, setelah ditanya mobil itu telah dilarikan orang. Setelah itu, Roy Sitorus (saksi) meminta Hardi Putra untuk mengantarkan temannya KBS dan seorang pria ke Tanjung balai dari Daerah Kuala Lalang dan Pinang Baris. Namun, setibanya di Jalan Karya tepatnya di depan Mesjid terlapor KBS menyuruh saksi untuk memarkirkan mobil dan mengambil alih kemudi mobil tersebut.
Selajutnya Bram menjelaskan, ketika di Jalan Prof. HM. Yamin Simpng Gang Sado Medan Perjuangan, terlapor KBS menodongkan senjata tajam (sajam) kepada saksi Hardi Putra dan Roy Sitorus untuk segera turun dari dalam mobil.
Sekitar tanggal 25 Februari 2015 sekitar pukul 01.00 Wib, Kasubnit I Idik III, bersama penyidik Judisila melakukan penangkapan tehadap pelaku KBS di Jalan Jati 3 Pasar Merah Medan. Setelah itu, penyidik melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut dan melakukan penangkapan Suhendrik saat di depan Rumah Sakit Umum Tanjung Pura.

Ketika ditanya, Hendrik mengatakan dia sebagai perantara,"yang menyuruh saya Kores untuk mencari pembeli mobil itu," kata Hendrik kepada Harian Orbit, Selasa (3/3/2015).
Dia menjelaskan jika mobil itu nantinya akan dijual kepada penadahnya dengan harga Rp15 Juta dari hasil penjualan tersebut dia hanya mendapatkan fee sebesar Rp1 Juta,"saya hanya mendapatkan fee sebesar Rp1 Juta dari penjualan bang, nantinya hasilnya digunakan untuk biaya makan sehari-hari," ujar bapak satu anak ini.

"Untuk penadah belum berhasil kita amankan, dan kasus ini masih dalam proses penyidikan," ungkap Bram.

Lebih lanjut Bram menjelaskan, Barang bukti yang berhasil diamankan 1 unit sepeda motor Suzuki New Smash BK 6323 AU, uang pecahan Rp100.000 sebanyak 12 lembar, 1 buah HP merek Samsung.

"Kedua pelaku dikenakan dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman diatas 5 tahun penjara," pungkasnya. (Irwan).