Info Lowongan Kerja :
Home » » PRSU Dibuka 20 Maret 2015

PRSU Dibuka 20 Maret 2015

Written By deteksi nusantara on Rabu, 04 Maret 2015 | Rabu, Maret 04, 2015

Medan,DeteksiNusantara.com - Dari bahan ekspost yang disampaikan oleh Taufik Ketua Yayasan PRSU (Pekan raya Sumatera Utara) diketahui kalau pagelaran pembukaan PRSU untuk tahun ini akan diselenggarakan pada 20 Maret 2015.

Pembukaan PRSU tersebut, secara resmi akan dibuka oleh Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Gatot Pujo Nugroho. Sedangkan sebagai "Tuan Rumah" pada acara PRSU 2015 dipercayakan kepada Kabupaten Serdang Bedagai.

Sebagai salah satu wadah untuk melakukan pembinaan dan pengembangan, penelitian, promosi serta hasil pengembangan Daerah. Dengan tujuan untuk mendorong berbagai kreasi baru dibidang seni dan budaya maupun industri keratif diharapkan PRSU akan menjadi ikon kebanggaan Provsu.

Pada pagelaran kali ini PRSU seperti biasanya menghadirkan artis-artis Ibukota, untuk menghibur warga . Disamping itu juga diadakan bazar, penampilan busana, Hijabers Cosplay 1001 malam, Gadget and Elektronik serta festival Distro atau modeloth (Medan Clothing).

PRSU Selalu Failit

Terungkap pada RDP (Rapat Dengar Pendapat) ternyata, selama ini PRSU selalu mengalami failit dan tidak pernah diuntungkan dengan menggelar berbagai event Seni dan Budaya yang menjadi kebanggaan Provinsi Sumatera Utara.

Tigor Anggota Komisi B DPRD-Provsu,  mengherankan  bagaimana hal itu bisa terjadi, sementara diketahui ada kucuran anggaran sebanyak  Rp 5 milyar yang dimiliki Yayasan PRSU yang disebut-sebut sebagai dana abadi.

Komisi B DPRD-Provsu juga menyoroti bagaimana kesulitannya Walikota/Bupati untuk bisa eksis menghadiri acara PRSU tersebut. Dikarenakan setiap Daerah diwajibkan menanggung sendiri-sendiri segala pembiyaannya, sementara sumber dana untuk acara ini tidak tersedia.

Taufik menerangkan, berbagai kendala yag dihadapinya, dimana besarnya biaya listrik, pengamanan dan gaji pegawai menjadi salah satu faktor penyebab failitnya PRSU. Sedangkan pendapatan dari hasil penjualan tiket tidak memadai  menanggulangi segala pembiayaan,

Menurut Taufik pada tahun 2014,  Gubsu pernah  menyurati Bupati dan Walikota untuk meringankan-tangan membantu Yayasan PRSU. Namun surat edaran Gubsu tersebut tidak berjalan efektif sehingga PRSU terus mengalami defisit anggaran hingga saat ini.

"Realitanya beginilah sangat kurang. Untuk menampilkan kereasi budaya dan seni daerah saja ternyata tidak begitu diminati masyarakat. Kalau PRSU  tidak menurunkan artis-artis Ibukota tidak ada penonton. Sedangkan terkait dana abadi Rp 5 Milyar itu  bukan dari kucuran bantuan  Pemrovsu tetapi dari serah-terima saldo  Medan Fair terdahulu. Hendaknya kedepan hal ini menjadi perhatian bersama khususnya para  penggiat usaha untuk memaanfatkan PRSU." ungkap Taufik. (Anton)