Info Lowongan Kerja :
Home » » Sengketa Tanah,Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Bantah Keterlibatan TNI

Sengketa Tanah,Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Bantah Keterlibatan TNI

Written By deteksi nusantara on Selasa, 31 Mei 2016 | Selasa, Mei 31, 2016

Medan,DeteksiNusantara.com - Persoalan tanah yang terletak di desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara tak kunjung selesai, kedua belah saling klaim atas kepemilikan lahan seluas 21.280 M2.

Berdasarkan hasil konference pers yang dilaksanakan Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian didampingi Kuasa Hukum dan Waka Pendam I/BB di Wisma Benteng jalan Kapten Maulana Lubis,terungkap bahwasanya lahan seluas 21.280 M2 berdasarkan perjanjian pelepasan hak dengan ganti rugi antara Harun Aminah, The Giok Lian (istri) dengan Mayjend Burhanuddin (Purn) dihadapan Notaris Gordon E,Harianja SH dan dengan beberapa legalisasi perjanjian pelepasan Hak dengan Ganti rugi diantaranya, No:3.362/LEG/2016 Tanggal 24/3/2016. (2)  3.363/LEG/2016 Tanggal 24/3/2016 , (3)  No 3.364/LEG/2016 Tanggal 24/3/2016 , (4) 3.389/LEG/2016 Tanggal 30/3/2016 .

Oleh karena itu , kepemilikan Harun Aminah masih sah dengan dasar putusan PK tersebut, hingga jual beli yang dilakukannya juga menjadi sah.
"Jadi,Kepemilikan tanah itu sah atas nama klien kami, Burhanuddin Siagian dan dirinya merupakan pembeli yang beretika baik atas pembelian sebidang tanah seluas 21,280 M2,"jelas M.Tohir.

Ditambahkan kuasa hukum Burhanuddin, PT BBC kemana-mana selalu mengatakan dirinya sebagai pemenang dalam perkara perdata, oleh sebab itu perlu kami jelaskan bahwa putusan perkara perdata tidak ada pihak yang di menangkan dalam perkara Register nomor:02/Pdt.G/2008/PN-LP

"Kami berpedoman pada perkara TUN dinyatakan menang oleh putusan peninjauan kembali MA.RI No 15 PK/TUN/2012 tanggal 14 Mei 2012,"ucap Muhajirin Tohir SH.MH Senin (30/5/2016).

Terkait LP No:LP/444/IV/2016 SPKT I Poldasu tanggal 11 April 2016, kami menilai pihak Poldasu melanggar Perkap No 14 tahun 2014, dalam penanganan suatu perkara pidana, Ketidakprofesional kepolisian daerah Sumatera Utara dalam menangani perkara tersebut, maka akan berdampak buruk bagi rasa keadilan masyarakat,ucapnya.

Masih ditempat yang sama, Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian menyikapi atas tudingan pembeita yang mengatakan pihak TNI dilibatkan dalam sengketa tanah sehingga siswa disekolah yayasan
Cinta Budaya alami trauma.

"Tidak benar tudingan tersebut, itu pemberitaan yang menyesatkan, yang mengatakan saya libatkan TNI itu tidak benar karena saya sudah pensiun, apalagi ada yang mengatakan melarang anak sekolah, hal ini juga tidak benar karena tidak sesuai dengan karakter saya secara pribadi."Tegasnya.

Tidak benar pernyataan demikian, Karir saya sebagai perwira di TNI AD sekitar 10 tahun lamanya bertugas di Pusdiklat dan Seskoad TNI-AD, sekali tudingan itu tidak sesuai dengan karakter saya malah sebaliknya saya mendukung dunia pendidikan,"ucap Mantan Pangdam I/BB.

Hal senada diucapkan Waka Pendam I/BB Letnan Kolonel Inf Drs. Khairuddinn membantah tudingan dari pihak PT.Pancing Businiss Center (PT.PBC) yang mengatakan Burhanuddin Siagian melibatkan TNI.

"Anggota Satpol PP juga berpangkas cepak bahkan wartawan juga banyak pangkas pendek. Jadi, tudingan yang mengatakan keterlibatan TNI itu tidak benar karena Burhanuddin telah pensiun dari TNI AD."Tegasnya. (Indra Hsb)