Info Lowongan Kerja :
Home » » Bangunan Apartemen Skyview Setiabudi Medan Diduga Tak Punya SIMB

Bangunan Apartemen Skyview Setiabudi Medan Diduga Tak Punya SIMB

Written By deteksi nusantara on Jumat, 27 Mei 2016 | Jumat, Mei 27, 2016

Medan,DeteksiNusantara.com - Pembangunan sudah seharusnya menjadi pendapatan asli daerah (PAD) namun nyatanya  masih berani saja melaksanakan pembangunan di kota Medan yang tak mengantongi izin bangunan. Seperti pembangunan SKYVIEW Setia Budi Apartemen dengan alat beratnya  terletak di jalur menuju Universitas Sumatera Utara (700m) seluas  1 Ha dari 5 Ha di  Jln Abdul Hakim Kecamatan Medan Selayang dengan 80.000 potensi sewa kamar nantinya dalam tahap pembangunan di duga tak memiliki atau mengantongi SIM (surat izin membangun) bahkan plang SIM B pun tak ada namun proses bangunannya lancar diduga ada permainan antara pihak pengembang dengan pihak SKPD Kota Medan adalah menjadi pertanyaan Media Pro Rakyat.

Harga apartemen akan menjadi Primadona di daerah Dr Mansyur dan Setiabudi ini mulai dari Rp 355.000.000,- (Tiga ratus Lima Puluh Lima juta) per unit Spesifikasi Luas bangunan : 24 m2 Lantai : 1 Kamar tidur  dalam iklannya penuh kebohongan ini diduga : 1 Sertifikasi : SHM - Sertifikat Hak Milik sementara menurut salah seorang warga KD jangankan sedangkan SHM diduga surat camatpun belum ada, demikian ungkap KD kepada Media ini.

Menurut salah seorang Marketing Bangunan 21 tingkat ini Candika (Oca)  adalah Pembangunan SKYVIEW Setia Budi Apartemen adalah Pembangunan Kerja Sama (PKS) dengan BNI Konvionsional  Jl Pemuda, demikian ungkapnya ketika di hubungi Media ini lewat HP selulernya.

Sementara saat dikonfirmasi pihak Pemko Medan menyebutkan coba hubungi pihak Trantib Medan Selayang atau pihak dinas tata ruang tata bangunan atau TRTB,  tapi ketika  dipertanyakan juga tetap tak ada respon yang baik dan benar.

Sementara pengakuan  seorang pemasaran/Marketing  Skyview Setia Budi hanya mengaku bangunan tersebut memiliki strata title bukan  surat hak milik (SHM) atau ga pernah ada surat hak milik dan Skyview dibangun 20 tingkat sedangkan berlangsung selama setahun (2015- 2018)  Total Area 5ha, untuk tahap pertama 1Ha dulu demikian pengakuan Candica Jln Amaliun 

Ditempat terpisah Anggota Komisi D Paul Melanthon Simanjuntak menyebutkan tidak tau hal itu dan menyarankan  agar masyarakat atau wartawan pun bisa mengirimkan surat ke DPRD Medan agar kita panggil untuk rapat dengar pendapat (RDP)

Bila terbukti tak memiliki surat izin bangunan maka kita minta pihak terkait akan menghancurkan bangunan tersebut, tutur Paul Meilanthon Simanjuntak  tegas. (Linche)