Info Lowongan Kerja :
Home » » Dugaan Korupsi Alkes Toba Samosi

Dugaan Korupsi Alkes Toba Samosi

Written By deteksi nusantara on Rabu, 01 April 2015 | Rabu, April 01, 2015

Poldasu Belum Jadwalkan Pemeriksaan Ketua Hanura Sumut ZES

DeteksiNusantara.com - Terkait Dugaan Korupsi Alkes Toba Samosir Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, belum menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan sebagai tersangka, pada Ketua Partai Hanura Sumut, Zulkifli Efendi Siregar. Hal itu disampaikan Kanit I Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, Kompol Malto Datuan ketika dikonfirmasi wartawan via telepon, Senin (30/3) siang. Disebut Malto, hal itu dikarenakan pihaknya masih membutuhkan keterangan beberapa orang saksi lagi, untuk menguatkan status tersangka yang ditetapkan pihaknya pada Zulkifli Efendi Siregar, berdasarkan gelar perkara beberapa waktu lalu.

" Belum ada kita tentukan jadwal pemanggilan dan pemeriksaannya. Kita masih akan memeriksa saksi lagi, " ungkap Malto singkat.

Lebih lanjut, Malto mengaku kalau pihaknya sudah memeriksa 10 orang saksi atas kasus itu. Dan saat ini pihaknya sedang menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi lainnya. Ia juga mengatakan, saksi yang rencananya akan diperiksa pihaknya itu, berasal dari Dinas Kesehatan Toba Samosir dan juga dari DPRD Sumut, selaku anggota Badan Anggaran (Banggar) saat itu. Namun, Malto tidak menjelaskan jadwal pemeriksaan saksi tersebut.

" Belum bisa juga kita pastikan untuk pemanggilan dan pemeriksaan pada tersangka itu, " lanjut Malto.

Ketika disinggung soal kendala yang dialami pihaknya dalam menangani kasus itu. Dikatakan Perwira Polisi dengan pangkat 1 melati emas  di pundaknya itu, sementara kendalanya tidak ada,danpihaknya tetap dan terus memproses kasus itu.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haidar yang juga dikonfirmasi wartawan via telepon, juga menyebut kalau kasus itu masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi.

Diketahui sebelumnya, Zulkifli Efendi Siregar ditetapkan sebagai tersangka pada 11 September 2014 lalu, setelah Unit I/Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu, melakukan gelar perkara. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut itu diduga ikut menikmati hasil dugaan korupsi itu, dengan cara memuluskan anggaran sekitar Rp9,7 Milyar yang diajukan Dinas Kesehatan Tobasa yang diduga sebelumnya sudah ada deal-dealan.
Medan,

Namun, diduga untuk memuluskan anggaran yang bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) TA 2012 senilai Rp1,7 Triliyun itu, Zulkifli Efendi Siregar diduga meminta proyek tersebut dikerjakan oleh PT MGM yang diduga sebelumnya Direktur PT MGM, Ridwan Winata sudah ada deal-dealan dengan Zulkifli Efendi Siregar. (Elin)