Binjai

HEADLINE NEWS

Diduga Gunakan Ijazah Palsu, 2 Oknum Guru SD di Kabupaten Dairi Lulus PPPK

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN -DeteksiNusantara.Com.~   Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi diduga terlibat masalah dalam perekrutan guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2023 dan 2025. Pasalnya, 2 oknum guru pada saat mengikuti seleksi PPPK diduga menggunakan "Ijazah Palsu" dan statusnya saat ini sudah dinyatakan lulus (terpilih).

Kedua oknum tersebut berinisial RP dan MP yang mengabdi sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Dairi.

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Kabupaten Dairi, Jack Sihombing kepada wartawan di Medan, Rabu (4/3/2026).

Jack menjelaskan, kasus ini berdasarkan temuan dan dikuatkan informasi dari masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa bukti-bukti ataupun data terkait hal tersebut sudah dimilikinya dan sudah akurat.

Selain memiliki data yang akurat, Ketua LSM Penjara Kabupaten Dairi ini juga telah melakukan upaya konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut.

"Pada saat saya melakukan konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut, dengan gamblang keduanya mengakui bahwa benar mereka menggunakan ijazah palsu yang didapatkan dari hasil membeli dari salah satu Universitas di Sumatera Utara," ungkap Jack.

Pada saat konfirmasi itu, lanjut Jack, kedua oknum guru tersebut memohon agar kasus ini tidak dilaporkan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

"Saat konfirmasi itu bang, kedua oknum guru itu memohon supaya kasus atau informasi ini tidak dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum," tandasnya. (Roi Sihombing)

Diduga Gunakan Ijazah Palsu, 2 Oknum Guru SD di Kabupaten Dairi Lulus PPPK

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN - DeteksiNusantara. Com. ~  Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi diduga terlibat masalah dalam perekrutan guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2023 dan 2025. Pasalnya, 2 oknum guru pada saat mengikuti seleksi PPPK diduga menggunakan "Ijazah Palsu" dan statusnya saat ini sudah dinyatakan lulus (terpilih).

Kedua oknum tersebut berinisial RP dan MP yang mengabdi sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Dairi.

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Kabupaten Dairi, Jack Sihombing kepada wartawan di Medan, Rabu (4/3/2026).

Jack menjelaskan, kasus ini berdasarkan temuan dan dikuatkan informasi dari masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa bukti-bukti ataupun data terkait hal tersebut sudah dimilikinya dan sudah akurat.

Selain memiliki data yang akurat, Ketua LSM Penjara Kabupaten Dairi ini juga telah melakukan upaya konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut.

"Pada saat saya melakukan konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut, dengan gamblang keduanya mengakui bahwa benar mereka menggunakan ijazah palsu yang didapatkan dari hasil membeli dari salah satu Universitas di Sumatera Utara," ungkap Jack.

Pada saat konfirmasi itu, lanjut Jack, kedua oknum guru tersebut memohon agar kasus ini tidak dilaporkan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

"Saat konfirmasi itu bang, kedua oknum guru itu memohon supaya kasus atau informasi ini tidak dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum," tandasnya. (Roi Sihombing)

Diduga Akibat Kurangnya Pengawasan dan Keamanan, RS Dikeroyok 10 Pria di THM Batak Song Danau Toba Medan.

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Kurangnya pengawasan dan keamanan di Live Musik Batak Song (Hotel Danau Toba/Dantob) Jalan Imam Bonjol Medan, berakibat fatal hingga berujung makan korban. Buktinya, baru-baru ini seorang pengunjung berinisial RS menjadi korban pengeroyokan sadis sampai mengalami luka-luka parah pada bagian kepala dan telinga nyaris putus.

Akibat peristiwa itu, RS tengah proses pemulihan psikologis untuk menyembuhkan luka batin, mengurangi dampak emosional dan mengatasi ketakutan akibat pengalaman traumatis (Trauma Healing).

Ironisnya, pasca pengeroyokan itu disaksikan petugas (karyawan) Live Musik Batak Song dan pengunjung lain. Namun, pihak Batak Song terkesan ada mengabaikan apa sudah dialami RS (korban).

"Saya datang ke situ (Live Musik Batak Song) untuk bersantai dan nyaman mendengar musik lagu-lagu Batak bukan mengharapkan pengeroyokan," ujar RS kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

"Sudah saya dikeroyok hingga luka-luka parah, sedikit pun tidak ada kepedulian maupun pertanggungjawaban pihak Batak Song," tambahnya.

Maka dari itu, kata RS, pihaknya akan melaporkan Live Musik Batak Song ke pihak yang berwenang untuk menutup ataupun mencabut izin operasionalnya.

Karena, menurut RS, pihak Live Musik Batak Song tidak mengutamakan keamanan serta kenyamanan pengunjung bahkan diduga lebih mengutamakan keuntungan besar.

"Pihak Live Musik Batak Song bisa dibilang lebih memikirkan keuntungan daripada keamanan dan kenyamanan pengunjung. Karena sudah terbukti seperti yang saya alami saat ini," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan korban RS mengaku sampai detik ini belum mendapatkan pertanggungjawaban dari pihak Live Musik Batak Song. 


(Indra hasibuan /tim). 

Judi Tembak Ikan Marak dan Menjamur di Wilayah Pancur Batu, " Warga Setempat Sudah Resah

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Lokasi Warung Kopi Tempat Mesin Judi Tembak Ikan

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Aktivitas perjudian jenis mesin tembak ikan kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, praktik ilegal tersebut ditemukan di sebuah warung kopi di Jalan Jamin Ginting bertepatan di belakang Lapas Pancur Batu simpang Jalan Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang Rabu 4 Maret 2026.

Sekira pukul 12,00  WIB Rabu Siang   (4/3/2026), awak media yang menerima laporan masyarakat melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Hasilnya, benar terdapat satu unit mesin judi tembak ikan di dalam warung tersebut.

Saat itu awak media terjun langsung ke Lokasi Judi mesin tembak ikan ikan Dalam wawancara di lokasi, seorang pria bermarga Bakti yang mengaku sebagai “tukang kutip” pada mesin judi tersebut membenarkan adanya aktivitas perjudian di warung kopi itu.

Masyarakat Pancur Batu menuntut aparat kepolisian bertindak tegas. Mereka meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan jajaran Polsek Pancur Batu dan Kapolda Sumut segera menertibkan praktik perjudian yang kian merajalela di wilayah tersebut, khususnya di Jalan Jamin Ginting tepatnya di Warung Kopi simpang Salam Tani.Referensi Geografis

Selain itu, warga juga berharap Kapolda Sumut Irjen Pol Wishnu Hermanto memberi perhatian serius dengan memerintahkan aparat di lapangan untuk membongkar jaringan perjudian serta menindak para penyedia tempat.

“Jangan biarkan masyarakat resah. Kami minta polisi segera turun menutup lokasi perjudian ini,” tegas seorang warga setempat.

Kasus perjudian mesin tembak ikan ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait praktik ilegal yang dinilai mencederai ketertiban umum di Pancur Batu. Warga pun menanti langkah konkret aparat penegak hukum.

Ketika Kanit reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Junaidi Karo sekali di Konfirmasi awak media terkait Judi mesin tembak ikan ikan masih beroperasi melalui Handphone seluler hingga detik ini belom merespon WA Wartawan. 

" Sedangkan ditempat terpisah Kapolsek Pancur Batu Rabu 4 Maret 2026 di Komfirmasi awak media lewat Handphone seluler Kompol Junaidi mengatakan, Terimakasih infonya Bang segera akan kami Tindak lanjuti, " Ungkap Kapolsek tegas. 

(Indra hasibuan). 


Mesin Judi Tembak Ikan Ikan Marak di Wilkum Pancur Batu, " Kapolsek Kompol Junaidi Segera Kami Tindak.

By On 3/04/2026

Keterangan poto: lokasi Judi Tembak Ikan Ikan

MEDAN - DeteksiNusantara. Com. ~ Perjudian jenis mesin tembak ikan kembali meresahkan masyarakat praktik judi tembak ikan ilegal tersebut ditemukan pada sebuah warung kopi yang berada di Jalan Jamin Ginting, simpang Jalan Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang Rabu 4 Maret 2026.

Awak media DeteksiNusantara. Com yang menerima laporan masyarakat melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Rabu, (04/03/2026).

Hasilnya, benar terdapat satu unit mesin judi tembak ikan di dalam warung Kopi tersebut.

Sementara itu, awak media turun ke lokasi melakukan koordinasi dengan warga sekitar terkait lokasi judi tembak ikan, warga tersebut minta namanya enggan disebutkan," ujarnya.

Dalam wawancara di lokasi, seorang pria bermarga Bakti yang mengaku sebagai “Tukang Kutip” pada mesin judi tersebut membenarkan adanya aktivitas perjudian di warung kopi itu.

Masyarakat Pancur Batu menuntut aparat kepolisian bertindak tegas.

Selanjutnya, warga juga berharap Kapolda Sumut Irjen Pol Wishnu Hermanto memberi perhatian serius dengan memerintahkan aparat di lapangan untuk membongkar jaringan perjudian serta menindak para penyedia tempat tersebut.

“Jangan biarkan masyarakat resah. Kami minta polisi segera turun menutup lokasi perjudian ini,” tegas seorang warga setempat.

Masyarakat juga menekankan agar tidak ada lagi intimidasi maupun persekusi terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik. 

Menurut keterangan dari warga sekitar yang namanya tidak mau disebut mengatakan, jurnalis berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada publik dan harus dilindungi oleh undang-undang.

Kasus perjudian mesin tembak ikan ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait praktik ilegal yang dinilai mencederai ketertiban umum di Pancur Batu.

Warga pun menanti langkah konkret aparat penegak hukum (APH)," pungkasnya.

Sementara ditempat terpisah Kanit reskrim Polsek Pancur Batu Rabu 4 Maret 2026 saat di Konfirmasi awak media DeteksiNusantara. Com melalui Via Handphone seluler Iptu Junaidi Karo Sekali belum berani jawab. 

"Sedangkan Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi ketika di Konfirmasi Rabu 4 Maret 2026 dengan hari yang sama, " Terimakasih infonya Bang segera akan kami tindak lanjuti, " Ungkap Kapolsek Kompol. Junaidi tegas. 

(Indra hasibuan). 

Polwan Tampil Humanis di Balai Kota Medan, Dari Poster Damai hingga Aksi Pungut Sampah

By On 3/04/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~   Aksi masyarakat pendukung Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tentang penataan lokasi dan pengelolaan limbah penjualan daging nonhalal berlangsung damai dan tertib di halaman Balai Kota Medan, Selasa (3/3/2026).

Sejak sore, ratusan warga berdatangan dan membentangkan terpal biru sebagai alas duduk, mulai dari depan Hotel Aryaduta Medan hingga pintu masuk Balai Kota. Terpal tersebut digunakan sebagai tempat mengikuti rangkaian aksi hingga waktu berbuka puasa. Di lokasi, peserta juga melakukan penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Wali Kota Medan.

Suasana aksi terasa sejuk dengan kehadiran barisan Polwan dari Polrestabes Medan yang berada di garda terdepan pengamanan. Berbeda dari pola pengamanan pada umumnya, para Polwan tidak membawa tameng maupun perlengkapan taktis. Mereka justru membentangkan poster berisi pesan-pesan humanis seperti “Sampaikan Aspirasimu, Jaga Martabat Bangsamu”, “Aksi Tertib adalah Cerminan Masyarakat Dewasa”, dan “Jangan Biarkan Provokator Menyusupi Aksi Damai”.

Sebelum aksi dimulai, Kapolrestabes Medan, Jean Calvin Simanjuntak, memberikan arahan kepada seluruh personel pengamanan agar mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Ia menegaskan bahwa tugas pengamanan bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat merasa dihargai saat menyampaikan aspirasi.

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan rekayasa arus lalu lintas di simpang Jalan Kapten Maulana Lubis–Imam Bonjol guna menjaga kelancaran mobilitas warga. Kendaraan yang melintas di depan Aryaduta diarahkan ke jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi aksi.

Menjelang malam, saat massa mulai membubarkan diri, para Polwan yang sejak awal mengawal jalannya aksi berinisiatif melakukan aksi bersih-bersih di sekitar lokasi. Dengan sarung tangan sederhana, mereka memungut plastik, kemasan makanan, sisa minuman, hingga potongan kertas yang tertinggal di sepanjang jalur aksi—mulai dari depan Aryaduta hingga ke halaman Balai Kota.

Rangkaian tindakan humanis ini menjadi gambaran nyata upaya Polri menghadirkan keamanan yang berpadu dengan kepedulian sosial. Aksi damai hari itu pun berakhir tidak hanya dalam suasana tertib, tetapi juga meninggalkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keamanan sekaligus kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.

Bripda AAP Merupakan Keluarga Si Pelaku Pengeroyokan di THM Musik Batak Song Diduga Dilindungi Polrestabes Medan

By On 3/03/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~   Pelaku pengeroyokan yang terjadi di THM Live Musik Batak Song (Dantob) Jalan Imam Bonjol tak kunjung ditangkap. Korban menduga para pelaku terkesan dilindungi. Pasalnya, satu dari para pelaku merupakan keluarga Personil yang bertugas di Polrestabes Medan.

Hal ini diungkapkan langsung korban RS (34) kepada wartawan di Medan, Selasa (3/3/2026).

"Kuat dugaan saya bahwa para pelaku (terlapor) dilindungi pihak Polrestabes Medan. Karena, satu dari pelaku yang mengeroyok saya merupakan keluarga anggota personil Polrestabes Medan Bripda AAP," ungkap RS.

Korban yang saat ini masih dalam kondisi perawatan serius meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SiK ,MH agar segera menangkap para pelaku tersebut.

"Tolong saya bapak Kapolrestabes Medan, saya korban pak. Berikan saya keadilan hukum pak. Tangkap para pelaku yang mengeroyok saya itu pak," ujarnya dengan nada sedih.

Ia juga sangat menyesalkan pihak Live Musik Batak Song yang sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban atas peristiwa yang dialaminya.

"Saya kecewa juga dengan pihak Live Musik Batak Song yang mana sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban atas pengeroyokan yang saya alami," kesalnya.

"Entah menanya keadaan saya pun tidak ada mereka (pihak Batak Song). Dan saya akan melaporkan Live Musik Batak Song ke pihak yang berwenang, karena kurangnya pengawasan guna mewujudkan kenyamanan bagi pengunjung," pungkasnya.

Terpisah, KBO Reskrim Polrestabes Medan Iptu Ervan Siahaan saat dikonfirmasi awak media via seluler, Selasa (3/3/2026) terkait tindaklanjut proses tindak pidana pengeroyokan terhadap korban RS belum memberikan jawaban hingga berita ditayangkan.

Hingga kini, RS (korban) berharap keadilan hukum atas peristiwa pengeroyokan yang alaminya berpihak kepadanya. 


(Indra hasibuan /tim). 

Hasil Kerja Keras Serta Pencapaian, Sat Narkoba Polrestabes Medan Ungkap 156 Kg Sabu; Bukber Jadi Momentum Apresiasi dan Santunan Anak Yatim

By On 3/03/2026


MEDAN –DeteksiNusantara.Com.~  Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadhan bukan sekadar ajang silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber), melainkan juga ruang memperkuat soliditas, motivasi kerja, dan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.

Dalam kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi langsung Kapolrestabes Medan di halaman Gedung Satuan Reserse Naroba Polrestabes Medan pada Senin (2/3/2025) ini, Kompol Rafli menyampaikan bahwa acara tersebut menjadi bukti kebersamaan yang tulus, meski digelar secara sederhana dan tanpa perencanaan panjang.

“Di bulan penuh berkah ini kita bukan hanya berkumpul untuk buka puasa bersama. Ini inisiasi langsung Bapak Kapolres kepada kami. Kalau sering lihat di TikTok orang tanya ‘kapan bukber, kapan bukber’, akhirnya lewat begitu saja. Tapi ini walau terkesan dadakan, ternyata bisa dan mampu kita laksanakan dengan kebersamaan,” ungkap Kompol Rafli.

Suasana sederhana tidak mengurangi makna kebersamaan. Justru, menurutnya, momen tersebut mempererat hubungan antar personel. “Walaupun tempatnya sederhana, kita bisa sama-sama berkumpul dan menikmati hidangan bersama. Yang terpenting adalah kebersamaan dan rasa syukur,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kompol Rafli juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Sat Narkoba. Ia memaparkan, pada tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap 159 kilogram sabu. Bahkan dalam 100 hari terakhir, pengungkapan mencapai 156 kilogram sabu.

“Ini bukti nyata, hasil kerja keras teman-teman semua. Dalam 100 hari kita bisa bongkar 156 kilo sabu. Ini real, ini nyata,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang pelepasan dan apresiasi terhadap dua personel terbaik yang dimutasi dan dipercaya mengemban jabatan baru, yakni Iptu Ondo Simanjuntak sebagai Kanit Pidsus Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Iptu Putra Harahap dipercaya sebagai Kanit Reskrim Polsek Deli Tua.

Kompol Rafli menyampaikan keyakinannya bahwa penempatan tersebut merupakan keputusan tepat dari pimpinan. “Kami percaya penuh dengan pengalaman beliau (Kapolres), beliau menempatkan orang pasti di tempat yang tepat. Mereka adalah kader terbaik kami,” ujarnya.

Kompol Rafli juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik dalam sebuah organisasi. Ia menyebut kehadiran Kapolres di tengah-tengah anggota menjadi sumber motivasi dan semangat kerja tambahan. “Kapolres hadir di tengah-tengah kita, itu memberikan motivasi dan semangat kerja yang bertambah secara tidak sadar. Kami hanya sopir dan nahkoda tetap pimpinan,” katanya.

Ia bahkan menyelipkan doa agar Kapolres segera mendapatkan kenaikan pangkat. “Kalau dipimpin oleh yang baik, orang biasa pun akan berguna. Tapi kalau dipimpin oleh yang tidak baik, yang hebat pun bisa tidak maksimal. Oleh karena itu kami doakan Bapak Kapolres segera mendapatkan bintang (jendra). Doa di bulan penuh berkah ini insyaallah dikabulkan,” ucapnya.

Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan. Kompol Rafli menyebut santunan tersebut merupakan titipan rezeki dari Kapolres untuk membantu anak-anak yang ingin merasakan kebahagiaan Lebaran.

“Bukan untuk sombong, tapi beliau menitipkan sedikit rezeki untuk adik-adik kita agar bisa merasakan Lebaran juga. Tidak banyak, tapi semoga bermanfaat,” tuturnya.

Pada momen itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, berpesan bahwa keberhasilan pengungkapan narkoba kuncinya kesatuan hati dan komunikasi. Ditegasannya bahwa penangaan narkoba unik dan berbeda dengan satuan lainnya. Untuk itu diperlukan kekompakan agar berhasil mengungkapnya.

"Jadi keberhasilan demi keberhasilan adalah kesatuan hati. Harus bekerja memiliki dampak yang positif. Hidup sekali, mati sekali, sekali hidup harus berarti. Jalinlah komunikasi yang baik. Warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita," pesanya.

Acara kemudian ditutup dengan tausyiah dari ustaz dan doa bersama, memohon keberkahan serta keselamatan dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa di tengah tugas berat memberantas peredaran narkotika, nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kepemimpinan yang humanis tetap menjadi fondasi utama jajaran Sat Narkoba Polrestabes Medan. 

(Indra hasibuan) 

Penyambutan Adat hingga Curhat Warga Warnai Kunjungan Kapolrestabes Medan ke Kutalimbaru Dan Tes Urine Personil Di Polsek Kutalimbaru.

By On 3/01/2026



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Polsek Kutalimbaru pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja tahap kedua dalam memastikan kesiapan Polsek jajaran serta memperkuat kemitraan Polri dengan unsur masyarakat dan Forkopimcam. Kapolrestabes turut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polrestabes Medan, Nelly Calvijn.

Rombongan yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Waka Polrestabes Medan Rudy Silaen, Kabagops Pardamean Hutahaean, Kasat Reskrim Bayu Putro Wijayanto, Kasat Lantas I Made Parwita, Kasat Binmas Wenny Moechtar, Kasat Intelkam Lengkap Suherman Siregar, Kasat Narkoba Rafli Yusuf Nugraha, Kabagsumda Ramauli Tampubolon, Kabaglog Denny Boy Panggabean, Kasitik Fitri, Kasi Propam Natal Fernando Saragih, serta Kabagren Kaston Rudy Samosir.

Setibanya di Polsek Kutalimbaru, Kapolrestabes menerima penyambutan adat berupa pemasangan ulos oleh Camat Kutalimbaru dan Ketua PKK. Setelah itu, Kapolrestabes menerima paparan situasi kamtibmas dari Kapolsek Kutalimbaru sebelum melaksanakan ramah tamah dan pengecekan personel. Dalam waktu bersamaan, Ketua Bhayangkari Cabang Medan memberikan pembinaan kepada anggota Bhayangkari Ranting. Seluruh personel Polsek Kutalimbaru juga menjalani tes urine yang dilaksanakan tim Dokkes Polrestabes Medan.

Kapolrestabes dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas internal serta sinergi bersama Forkopimcam untuk mengantisipasi tantangan kamtibmas di wilayah Kutalimbaru yang memiliki karakteristik rawan bencana. Ia meminta personel memedomani program 7 Commander Wish, menjaga profesionalitas, serta mengutamakan pelayanan humanis kepada masyarakat. Kapolrestabes juga mengingatkan agar pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan dengan sabar, komunikatif, serta menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik.

Kunjungan diakhiri dengan kegiatan Curhat Warga yang dihadiri Camat Kutalimbaru Antonius Tarigan, Kapolsek Kutalimbaru Idem Sitepu, Danramil Efrizal, tokoh agama, KUA, pihak sekolah, kelompok tani, dan masyarakat. Kegiatan tersebut membahas berbagai pertanyaan warga terkait pelayanan Polri, penanganan kenakalan remaja, hingga penguatan siskamling. Rangkaian kunjungan ditutup dengan penyerahan tali asih serta penaburan benih ikan lele oleh Kapolrestabes dan Ketua Bhayangkari di kolam budidaya Bhayangkari Ranting Polsek Kutalimbaru.


Indra hasibuan). 

Hingga Kini Pelaku Pengeroyokan Tak Kunjung Ditangkap, Korban Akan Demo Besar-besaran di Mapolrestabes Medan

By On 2/27/2026


Medan - DeteksiNusantara. Com. ~ Pengeroyokan yang terjadi di tempat hiburan malam (THM) tepatnya di Live Musik Batak Song" Hotel Danau Toba (Dantob) Jalan Imam Bonjol Medan, para pelaku tak kunjung ditangkap Polrestabes Medan dan masih bebas berkeliaran.


Korban menduga pelaku terkesan dilindungi karena satu dari pada pelaku merupakan keluarga personil Polrestabes Medan.


"Satu dari pelaku merupakan keluarga personil Polrestabes Medan, patut diduga pelaku di lindungi dan tak kunjung ditangkap," ungkap RS (korban) kepada wartawan di Medan, Jumat (27/2/2026).


Maka dari itu, kata RS, walaupun dalam keadaan sakit atau belum pulih total ia akan melakukan demo besar-besaran di Mapolrestabes Medan dan di THM Batak Song (Dantob). "Jika memang itu yang mereka inginkan dan apapun yang menjadi resiko kesehatan saya kedepan, saya akan lakukan aksi unjuk rasa demi mendapatkan rasa keadilan terhadap apa telah yang saya alami," ujarnya 


"Kita akan mendesak Polrestabes Medan agar segera menangkap para pelaku melalui aksi demo besar-besaran di Mapolrestabes Medan dan di THM Batak Song (Dantob)," sambungnya.


Korban yang saat ini masih dalam perawatan mendalam meminta pihak Polrestabes Medan agar menutup sementara THM Live Musik Batak Song. Yang mana, kata RS, pengawasan atau keamanan di Batak Song tidak terjamin dan bisa terjadi seperti peristiwa yang dialaminya. Menurutnya, THM tersebut di buat menjadi tempat untuk menyiksa pengunjung yang datang seperti yang dialami nya.


"Saya meminta bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak untuk menutup sementara THM Batak Song. Karena pengawasan dan pengamanan di Batak Song tidak bisa menjamin kenyamanan para pengunjung serta supaya tidak terjadi lagi hal serupa seperti yang saya alami saat ini," pintanya.


"Kita minta video CCTV aja pihak Batak Song tidak mau ngasih dengan alasan rusak padahal tujuan kita minta CCTV itu untuk menyerahkan ke Polisi sebagai bukti," tandasnya.


Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP N Gultom, saat dikonfirmasi via seluler terkait pengeroyokan di THM Batak Song dan korban sudah membuat laporan di Polrestabes Medan mengatakan akan dikonfirmasikan ke penyidik pembantu yang menangani LP tersebut.


"Makasih pak info nya, akan dikonfirmasi ke penyidik/penyidik pembantu yg menangani nya ya pak. SP2HP nya uda pernah dikirim pak.?. Baik pak akan diupayakan penyidik nya koordinasi dgn pelapor at korban spy dijelaskan langkah2 yg sdh dilakukan penyidik pak," tegas kasi Humas Polrestabes Medan, Jumat (27/2/2026). 


(Indra hasibuan). 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *