Info Lowongan Kerja :
Home » » Polsek Medan Baru Rekrontruksi Kasus Pemerkosa

Polsek Medan Baru Rekrontruksi Kasus Pemerkosa

Written By deteksi nusantara on Kamis, 17 Maret 2016 | Kamis, Maret 17, 2016

Medan,HarianDeteksi.com - Anak laki-laki dari Alboin Panjaitan (78) keberatan atas orang tua mereka telah menjual sebidang tanah dilokasinya dusun XIV Desa Bangun Sari seluas 1200 meter, pasalnya kedua anaknya laki-laki tidak mengetahui.

Keberatan kedua Ahli waris ini disampaikan kepada Kepala Desa Bangun Sari melalui surat pernyataan yang ditandatangani dan tembusanya ke Camat Tanjung Morawa. Namun pihak kecamatan tidak menjadikannya pertimbangan, terbukti pihak Camat Tanjung Morawa mengeluarkan surat SK No.593.83/411/16.

"Kami keberatan atas jual beli tanah milik orang tua kami yang lokasinya di dusun XIV Kelurahan Bagun Sari, yang dijual tanpa sepengahuan kami, orang tua kami dibodohi, dulunya orang tua kami tidak seperti itu sewaktu masih ibu kami hidup apa pun yang menjadi permasalahan baik jual-beli selalu di musyawarahkan dengan semua kami anaknya laki-laki,"jelas Dr Keysar Panjaitan,MPd diamini Tomson Panjaitan,SE.

Pembeli tanah orang tua kami itu terkesan memaksa makanya kami curiga apalagi umurnya orang tua kami itu sudah ujur,namanya dia orang tua kami mana bisa dipisahkan hanya saja ada ktidakberesan dalam hal jual beli apalagi pada Adat Batak Tapanuli segala sesuatunya dibicarakan.

Plang yang kami pasang bertuliskan Tanah ini dalam sengketa 2 kali dipatahkan tiangnya,

Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Morawa,Hendra S Siregar keepada wartawan mengatakan

Drs H. Timur Tumanggor,SSos.MAP Camat Tanjung Morawa jalan Irian

Didepan keluarga Anak laki-laki dari Alboin, pihak Kecamatan Tg Morawa diwakili Soangkapaon Harahap dan M. Pakpahan mengatakan semua keluhan yng disampaikan kamisampaikan kepada camat, supaya ada jalan keluar secara kekeluargaan, ucap pegawai camat ditirukan Keysar.