Poto Dirlantas Poldasu Kombes indra Darmawan Irianto

MEDAN// DeteksiNusantara.Com.

Adapun jalur wisata yang kerap dilintasi pengendara dan diprediksi bakal padat yakni Medan-Berastagi.

Guna mengantisipasi kemacetan dan bencana alam, Dit Lantas Polda Sumut menyiagakan alat berat dan mobil derek guna mempercepat proses evakuasi apabila ada kendaraan rusak dan bencana longsor.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Indra Darmawan Iriyanto mengatakan, penyiagaan ini mengantisipasi jumlah kendaraan yang diperkirakan meningkat

Apalagi di hari Sabtu diperkirakan sudah banyak masyarakat yang berlibur lantaran perkantoran dan pemerintahan libur.

"Kita masih standby di lokasi, hanya jumlah anggota disesuaikan dengan tingkat kerawanan yang ada. Kita juga siagakan alat-alat berat maupun derek di lokasi rawan bencana," kata Kombes Indra Darmawan Iriyanto, Jumat (13/5/2022).

Pihaknya juga telah berkordinasi dengan instansi terkait mengantisipasi bencana yang membutuhkan evakuasi cepat seperti PLN jika ada tiang listrik tumbang seperti beberapa waktu lalu di jalur Medan-Berastagi.

"Kita juga berkordinasi dengan pemerintah setempat dan juga standby alat-alat berat maupun derek di lokasi rawan bencana," ucapnya lagi.

Dir Lantas Polda Sumut juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin menghabiskan waktu libur tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan.

Kepada masyarakat yang ingin liburan agar berhati-hati," imbauannya(indra.Hasibuan)

Warga Binaan Rutan 1 Medan Beragama Buddha Dapat Remisi Waisak Sebanyak 45 Orang

MEDAN// DeteksiNusantara.Com.Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta yang beragama Buddha mendapatkan remisi di Hari Raya Waisak 2022, Senin (16/5/2022).

Remisi tersebut diberikan kepada sebanyak 45 orang warga binaan Rutan I Medan yang beragama Buddha, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Theo Adrianus Purba, di lokasi Rutan Kelas I Medan, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

"Dengan rincian yakni 17 orang mendapatkan remisi 15 hari, 24 orang mendapatkan remisi 1 bulan 15 hari. Dengan total 45 orang yang mendapatkan remisi ini berarti seluruh warga binaan Rutan I yang beragama Buddha mendapatkan remisi," sebut Theo.

Ia menyampaikan kepada warga binaan bahwa remisi ini merupakan reward ataupun hadiah dari pemerintah atas penilaian berkelakuan baik selama yang bersangkutan menjalani masa pidana.

Oleh sebab itu, ia berpesan agar warga binaan yang mendapat remisi tersebut mewujudkannya dengan rasa syukur dan tetap berkelakuan baik serta menjaga ketertiban.

"Selamat memperingati hari raya Waisak dan terus mengedepankan peningkatan ibadah di Kuil Rutan I Medan," ucap Theo.

Ia berharap semua warga binaan Rutan yang beragama Buddha dapat terus meramaikan Kuil di Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta.

"Dijaga dan dimakmurkan serta tetap menjaga kerukunan antar umat beragama," imbuhnya.


"Semoga berkah Waisak membawa kebahagiaan, kedamaian dan keadilan bagi kita semua. Sabbe satta bhavantu sukhitatta,"(indra.hsb)

PBK Medan Kunjungi Dapur Rutan I Tanjung Gusta Medan


MEDAN// DeteksiNusantara.Com.Tim Penulis Berita Kriminal (PBK) Medan beraudiensi bersama Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan Tanjung Gusta pada Senin (16/5/2022).

Kehadiran group PBK Medan tersebut pun disambut hangat oleh Kepala Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta, Theo Adrianus Purba di Rutan Kelas I Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan No 27, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Ketua PBK Medan, Yusrizal, mengatakan audiensi tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan Rutan Kelas I Medan.

"Terima kasih kepada Kepala Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta, bapak Theo Adrianus Purba, yang telah menerima kami, wartawan yang tergabung dalam PBK Medan untuk bersilaturahmi dan membina kami untuk ke depannya," ucap Yusrizal pada Senin (16/5/2022).

Yusrizal berharap silaturahmi tersebut dapat selalu terjalin dengan harmonis, serta Tim PBK dapat menjadi media yang baik dan aktual dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta.

Adapun wartawan yang tergabung dalam group  PBK Medan tersebut, yakni Yusrizal sebagai Ketua, Dede MS sebagai Sekretaris, Rafael sebagai Bendahara, dan beranggotakan Franky Hutahaean, Baday, Roy Sihombing, Rasyid Hasibuan, dan Indrawicaksana Hasibuan.

Dalam kesempatan itu, Tim PBK Medan berkesempatan untuk meninjau Rutan Kelas I  Medan Tanjung Gusta yang saat ini menampung kurang lebih 4500 orang warga binaan sehingga menyebabkan rutan tersebut over kapasitas yang seyogyanya hanya dapat menampung 1150 orang. 

Akibat over kapasitas tersebut, berbagai selentingan pun muncul mengenai pelayanan yang diduga buruk kepada warga binaan.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Theo, kepada wartawan Tim PBK Medan menginformasi bahwa di Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta ini terdapat kurang lebih 195 orang personil yang harus melayani 4500 orang warga binaan.

"Ini bukan pekerjaan yang mudah sedangkan kapasitas rutan ini hanya 1150 orang, apakah abang-abang bisa bayangkan, bagaimana melaksanakan fungsi pengamanan setiap hari supaya rutan ini tetap aman dan kondusif. Termasuk tadi kita sudah meninjau bagaimana fungsi dapur di rutan, petugas kita dibantu dengan warga binaan harus melaksanakan layanan makan dan minum bagi 4500 orang untuk tiga kali sehari," papar pembina tim PBK Medan, Senin (16/5/2022).

"Abang-abang Tim PBK tadi juga telah lihat sendiri kan pembagian untuk makan malam. Belum lagi bagaimana mengelola bahan mentah menjadi bahan jadi, mengelola dapur kotor, dan dapur bersih. Bagaimana mendistribusikan kepada warga binaan, nah tadi menu makan malamnya ada nasi putih, gado-gado, gulai ayam, dan tempe bacem. Ditambah lagi tadi mereka dapat puding bubur kacang hijau," ungkap Theo.

Dia menegaskan dengan demikian artinya bahwa negara sangat memperhatikan kondisi para warga binaan, dan menjamin ketercukupan asupan gizi, agar mereka tetap sehat menjalani pidana selama di Rutan I Medan.

"Dan dalam kondisi over kapasitas ini bukanlah pekerjaan mudah bagi kami untuk memberi pelayanan makan dan minum untuk 4500 orang. Kami tetap bekerja sama dengan seluruh pegawai agar layanan tersebut dapat diselenggarakan dengan baik," imbuhnya.

"Tadi abang-abang juga telah wawancara dengan tahanan, dan mereka juga mengatakan bahwa makanannya sangat layak, bersih dan punya cita rasa tersendiri. Ini juga mengedukasi ya, bahwa para tahanan di lapas rutan itu sangat-sangat kita perhatikan makan minumnya, pembinaan kesehatannya, jasmani, dan kerohaniannya. Bahwa jika ada selentingan buruk mengenai makanan itu sudah terbantahkan ya," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya kehadiran PBK Medan ini, dapat menjadi corong untuk menginformasikan dan mengedukasikan masyarakat di luar.

"Dan pesan kami juga untuk masyarakat untuk dapat taat hukum, mampu mengendalikan emosional dirinya, agar ketertiban masyarakat terbangun, dan kita bisa meminimalisir jumlah orang over kapasitas di Rutan I Medan ini," pungkasnya.

Saat Tim PBK menemui para warga binaan terlihat mereka begitu antusias ketika dibagikan makanan untuk makan malam.

"Dua hari sekali selalu ada puding bang, bubur kacang hijau, besoknya ada ubi. Kalau ayam gini juga hampir setiap hari, ada ikan, kadang juga daging. Kalau pagi sarapan bubur atau ubi," ucap warga binaan itu.

Warga binaan lainnya juga mengatakan selain ayam, ikan, dan daging menu lain yang disediakan adalah tahu, tempe, dan ikan asin.

"Saya udah lamalah di sini, udah 8 bulan, ya ginilah makannya," pungkas warga binaan tersebut(Indra.hsb)

Terima Remisi waisak, wargabinaan Rutan 1 Medan kanwil kumham Sumut yang beragam Buddha ucapkan syukur


MEDAN// DeteksiNusantara.Com. Sebanyak 45 orang wargabinaan Rutan 1 Medan yang beragama Buddha mendapatkan remisi waisak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 17 orang mendapatkan remisi 15 hari, 24 orang mendapatkan remisi 1 bulan dan 4 orang mendapatkan remisi 1 bulan 15 hari. Dengan total 45 orang yang mendapatkan remisi ini berarti seluruh wargabinaan Rutan 1 Medan yang beragam Buddha mendapatkan remisi.

Dalam amanatnya kepala Rutan Kelas 1 Medan Theo Adrianus purba menyampaikan kepada warga binaan bahwa remisi ini merupakan reward ataupun hadiah dari pemerintah atas penilaian berkelakuan baik selama yang bersangkutan menjalani masa pidana, oleh sebab itu wujudkan rasa syukur atas penerimaan remisi ini dengan tetap berkelakuan dan menjaga ketertiban. 

Kepala Rutan Theo Adrianus Purba juga menyampaikan selamat memperingati hari raya waisan dan terus mengedepankan peningkatan ibadah di kuil Rutan 1 Medan. “saya hari semua wargabinaan rutan yang beragam budha dapat meramaikan kuil kita, dijaga dan dimakmurkan serta tetap menjaga kerukunan antar umat beragama”

Dalam Sambutannya Kepala Rutan Theo Adrianus Purba Mengucapkan "Selamat Hari Raya Waisak 2566 BE / 16 Mei 2022 bagi Saudara/i, Semoga berkah Waisak membawa  kebahagiaan, kedamaian dan keadilan bagi kita semua. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta. Semoga semua makhluk hidup berbahagia (Indra.hsb )

Polisi Gerebek Perjudian, 2 Mesin Tembak Ikan di Komplek Berlian Sari Diboyong


MEDAN// DeteksiNusantara.Com.Personil Polsek Delitua Polrestabes Medan melakukan penggrebekan untuk  menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) pada media tentang adanya judi mesin tembak ikan di Jalan Komplek Berlian Sari, Kecamatan Medan Johor.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada hari Kamis (12/5/2022) sekira pukul 19.00 wib di sebuah rumah yang terletak di Jalan Komplek Berlian Sari II, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor. Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma, SH melalui Kanit Reskrimnya, AKP Irwanta Sembiring kepada wartawan pada Jumat (13/5/2022).

Kanit Reskrim mengatakan pada hari Kamis (12/5/2022) sekira pukul 19.00 wib, personil Reskrim Polsek Delitua Polrestabes Medan beserta Lurah dan Kepala Lingkungan Kedai Durian melakukan penindakan dalam rangka tindak lanjut Dumas tersebut disebuah rumah tepatnya di Komplek Berlian Sari II, Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor. 

"Pada saat dilakukan penindakan di TKP, petugas kita menemukan adanya mesin tembak ikan sebanyak 2 unit namun pada saat itu tidak ada aktifitas/kegiatan," ungkap AKP Irwanta Sembiring.

Selanjutnya terhadap dua unit mesin tembak ikan tersebut diboyong ke Mako Polsek(indra.Hsb)

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kucing Persia Seharga Rp.12,5 Juta di Pancur Batu


MEDAN// DeteksiNusantara.Com.Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Pancur Batu Polrestabes Medan berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian kucing jenis Persia di Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang.

Pelaku adalah laki-laki bernama Togar Manalu (32) warga Jalan Damar Raya, Desa Perumnas Simalingkar, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang. Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Pancur Batu melalui Kanit Reskrimnya, AKP Amir Sitepu, SH, MH kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

Ia mengatakan pada hari Kamis (5/5/2022) sekira pukul 19.55 wib korban menerima telepon dari keponakannya yang memberitahukan bahwa satu ekor kucing Ras Persia Betina warna hitam putih milik korban telah di curi oleh Togar Manalu. Kemudian korban kembali ke rumah dan tidak melihat kucing miliknya tersebut, lalu korban mencari terduga pelaku dan melihat kucing miliknya sedang di bawa bersama pelaku.

Dan korban menanyai pelaku terkait kucing miliknya tersebut. Pelaku mengakui jika satu ekor kucing Persia milik korban yang dipegangnya untuk akan di jualkan pelaku.

"Atas kejadian tersebut, lalu korban mengalami kerugian kira-kira sebesar Rp.12.500.000  dan keberatan. Kemudian melaporkan ke Polsek Pancur Batu," ungkap AKP Amir.

Lanjutnya, mendapat laporan tersebut, lalu Tekab Polsek Pancur Batu langsung cek dan olah TKP. Sesuai Laporan Polisi Nomor, LP/B/137/V/SPKT/Polsek Pancur Batu/Polrestabes Medan, tanggal 06 Mei 2022.

"Setelah petugas kita melakukan olah TKP, memang benar kejadian tersebut," terangnya.

Ditambahkannya, beberapa waktu kemudian pada hari Kamis (5/5/2022) sekira 23.00 wib, tim opsnal mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Jalan Rotan, Desa Perumnas Simalingkar, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang. Kemudian tim langsung melakukan penyelidikan di TKP yang dimaksud dan melihat pelaku, lalu melakukan penangkapan.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diboyong ke Mako Polsek Pancur Batu guna proses hukum lanjutan.

"Selain pelaku, kita juga mengamankan 1 ekor kucing Persia milik korban. Dan terhadap pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman 5 Tahun Penjara," Pungkasnya.(indra.hsb)

Kantor Camat Medan Tuntungan Adakan Halal Bi Halal Bersama Unsur Muspika dan Tokoh Masyarakat

Poto Camat Medan Tuntungan Harry Indrawan Tarigan

MEDAN// DeteksiNusantara.com.Halal Bi Halal merupakan tradisi yang tidak dapat terpisahkan setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H yang bertujuan untuk mempererat sekaligus menjalin tali Siraturahmi.

Untuk mempererat jalin tali Silaturahmi jajaran muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Medan Tuntungan melakukan Halal Bi Halal dengan para tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Kepemudaan yang berada di kecamatan Tuntungan Kota Medan.

Bertempat di Aula kantor kecamatan Medan Tuntungan, Halal Bi Halal di lakukan unsur muspika dengan para Tokoh Sekecamatan Medan Tuntungan, Selasa (10/5) pukul 17.30 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tuntungan, Herry I Tarigan, Kapolsek Tuntungan diwakili Kanit Binmas, Danramil 07/MTT Kapten Agus, kepala Puskesmas Medan Tuntungan, MUI Medan Tuntungan, OKP, Ormas dan Lurah serta Kepling Sekecamatan Medan Tuntungan.

Dalam acara Halal Bi Halal tersebut dihadapan tamu undangan, Camat Medan Tuntungan Harry Tarigan atas nama pribadi dan instansi menyampaikan Minal ‘Aidin wal Faizdin mohon maaf lahir dan batin, serta berharap dapat terus bersinergi dalam memajukan wilayah Kecamatan Medan Tuntungan di masa yang akan datang.

Selama dua tahun lebih Pandemi, kita tidak bisa melaksanakan halal bihalal, ini merupakan bentuk silaturahmi bagaimana kami mengkolaborasikan antara pemerintah kecamatan oleh pimpinan tingkat kecamatan baik Danramil, Kapolsek serta kepala puskesmas, bersatu padu berkolaborasi dengan unsur masyarakat.

"Makanya kami mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda seluruh stakeholder di kecamatan ini, mengajak berkolaborasi membangun kecamatan Medan Tuntungan sesuai motto visi misi bapak walikota Bobby Nasution,” Kata Harry Tarigan seraya mengatakan kolaborasi ini menjadikan Medan berkah, Medan bersih dan Medan berintegritas.

Harry juga menambahkan bahwa kecamatan Medan Tuntungan harus juga mampu mensinergikan bagaimana bentuk pekerjaan itu.

“kami ini pelayan, melayani masyarakat. Itu selalu yang di ingatkan bapak Walikota dan Wakil walikota Medan kepada kami kecamatan Medan Tuntungan.

Pesan harapan kita cepatlah pandemi berlalu, ayo bangkit kembali Medan, butuh kolaborasi dengan masyarakat kita butuh bekerja sama untuk membangun kota Medan ini ," Ujar Camat Medan Tuntungan. (Indra Hsb)