Info Lowongan Kerja :
Home » » Komisi Pemilihan Umum Provsu Gelar Pilkada Sumut 2018

Komisi Pemilihan Umum Provsu Gelar Pilkada Sumut 2018

Written By deteksi nusantara on Selasa, 21 November 2017 | Selasa, November 21, 2017

Medan, DeteksiNusantara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar peluncuran pemilihan kepala daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara tahun 2018, pada Minggu (8/10) malam.

Peluncuran ini sekaligus sebagai tanda dimulainya pesta demokrasi di Sumatera Utara yang rencanaya akan digelar pada 28 Juni 2018 mendatang bersamaan dengan pilkada serentak di 8 Kabupaten/Kota di Sumut yakni Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Batubara, Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta), Tapanuli Utara (Taput), Dairi dan Padang Sidempuan.

Sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan hadir ketua KPU Provinsi Sumut, Mulia Banuera, Anggota KPU Provinsi Sumut Divisi SDM dan Partisipasi Masyarat (Parmas), Yulhasni, Anggota KPU Sumut Divisi hukum, Iskandar Zulkarnain, Anggota KPU Sumut Divisi Teknis, Benget Silitonga, Anggota KPU Sumut Divisi Data dan Perencana, Nazir Salim serta Sekretaris KPU Sumut, Abdul Rajab Pasaribu.

Sebagai tamu, tampak juga hadir Gubernur Sumatera Utara, T. Erry Nuradi ketua KPU Republik Indonesia, Arief Budiman, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Cucu Somantri, partai politik yang memiliki perwakilan di Sumut, ormas, pimpinan daerah, stake holder pemilu dan perwakilan KPU provinsi se-Indonesia yang berjumlah sekitar 600 undangan.

Gondang sembilan yang dipukul oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman serta komisoner KPU Sumut menandai peresmian atas peluncuran peluncuran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018 ini.

Di sela acara, disampaikan oleh Arief Budiman bahwa pemilu 2018 ini adalah penting. Selain karena untuk memilih kepala daerah, anggaran pemilu yang sangat besar.

"Untuk pilkada 2018 dianggarakan Rp11,4 miliar. Ini dana yang luar biasa besar," ungkap Arief, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Prasetiyo.

Untuk itu diperlukan peranan masyarakat dan stake holder dalam mensukseskan pilkada 2018 mendatang.

Kesuksesan pemilukada 2018 di Sumatera Utara juga bisa ditentukan dari tiga hal. Yakni, personel penyelenggaranya, anggaran dan logistik.

Ditambahkan oleh Arief, bahwa dalam penyelenggaraan, KPU Sumut harus transparansi dan menjaga integritasnya.

"Kalau sudah dimulai pesta demokrasi ini, mohon kepada pasangan calon jika ingin ngopi, ngopi barenglah di KPU hingga sampai tahap akhir pilkada," imbau Arief.

Ketua KPU Sumut, Mulia Banuera juga menegaskan bahwa KPU Sumut akan bekerja secara profesional dan akan menjaga jarak yang sama kepada seluruh pasangan calon Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumut.

"Jika kami jaga jarak ke satu calon, maka kami juga sama akan menjaga jarak ke calon yang lain," ujar Mulia.

Disampaikan juga oleh Ketua KPU Sumut, Mulia Banuera, bahwa untuk anggaran pilkada Sumut 2018 menghabiskan dana sebesar Rp855 miliar.

"Anggarannya Rp855 miliar, kami baru terima Rp352 miliar dan sisanya pada APBD 2018," ungkap Mulia.

Diimbau juga oleh Mulia Banuera bahwa, pesta demokrasi ini harus digunakan oleh masyarakat.

"Sesuai dengan tema pilkada kita, Ayo memilih, suaramu untuk Sumatera Utara," tandasnya. (Net)