Info Lowongan Kerja :
Home » » Ditemukan Fakta Baru, Rekonstruksi Kasus Penyelundupan 1 Ton Sabu yang Digelar Polda Metro Jaya

Ditemukan Fakta Baru, Rekonstruksi Kasus Penyelundupan 1 Ton Sabu yang Digelar Polda Metro Jaya

Written By Deteksi Nusantara on Sabtu, 05 Agustus 2017 | Sabtu, Agustus 05, 2017

Jakarta, DeteksiNusantara.com - Fakta baru terungkap saat proses rekontruksi kasus penyelundupan 1 ton sabu ke Anyer, Banten, oleh jajaran Kepolisian Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya di Bandara Soekarno Hatta. Dimana ada tiga tersangka lain yang berisial AS, AP, dan AB yang terlibat dalam jaringan Taiwan ini.

Ketiga tersangka tersebut saat ini sudah ditangkap oleh kepolisian Taiwan tidak lama setelah pengungkapan sabu satu ton tersebut.

“Total ada tujuh orang yang awalnya datang ke Indonesia pada bulan Juni. Tapi tujuh orang tersebut datang secara bertahap,” kata Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Bambang Yudhantara di Bandara Soetta, Kamis (03/08/2017).

Dijelaskan, dua pelaku datang pada 4 Juni 2017, dan pada tanggal 6 Juni, disusul empat orang tersangka, terakhir satu pelaku datang pada 6 Juni malam.

Setelah ketujuh pelaku tiba di Jakarta, mereka kemudian berkumpul di sebuah rumah di perumahan Duta Garden, Juru Mudi Baru, Benda, Tangerang, yang telah disewa oleh AN, seharga Rp20 juta selama satu tahun. “Rumah ini yang rencananya dipakai untuk gudang jika sabu tersebut tiba di Anyer,” ujar AKBP Bambang.

Namun, setelah satu minggu berada di rumah tersebut tujuh pelaku pergi lagi menuju Malaysia lantaran merasa gerak-geriknya sudah tercium aparat. Setelah dua hari berada di Malaysia kemudian mereka kembali lagi ke Jakarta dengan empat orang menuju perumahan Duta Garden sedangkan tiga orang kembali ke Taiwan.

Saat ini Polisi masih mencari tahu peran tiga orang yang ditangkap Polisi Taiwan tersebut. “Kita nanti akan memeriksa tiga orang itu di Taiwan untuk megetahui peran ketiganya,” tutur AKBP Bambang.

Jadi saat ini total pelaku adalah 12 orang dengan satu tersangka meninggal dunia ditembak petugas karena melawan saat hendak ditangkap.

Kamis (03/08/2017), jajaran Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi pengungkapan kasus penyelundupan 1 ton sabu di kawasan Pantai Anyer, Banten.

Rekontruksi dimulai di Bandara Soekarno Hatta dengan menghadirkan tiga pelaku yakni Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li dengan memperagakan 26 adegan. Namun, selama mengikuti proses rekontruksi Chen Wei Cyuan terpaksa menggunakan kursi roda akibat luka tembak di kaki kiri yang belum sembuh.

Rekontruksi akan dilanjutkan ke Perumahan Duta Garden, lalu dilanjutkan di dua hotel di kawasan Jakarta Barat dan tempat penyewaan mobil di daerah Jakarta Pusat.

Kasus penyeludupan sabu tersebut terungkap setelah Polisi menangkap empat warga Taiwan di Serang, Banten, pada Kamis (13/07/2017) dini hari. Keempat tersangka yang berkewarganegaraan Taiwan itu yakni LMH, CWF, LGY dan HYL. LMH, sebagai pimpinan penyelundup narkoba tersebut ditembak mati karena berusaha menabrak petugas dengan mobil saat penyergapan.

Dilansir tribratanews.com, setelah menangkap empat penyelundup tersebut. Polisi kembali menangkap lima anak buah kapal (ABK) asal Taiwan TCH, SCF, KCY, KCH dan JJS saat mengamankan kapal mewah Yacht dengan nama Wanderlust yang mengangkut 1 ton sabu tersebut.(BS/Red)