Binjai

HEADLINE NEWS

BNNP Sumut Bongkar Home Industry Vape Narkoba Berisi Etomidate, Lima Tersangka Ditangkap

By On 7/31/2026



MEDAN – DeteksiNusantara.Com.~. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara berhasil mengungkap praktik industri rumahan (home industry) pod getar atau vape narkoba yang diduga berisi zat etomidate. Dalam operasi yang dilakukan pada Rabu (29/7/2026), petugas mengamankan lima orang tersangka dan menyita ratusan pod vape siap edar.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya transaksi pod getar yang diduga mengandung zat etomidate. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim 2 Bidang Pemberantasan BNNP Sumut bersama Tim PasMob 1 yang dipimpin Kepala Seksi Intelijen melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek sejumlah lokasi di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Operasi diawali di kawasan Graha Sempurna 6, Jalan Sei Siguti, Kecamatan Medan Petisah. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria bernama Toni yang datang menggunakan mobil Honda Jazz merah berpelat BK 1675 ET.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan lima pod getar atau vape narkoba yang dikemas dalam lima plastik hitam bermerek Paris. Dari hasil interogasi awal, Toni mengaku tidak bekerja sendiri dan menyebut sejumlah rekannya yang terlibat dalam peredaran sekaligus peracikan pod vape narkoba tersebut.

Petugas kemudian bergerak ke lokasi kedua di Jalan Sentang Nomor 3C, Sekip, Medan Petisah, dan mengamankan empat orang lainnya, yakni Andi alias Tyti, Javin, Richard, dan Sandi alias Sancun.

Dari keterangan para tersangka, diketahui bahwa proses produksi dilakukan di sebuah rumah di Jalan Jati Gang Mawar, Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Di lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai alat produksi, bahan peracikan, serta pod getar berisi zat etomidate yang telah siap dipasarkan.

Pengembangan kembali dilakukan ke sebuah rumah di Jalan Punak, Sekip, Kota Medan, yang diduga dijadikan gudang penyimpanan. Di lokasi itu, petugas kembali menemukan pod getar atau vape narkoba yang telah siap edar.

Dalam pemeriksaan, tersangka Toni mengaku memperoleh zat etomidate melalui jasa titip dari seseorang yang berada di Kamboja. Keterangan tersebut masih didalami penyidik untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Dari hasil pengungkapan di empat lokasi, BNNP Sumut menyita sebanyak 261 pod getar atau vape narkoba yang diduga berisi zat etomidate, dengan rincian:


* TKP I: 5 pod vape.

* TKP II: 171 pod vape.

* TKP III: 85 pod vape.


Seluruh tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. BNNP Sumut juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan pemasok maupun pelaku lain yang terlibat dalam peredaran vape narkoba berisi zat etomidate tersebut.


(Red).

Jumat Barokah Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis SH , "Pererat Silaturahmi, Kokohkan Sinergi Media dan Kepolisian

By On 7/31/2026


Medan – Deteksi Nusantara.Com.~.  Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, hari ini Jumat (31/7/2026). 

Kegiatan rutin mingguan Jumat Barokah kembali digelar, menjadi wadah istimewa untuk mempererat ikatan persaudaraan antar anggota sekaligus memperkuat kerja sama dan kepercayaan antara awak media dan pihak kepolisian.

Kegiatan ini dihadiri para wartawan yang tergabung dalam organisasi Pewarta Polrestabes Medan. Acara dimulai dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran menjalankan tugas pengabdian, serta permohonan perlindungan dan kekuatan dalam bertugas. Rangkaian dilanjutkan dengan diskusi santai namun berbobot, di mana para peserta saling bertukar pandangan mendalam mengenai tanggung jawab moral wartawan untuk menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan beretika. Juga dibahas peran strategis media sebagai mitra kepolisian dalam menciptakan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah Kota Medan.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan dukungan konsisten seluruh anggota. Ia menegaskan bahwa hubungan harmonis dan saling percaya antara media dan kepolisian menjadi fondasi utama agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat, objektif, dan membawa manfaat luas.

"Jumat Barokah ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan wujud nyata kepedulian dan upaya menjaga tali persaudaraan yang telah terjalin baik. Semoga kebersamaan ini makin erat, senantiasa membawa keberkahan bagi kita yang bertugas, serta bermanfaat bagi masyarakat luas yang kita layani bersama," tegas Chairum Lubis.

 Sepanjang acara berlangsung, nuansa keakraban terasa kental. Para peserta saling berbagi pengalaman bertugas, wawasan perkembangan informasi, serta membahas tantangan jurnalistik dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa hubungan pewarta dan kepolisian di Medan terjalin harmonis, saling menghargai, dan bersatu dalam tujuan mulia melayani warga.

 Diharapkan ke depannya tradisi ini terus berlanjut dan meningkat kualitasnya, serta menjadi teladan bagi wilayah lain: bagaimana sinergi media dan aparat penegak hukum dapat berjalan selaras, bahu-membahu memberikan pelayanan terbaik serta informasi yang dapat dipercaya bagi seluruh warga Kota Medan. 


(Red).

Sempat Viral Mesin Judi Tembak Ikan Yang Lim Plaza Disebut-Sebut Beroperasi Kembali, Ternyata Hoaks

By On 7/31/2026



MEDAN // Deteksi Nusantara.Com.~   Beredar isu pemberitaan di beberapa media online yang menyebutkan bahwa lokasi perjudian mesin tembak ikan yang berada di Yang Lim Plaza Jalan Emas, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, kembali beroperasi. Setelah ditelusuri ternyata berita tersebut hoaks, Kamis (30/7/2026).

Informasi yang dihimpun, belakangan ini muncul pemberitaan di beberapa media online tentang lokasi perjudian mesin tembak ikan yang berada di Yang Lim Plaza yang kembali beroperasi. 

Setelah ditelusuri, ternyata lokasi perjudian tersebut sudah lama tidak beroperasi lagi. Pemberitaan tersebut dapat memicu polemik dan kegaduhan lantaran memberitakan informasi yang tidak sesuai dengan fakta. 

Menurut salah satu pekerja yang berada tak jauh dari lokasi tersebut mengatakan bahwa lokasi perjudian tembak ikan tersebut memang sudah lama tidak beroperasi lagi.

"Mana buka lagi itu bang, sudah lama tutup itu," ungkap pria berbadan kurus yang enggan menyebutkan namanya. 

Menurutnya, usai didatangi oleh pihak kepolisian Polda Sumut lokasi tersebut sudah tidak beroperasi lagi sejak beberapa bulan lalu. 

"Sebelum bulan puasa kemarin lokasi itu sudah tutup bang, tidak ada lagi aktivitas yang main," ucapnya. 

Bahkan, sambungnya, alat-alat yang diduga sebagai mesin judi tembak ikan di lokasi sudah diangkut menggunakan truk yang tidak diketahui kemana arah tujuannya. 

"Waktu itu mesin-mesin sudah diangkut bang tapi gak tahu mau dibawa kemana, saya juga kurang tahu," ucapnya lagi. 

Menurutnya, lokasi judi tembak ikan tersebut memang sudah lama tidak beroperasi lagi usai didatangi dari pihak kepolisian. 

"Sejak digerebek polisi waktu itu sampai sekarang gak buka lagi bang," Ungkapnya tegas.


(Red).

Polsek Medan Tembung "Slow Respon" Tanggapi Laporan Curat, Driver Ojol Datangi Polrestabes Medan

By On 7/30/2026


MEDAN | Deteksi Nusantara.Com.~  Wilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Tembung rawan aksi tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), para pelaku kini telah berani melakukan aksinya secara terang-terangan di dalam sebuah Gang yang dalam kondisi ramai.

Nasib malang itu dialami salah seorang Driver ojek online (Ojol), saat hendak menjemput calon penumpang malah menjadi korban Pencurian Dengan Pemberatan di Jalan Prima GG. Melati IV, Desa Tembung, Kec. Percut Seituan, Kab. Deli Serdang pada hari minggu tanggal 26 juli 2026 sekira pukul 23.00 WIB. 

Diceritakan Bagus Prayoga (korban) warga Jalan Bromo GG. Satia Blok B No.3, Kec. Medan Denai saat di depan Polrestabes Medan, Rabu (29/7/2016) malam. Saat itu pria berusia 32 tahun tersebut sedang menjemput calon penumpang Ojol di Jalan Prima GG. Melati IV, Desa Tembung, Kec. Percut Seituan, kemudian korban didatangi dua orang pria sambil menanyakan kepada korban "bang mau kemana?, lalu korban menjawab "mau menjemput penumpang". Tiba-tiba kedua pria itu langsung mendorong korban hingga terjatuh dan langsung memukuli korban dengan membabibuta, kemudian korban mengambil kunci sepeda motor Honda Vario BK 3795 AHV dan meninggalkan sepeda motor miliknya dalam keadaan stang terkunci.

"Awalnya dua orang pelaku yang mendatangi ku, gak lama kawan-kawan kedua pelaku yang berkisar 10 orang datang sambil membawa kayu dan batu mau menghajar ku bang, lalu aku langsung menghindar dan meninggalkan sepeda motor ku dalam keadaan stang terkunci," ungkap korban.

Lanjut Driver Ojol itu mengungkapkan, lalu para pelaku membawa sepeda motor korban dalam keadaan stang terkunci dengan cara di gotong rame-rame. Anehnya, kondisi warga saat itu sedang ramai dan satupun warga tidak ada yang berani membantunya maupun mengagalkan saat peristiwa Pencurian dan pemberatan itu terjadi. "Kami takut membantu bang, nanti kami rumah kami dilempari orang itu," ucap Bagus menirukan ucapan warga sekitar.

Usai menguasai sepeda motor korban, kemudian para pelaku meninggalkan begitu saja dilokasi kejadian. Merasa telah menjadi korban Pencurian Dengan Pemberatan, lalu korban mendatangi Polsek Medan Tembung untuk membuat laporan Polisi. Akibat peristiwa itu korban mengalami kehilangan sepeda motor Vario BK 3795 AHV dan kerugian ditaksir sebesar Rp.5.000.000.- (lima juta rupia).

Karena merasa laporan rekan sesama Ojol lambat ditangani, kemudian, puluhan Driver Ojol yang tergabung dalam komunitas dan solidaritas Ojol mendatangi Mapolsek Medan Tembung untuk meminta personil Polsek Medan Tembung segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengerebekan, karena korban merasa pelaku berikut sepeda motornya masih berada di lokasi kejadian. Namun salah personil Polsek Medan Tembung mengaku pihaknya tidak berani turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengerebekan. "Kami takut melakukan pengerebekan dengan kondisi personil kami yang ada saat ini, mesti dengan kekuatan penuh untuk melakukan pengerebekan ke lokasi kejadian," ujar Bagus menirukan ucapan salah seorang anggota Polsek Medan Tembung saat berada di Polsek Medan Tembung, Rabu (29/7/2026).

Merasa tidak mendapat respon yang memuaskan, lalu puluhan Driver Ojol yang tergabung dalam komunitas dan solidaritas Ojol mendatangi (mengruduk) Mapolrestabes Medan untuk meminta kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, S.I.K., M.H untuk menurunkan anggotanya agar bersama-sama dengan mereka (Ojol) turun ke lokasi kejadian guna melakukan pengerebekan. 

Menanggapi permintaan puluhan Driver Ojol tersebut, Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H menyampaikan korban bersabar laporan korban tetap di proses jika 2 (dua) alat bukti terpenuhi.

"Saya berharap kepada rekan-rekan sekalian bersabar, proses laporan korban dilakukan secara bertahap, terkecuali pelaku tadi telah diamankan, bisa langsung diserahkan ke Polsek Medan Tembung gunakan proses langsung dan menunggu waktu lama," ujar Kasat Intelkam Polrestabes Medan di hadapan Driver Ojol.

Sambung Kasat Intelkam Polrestabes Medan menyebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan personil JCS untuk turun ke lokasi kejadian, serta telah menghubungi Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung Iptu Parulian Sitanggang untuk menemani beberapa Driver Ojol turun langsung melakukan cek ke lokasi kejadian dan jika ada menemukan di lokasi langsung diamankan. 

Mendapat tanggapan dari Kasat Intelkam Polrestabes Medan akhirnya puluhan Driver Ojol tersebut membentuk untuk menemani petugas dalam melakukan pengintaian terhadap para pelaku sembari membubarkan diri. 


(Red).

Satresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V Meskipun Mendapat Perlawanan Dari Warga.

By On 7/30/2026



MEDAN // DeteksiNusantara.Com.~  Senja baru saja menurunkan tirainya di langit Kota Medan, Selasa (28/7/2026). Di balik riuh kehidupan yang perlahan meredup, Tim 10 Unit III Satres narkobas Polrestabes Medan justru memulai langkah yang penuh tekad. Bagi mereka, malam bukanlah waktu untuk beristirahat, melainkan kesempatan menjaga generasi muda agar tidak tenggelam dalam gelapnya jerat narkotika.

Berbekal hasil penyelidikan yang dilakukan personel Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan, ditemukan adanya sarang narkoba di balik semak belukar bantaran sungai kawasan Klambir V Medan, tim gabungan Polrestabes Medan pun bergerak melakukan penggerebekan.

Medan sulit dan terjal menuju barak narkoba, menjadi penghambat petugas tiba di lokasi penggerebekan dengan cepat. Hal ini pun, kemudian dimanfaatkan beberapa pelaku, yang melarikan diri dengan cara melompat ke sungai.

“Ada beberapa pelaku yang kabur dengan melompat ke sungai, akses menuju lokasi ini juga tidak mudah karena kita harus melewati semak belukar dan jalan setapak. Namun, kami tetap berhasil meringkus pengedar narkoba di barak ini berinisial FS,” ungkap Kasatreskoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP kepada wartawan, Rabu (29/7/2026). 

Dalam penggerebekan, selain meringkus satu pengedar, petugas juga menemukan satu paket narkotika jenis sabu, puluhan alat hisap, ratusan plastik klip, dan sejumlah uang.

Petugas, juga menghancurkan serta membakar seluruh barak narkoba, agar praktek serupa tidak terulang.

“Barak kami bumihanguskan agar tidak adalagi praktek serupa di tempat ini,” tambah Rafli.

Saat penggerebekan, petugas sempat mendapat hadangan warga. Puluhan warga, meminta petugas melepaskan pengedar narkoba yang ditangkap. Namun, petugas tak bergeming, dan memilih tetap membawa pengedar narkoba yang sebelumnya sudah ditangkap.

Petugas, menggunakan cara persuasif dan humanis, meskipun mendapat provokasi dari warga.

“Kami sempat dihadang warga, namun kami pastikan tidak akan ada kompromi untuk segala tindakan yang menghalang - halangi petugas dalam penindakan hukum,” pungkas Rafli. 


(Red).

Polsek Medan Kota Gelar Bakti Sosial untuk Warga Ekonomi Kurang  Mampu

By On 7/30/2026


MEDAN // DeteksiNusantara.Com.~  Polsek Medan Kota, Polrestabes Medan  mengelar  kegiatan bakti sosial( baksos). sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah hukumnya. Kegiatan yang merupakan salah satu  wujud nyata kehadiran  dan kepedulian Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan, ini dilaksanakan,  bertempat di kediaman keluarga Darwin Tampubolon di Jalan Pelopor Gang Lorong Toba Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota dan di kediaman keluarga Nurlela, Jalan Pelajar Gang Keliling Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota,  Rabu ( 29/7/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan, S.H.,  didampingi Kanit Binmas, Ipda Sagita Ifani, Kanit Sabhara, Iptu Iwan dan sejumlah personil Babinkamtibmas Polsek Medan Kota.

Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan,S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang berekonomi kurang mampu,  selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana kekeluargaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya Polsek Medan Kota, serta ini salah satu wujud kepedulian Polri pada masyarakat," jelasnya pada awak media ini, Rabu ( 29/7/2026).

"Ada dua keluarga yang sama -  sama masih warga diwilayah Kelurahan Teladan Timur ini, yang pertama kita datangi tadi kekediaman pak Darwin Tampubolon Jalan Pelopor Gang Lorong Toba, yang kedua dikediaman keluarga  ibu Nurlela di Jalan Pelajar Gang Keliling, kita langsung bertatap muka, berbincang - bincang dan tadi kita juga memberikan sedikit bantuan sembako, jangan lihat dari nilainya, harapannya, semoga  kegiatan bakti sosial ini, dapat meringankan beban keluarga bapak dan ibu tersebut, Polri ada dan akan selalu hadir untuk maayarakat," ujar AKP Feriawan.

Terpisah kepada awak media ini ibu Nurlela dan bapak Darwin Tampubolon, sangat mengapresiasi kedatangan dan kepedulian Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan dan rombongannya, terimah masih buat Polsek Medan Kota, "ucapnya.


(Red).

Gerak Cepat, Tekab Polsek Medan Area Berhasil Ringkus Pengedar Narkoba Dari Parkiran Oyo

By On 7/29/2026


MEDAN // DeteksiNusantara.Com.~.  Tim Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Area yang dikomandoi langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Khairul Fijri Lubis didampingi Panitnya, Ipda Khairi Maulana berhasil  menangkap seorang pria  pengedar narkoba dari  parkiran salah satu penginapan OYO yang berada di Jalan A.R Hakim Medan, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Madya Medan.

Dari konfirmasi dan keterangan dirangkum awak media ini,  pelaku diketahui  berinisial JY(43) warga Jalan AR Hakim, dari penangkapan itu petugas Tekab Polsek Medan Area juga  turut menyita sejumlah barang bukti berupa sabu 0,60 gram, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, 2 handphone, 30 bungkus plastik klip kosong, timbangan elektrik dan satu buah sekop dari pipet, dan satu buah dompet perhiasan, " jelas Kapolsek Medan Area,  AKP M..Ainun Yaqin didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Khairul Fijri Lubis Selasa ( 28/7/2026) malam.

"Penangkapan pelaku narkoba JY itu usai ada informasi keresahan masyarakat  yang segera kita respon cepat, dimana ia kerap beraksi mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu diareal parkiran salah satu penginapan Jalan AR Hakim itu.

"Kita segera perintahkan  Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Fajri bersama anggota untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesuai informasi yang masyarakat sampaikan ke kita, dan setibanya di TKP, kita melihat seorang pria sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan langsung kita amankan, dari hasil pengeledahan sejumlah barang bukti kita temukan, termasuk sabu - sabu seberat 0,60 gram," jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota itu lagi.

“Kepada petugas pelaku mengakui barang bukti sabu-sabu itu miliknya diperoleh dari seorang bandar berinisial R.

Akibat perbuatannya pelaku kini  ditahan disel tahanan sementara  Mapolsek Medan Area, untuk proses hukum selanjutnya," tutup AKP Ainul Yaqin.


(Red).

Diduga AT Seorang Anggota DPRD Medan Melakukan Penganiayaan Sekaligus Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, " Kini SatReskrim Polrestabes Medan Menetapkan.

By On 7/29/2026


MEDAN // DeteksiNusantara.Com.~ Penanganan kasus dugaan pengeroyokan atau penganiayaan secara bersama-sama yang menyeret seorang anggota DPRD Kota Medan berinisial AT hingga kini masih terus bergulir di Polrestabes Medan. Terkini, Satreskrim Polrestabes Medan resmi menetapkan AT sebagai tersangka.

Kasus tersebut bermula dari insiden yang terjadi di Jalan Tapanuli, Kecamatan Medan Barat, pada Jumat (5/6/2026). Robin melaporkan AT ke Polrestabes Medan dengan tuduhan dugaan penganiayaan secara bersama - sama yang diduga dilakukan AT bersama anak dan istrinya, yang diduga terjadi setelah keduanya terlibat perselisihan yang dipicu saat kendaraan korban berpapasan dengan AT di depan rumah terlapor.

Menurut keterangan pelapor, perselisihan bermula ketika mobil yang dikendarainya melintasi polisi tidur sehingga mengeluarkan suara yang diduga memicu emosi terlapor.

Cekcok kemudian terjadi dan pelapor mengaku mengalami tindakan kekerasan yang menyebabkan luka memar pada wajah dan lengan. Robin juga menyebut dirinya kembali didatangi keluarga terlapor sesampainya di rumah.

Laporan tersebut kemudian diproses oleh Satreskrim Polrestabes Medan. Dalam perkembangannya, penyidik telah meningkatkan penanganan perkara penganiayaan secara bersama - sama dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan setelah menemukan adanya dugaan tindak pidana yang perlu didalami lebih lanjut.

Dengan ditingkatkan kasus ini ke tahap penyidikan, Polisi pun telah menetapkan AT sebagai tersangka. AT sendiri, sudah diperiksa Polisi dalam statusnya sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan sudah tersangka,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, Rabu (29/7/2026) siang.

Namun, Adrian belum mengungkap apakah AT telah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka atau tidak. Adrian, menyebut jika kasus yang sempat menjadi perhatian publik akan disampaikan secara resmi dalam press rilis.

“Detailnya akan kami sampaikan, mohon bersabar,” pungkas Adrian. 


(Red).

Dua Tahun, Pelaku Pembacokan Pelajar di Bangun Purba Belum Tertangkap, Orangtua Korban Desak Polresta Deliserdang Tangkap Pelaku

By On 7/28/2026


DELISERDANG // Deteksi Nusantara.Com.~  Pelaku kasus pembacokan terhadap Agung Wardana Sembiring (14) pelajar kelas IX salah satu madrasah Tsanawiyah Bangun Purba yang telah diambil alih Polresta Deli Serdang dari Polsek Bangun Purba hingga saat ini belum tertangkap meski indentitas pelaku sudah diketahui.

Kasus ini telah diambil alih Polresta Deli Serdang untuk percepatan. Sebab korban dan terduga pelakunya merupakan anak di bawah umur.

Menurutnya penyidik Sat Reskrim  Polresta Deli Serdang Aipda Apden Takdir  kepada media beberapa waktu silam bahwa terduga pelaku  sudah diketahui identitas maupun tempat tinggalnya.

"Baru beberapa hari ini pelimpahan berkas penyidikannya ditangani Polresta,"jelasnya.

Penyidik Aipda Apden Takdir juga menyarankan pihak keluarga korban untuk menghubungi KBO Sat Reskrim Polresta Deli Serdang guna mengetahui penyidikan selanjutnya di Polresta.

Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Perkara (SP2HP) Polsek Bangun Purba yang diterbitkan pada tanggal 20 September 2024 dan 22 Oktober 2024 disebutkan bahwa akan segera dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka terhadap terduga pelaku pembacokan terhadap korban.

Kedua SP2HP yang ditandatangani oleh Kapolsek Bangun Purba AKP Firdaus Kemit tersebut diantar sekaligus keduanya oleh petugas ke rumah korban pada Sabtu (2/11/24).

Akibat pembacokan tersebut anak keempat dari enam bersaudara pasangan Jaraman Sembiring (45) dan istrinya Sabur Raihom (40) sempat sekarat dan menjalani operasi batok kepala di RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam.

Diceritakan ayah korban, Jeraman Sembiring, anaknya Agung dibacok kepalanya oleh pelaku sepulang dari Desa Petangguhan Kecamatan Galang menuju rumahnya di Dusun II Lau Bintang Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir pada Minggu (8/9/24) lalu.

“ Pembacokan terjadi di depan SMA Negeri Bangun Purba, setelah Agung yang dibonceng temannya, M Alfi Pratama mengendarai sepeda motor Suzuki FU menolak berhenti di depan kantor Camat Bangun Purba usai dihadang oleh pelaku,” ujar Jeraman Sembiring kepada sejumlah wartawan, Selasa ( 28/7/2026) di Bangun Purba. 

Karena tidak mau berhenti, lanjut Jeraman, Sepeda motor yang dikendarai anak saya dan temanya dikejar oleh sejumlah pria yang diduga anggota geng motor, lalu pelaku membacok bagian  kepala anak saya itu. 

“ anak saya agung sempat dibawa ke RSUD Bangun Purba. Namun karena lukanya cukup parah Agung dirujuk ke RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam,” Terang Jeraman sambil meneteskan air mata. 

Hingga kini pelaku pembacokan yang kabarnya sudah diketahui identitas maupun tempat tinggalnya itu belum juga di tangkap oleh petugas Kepolisian "Sudah hampir dua tahun kasus ini, tapi pelaku belum juga ditangkap dan diproses secara hukum " ungkap Jaraman.

Terkait Hal ini Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (28/7/2026) sekira pukul 14.35WIB,  belum menjawab. 


(Red).

SatNarkoba Polrestabes Medan Berhasil Gagalkan Pemasok Barang Narkotika Lintas Propinsi Lewat Jasa Pengiriman Ekspedisi

By On 7/28/2026


MEDAN // DeteksiNusantara.Com.~ Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Medan Labuhan, Rabu (22/7) kemarin. Dalam prakteknya, para pelaku memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman paket, dan mengkamuflasekan narkoba yang dikirim.

Pengungkapan yang dilakukan personel Unit 2 Satreskrim Polrestabes Medan, berawal dari ditangkapnya HS (19) warga Jalan Tenggiri Raya, Kec. Medan Labuhan di Jalan Rawe V, Kec. Medan Labuhan.

Saat ditangkap, petugas menyita 3 butir pil ekstasi, dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba.

Saat diperiksa, HS mengaku mendapat narkoba dari JD (25) yang tinggal di rumah kos yang berada di Jalan Rawe II, Kec. Medan Labuhan.

"Dari JD kami temukan sejumlah barang bukti, mulai dari 3 paket sabu, 188 butir pil ekstasi, hingga 6 kg ganja dalam jumlah besar," ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (27/7) sore.

Para pelaku, merupakan pemasok narkoba ke sejumlah daerah di Indonesia, dan kerap memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman paket, dengan mengkamuflasekan narkoba seolah - olah barang elektronik maupun spare part kendaraan.

"Modus operandi pelaku ini mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah atau antar pulau, dengan menuliskan paket yang dikirim merupakan barang elektronik atau spare part. Untuk menyamarkan berat narkoba yang dikirim agar menyerupai dengan barang elektronik atau spare part, pelaku memasukkan batu ke dalam narkoba," tambah Rafli.

Dalam prakteknya, para pelaku sudah menjalankan bisnis haramnya selama setahun terakhir. Dalam satu bulan, pelaku biasa melakukan pengiriman sebanyak 10 kali, dengan daerah terbanyak di Indonesia Timur.

"Mereka ini sudah satu tahun terakhir beroperasi, dalam satu bulan memasok narkoba setidaknya 10 kali ke sejumlah daerah," terang Rafli.

Rafli menegaskan, pihaknya kini sedang mengejar satu pelaku lagi, yang berperan sebagai pemasok narkoba kepada para pelaku. Hal ini dilakukan, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, dari sindikat pemasok narkoba antar pulau ini.

"Bagaimana pun pelak berkamuflase, kami pastikan kami akan menemukan cara untuk mengungkapnya," pungkas Rafli.


(Red).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *