Binjai

HEADLINE NEWS

Kodim 0204/DS Tangkap 3 Pelaku Pengedar Narkoba Di Sembahe, Terduga Dilepas Satnarkoba Polrestabes Medan.

By On 3/13/2026



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan diduga sudah memulangkan 3 orang terduga pengedar-pemakai narkoba jenis sabu-sabu tangkapan dari prajurit TNI khususnya Kodim 0204/DS Jumat 13 Maret 2026.

Adapun ketiga orang yang dilepaskan itu diantaranya JS (32), PG  (29) dan AT (44). Ketiganya berperan sebagai pembeli- pengedar dan ditangkap di Desa Sembahe Kec. Sibolangit Kab. Deli Serdang, Selasa (3/3/2026) sore. 

Barang bukti yang diamankan diantaranya narkoba jenis sabu sebanyak 3 paket siap pakai seberat 0,35 gram, sebuah Alat hisap (Bong) dan lainnya. 

Seorang nara sumber yang dapat dipercaya berinisial DS mengatakan , bahwa ketiga orang yang ditangkap itu telah dipulangkan pihak kepolisian. 

"Dipulangkannya tadi malam (Senin 9 Maret 2026 sekira pukul 21:00 WIB). Saya melihat ketiganya di daerah Sembahe. Saya heran baru ditangkap tapi seminggu kemudian diduga sudah dilepas atau menghirup udara segar ," ungkapnya, Selasa (10/3/2026). 

Menurut nara sumber yg dapat dipercaya kalau ketiganya ditangkap dengan sejumlah barang bukti narkotika. 

"Polri kami duga melakukan 86 kepada ketiga orang yang diamankan ini. Kami minta Bapak Kapolda Sumut agar segera memeriksa Kasatnarkoba Polrestabes Kompol. Rafly Yusuf Nugraha SiK  atau pejabat terkait yang menangani perkara ini," tuturnya. 

Pengakuan sumber, narkoba adalah musuh bersama. Jika berkonspirasi dengan jaringan narkoba berarti melawan negara. 

"Artinya, jangan sampai Polri bermain-main dengan kasus ini. Kami resah dengan ketiga pelaku ini. Tapi malah gampang diduga sudah dibebaskan Satreskoba Polrestabes Medan setelah ditangkap oleh Anggota TNI dari Kodim 0204/DS. Ini sangat aneh, pasti anggota TNI yang menangkap sangat kecewa dengan pihak kepolisian yang melepaskan ketiganya," terangnya. 

" Saat Kasatnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafly Yusuf Nugraha SiK ketika dikonfirmasi awak media Kamis (12/3/2026) hingga detik ini belum memberikan jawaban alias bungkam mengenai diduga dilepaskan 3 pengedar-pemakai narkoba tangkapan dari anggota TNI Kodim 0204/DS

Beda halnya dengan KanitIdik 1 Narkoba Polrestabes Medan Iptu Ruspian atau biasa disapa akrab papi saat diKomfirmasi Jumat siang (13/3/2026) melalui Via WhatshApp mengatakan, Memang bukan bandar Bg jadinya direhab yang nangani Unit 2 Bg bukan Unit ku, " Ungkap Ruspian tegas. 


(Indra hasibuan). 



Rumah Wartawati Dibobol Maling, Sepeda Motor Vixion dan HP Berisi ATM Card Bank Sumut Di Digasak Maling, Kapolsek Medan Tembung :Suruh Buat LP Di Polsek

By On 3/13/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~   Aksi pencurian kendaraan bermotor (ranmor) sedang marak terjadi menjelang Idul Fitri 1447 H. Tidak hanya di Kota Medan saja, aksi nekat para pencuri yang mengambil kesempatan dalam kesempitan itu pun menyebar hingga ke luar wilayah Kota Medan Jumat 13 Maret 2026.

Pada hari Kamis (12/3/2026), kurang lebih sekitar pukul 02.00 WIB dini hari rumah seorang Wartawan yang akrab dipanggil Siti dibobol maling atau komplotan spesialis pencuri kendaraan bermotor diduga tinggal tidak jauh dari kediamannya di Tembung, tepatnya di sekitaran Pasar I (Satu) Tambak Rejo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Siti menyebutkan, kejadian itu menjelang sahur. Ia dan suaminya, Fadli mengaku tidak mendengar suara apapun saat kejadian karena sedang tertidur.

"Saya dan suami tidak mendengar suara apapun. Biasanya kalau ada sedikit suara di luar rumah kami mendengarnya, tapi pagi menjelang sahur tadi nggak biasa-biasanya saya dan suami tidur sangat lelap," ucapnya. 

Kemudian, Siti juga sempat menyebutkan kronologi kejadiannya. Mulai ada kucing yang masuk ke dalam kamar, kendaraan yang tidak ada didalam rumah hingga pintu dapur yang rusak di jebol dan dibiarkan terbuka setelah maling menggasak sepeda motor merk Yamaha All New Vixion 150 cc berplat Nomor Polisi BK 3504 AJD, Nomor Rangka MH3RG4610LK131733 dan Nomor Mesin G3E7E0509313. 

"Pintu kamar terbuka, ada kucing masuk dan duduk dikamar, setelah menggiring kucing ke luar, heran melihat pintu terbuka, setelah melihat motor saya nggak ada barulah suami saya ngecek ke belakang rumah. Sementara saya ke depan panggil orangtua dan memberitahu kalau pintu belakang rusak di jebol maling. Saya sempat ingin memvideokan tapi HP Vivo Y100 5G saya juga hilang diambil maling. Bukan HP aja yang hilang, didalam casing HP itu ada ATM Card bank Sumut, uang Rp.200 ribu dan struk bukti pembayaran listrik. Maling masuk ke dalam kamar cuma ambil HP saja, sementara laptop dan printer tidak dibawa karena saya tutup pakai handuk dan mungkin tidak terlihatnya. Kemarin hari Kamis (12/3/2026) saya bingung nggak tau mau kasih kabar ke teman-teman kalau HP saya hilang beserta nomor telepon di dalamnya. Tapi, saya coba buka laptop dan bersyukur bisa pulihkan akun WhatsApp nomor lama menggunakan email. Setelah semuanya dipulihkan, saya kunci jarak jauh akun email yang nempel di HP HP Vivo Y100 5G itu. Sempat aktif 22 jam lalu, berarti si maling itu mengambil dan matikan HP saya pada pukul 01.43 WIB dini hari di hari Kamis sebelum sahur," ungkap Siti, Jum'at (13/3/2026). 

Sebelumnya, setelah kejadian, Siti bersama suami mendatangi Polsek Medan Tembung untuk membuat Laporan Polisi atas pembobolan rumah dan kehilangan kendaraan itu. Namun, petugas SPKT Polsek Medan Tembung diduga membola-bola Siti yang hendak membuat pengaduan. 

"Hari Kamis (12/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB saya datang ke Polsek Medan Tembung dipinjamin motor sama adik sepupu, jumpa petugas SPKT kemudian saya ditanyai mau kemana? Saya bilang mau buat laporan Pak, rumah saya dibobol maling, kendaraan beserta HP saya diambil, tapi disuruhnya fotocopykan BPKB beserta STNK. Jadi saya diantar suami cari tempat fotocopy di daerah Mandala. Setelah itu kembali lagi ke Polsek Medan Tembung, petugas SPKT yang ada pagi itu minta saya menulis nama, alamat kejadian dan nomor telpon yang bisa dihubungi sambil melihat ponsel ibu saya yang dipinjamkan untuk buat laporan. Usai menulis dikertas selembar, saya pikir langsung ditangani, ternyata disuruh pulang dan menunggu di rumah sambil dibilang nanti jam 09.00 WIB petugas kami yang dilapangan datang ke lokasi dengan alasan menunggu pergantian piket," cetus Siti menerangkan. 

Kendati demikian, ditunggu sampai sore, tidak ada tanda-tanda panggilan datang di  WhatsApp dari petugas Polsek yang diinfokan petugas SPKT akan datang ke rumah. Siti pun akhirnya pergi menghadiri undangan liputan yang sudah terjadwal beberapa hari lalu. 

"Petugas nggak datang-datang, HP ibu saya dan suami saya juga nggak ada di telpon dari orang Polsek, jadi saya tinggal liputan," bilangnya. 

Usai waktu berbuka puasa sekitar pukul 19.00 WIB, Siti bersama suami kembali datang ke Polsek menanyakan kenapa tidak ada petugas yang datang dan petugas SPKT yang ada mengatakan lupa dan diduga tidak ada koordinasi antara petugas piket malam ke pagi dan selanjutnya. 

"Saya kembali ke Polsek untuk menanyakan kenapa belum datang petugas yang katanya mau datang ke lokasi, alasan bapak-bapak yang ada di SPKT bilang lupa. Jadi, saya dikasih nomor telpon dan diminta menghubungi petugas luar untuk datang mengecek ke lokasi. Sudah di telpon, tapi saya menunggu lagi di rumah. Sudah di share lokasi, petugas membalas Ok Otw. Tidak lama kemudian, petugas minta saya kembali sabar. Dibilangnya Oke sabar y bu kmi lgi nangani temuan mayat dlu, gitu katanya di pesan WhatsApp. Jadi sampai kapan saya tunggu? Saya kok merasa dipermainkan ya?" tuturnya kesal. 

Selain itu, orangtua Siti juga sempat menanyakan kapan petugas Polsek datang dan jadi atau tidaknya membuat laporan itu. 

"Dimana mereka, kenapa belum datang? Sampai kapan nunggunya? Apa harus dimaling lagi dan ada korban jiwa baru datang?" kata Rukiyah.

Hingga berita ini diterbitkan, Jum'at (13/3/2026) tidak ada petugas yang datang ke lokasi kejadian dan Wartawati perempuan yang akrab disapa Siti berpenampilan tomboy itu masih menunggu.

"Sementara tempat terpisah ketika awak media Komfirmasi Jumat sore (3/3/2026) kepada Kapolsek Medan Tembung Kompol. Rasmaju Tarigan, SH prihal terjadinya peristiwa rumah dibobol maling salah seorang Wartawati mengatakan, suruh buat Laporan ya Bg biar kita tindak lanjuti, " Ujar Rasmaju Tarigan. 


(Indra hasibuan). 

Pewarta Polrestabes Medan Gelar Silaturahmi Ramadhan, Pererat Kebersamaan di Jumat Berkah

By On 3/13/2026


Medan – DeteksiNusantara. Com. ~ Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali menggelar kegiatan silaturahmi khas bulan suci Ramadhan pada Jumat (13/3/2026), bertepatan dengan 24 Ramadhan 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung di sekretariat Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area ini menjadi wadah bagi para pengurus dan anggota untuk mempererat tali persaudaraan di tengah kesibukan tugas jurnalistik.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH, yang memimpin langsung kegiatan ini menyampaikan bahwa momen Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan emosional antar sesama rekan sejawat.

"Di bulan yang penuh berkah ini, kita tidak hanya berbagi rezeki, tetapi juga mempererat hubungan hati. Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa kita adalah satu keluarga besar yang saling mendukung dalam profesi maupun kehidupan," ujar Chairum dalam sambutannya.

 

Suasana acara terasa hangat dan penuh keakraban.

Selain berbagi rezeki, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi santai yang menjadi sarana evaluasi ringan serta penyampaian aspirasi anggota. Para wartawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini, yang dianggap mampu memberikan semangat baru dan energi positif dalam menjalankan tugas peliputan, terutama di bulan suci ini.

 Menutup kegiatan, Chairum Lubis berharap kebersamaan yang terjalin ini dapat terus terpelihara. "Semoga melalui silaturahmi ini, solidaritas kita semakin kuat, sehingga kita dapat terus bekerja sama memberikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat Medan khususnya," pungkasnya. 

(Indra hasibuan). 

 

 

KanitIdik 3 Reserse Narkoba Polrestabes Medan Tangkap Selebgram Sekaligus Pemain  DJ Diduga Gunakan Vape Berisi Narkotika Bersama 2 Orang Temannya

By On 3/11/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~   Unit 3 Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan seorang selebgram yang juga berprofesi sebagai disjoki (DJ) besama dua orang temannya. 

Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan di sebuah rumah di kawasan perumahan Jangka Residence, Jalan Jangka, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). 

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol M Yusuf Rafli Nugraha, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas.

“Kita bisa mengungkap salah satu tokoh publik figur. Kami sampaikan kronologis kejadian, ini memasuki hari kedua, tepatnya pada Senin dini hari (9 Maret 2026), di mana Satuan Resnarkoba mendapatkan informasi (peredaran narkoba),” ujar Yusuf saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Rabu 11 Maret 2026.

Mendapat informasi tersebut, petugas kemudian bergerak melakukan pengawasan di lokasi yang dimaksud dan melihat seorang pria yang berprofesi sebagai ojek online datang membawa paket mencurigakan.

“Petugas melakukan surveillance dan melihat ada laki-laki yang berprofesi sebagai ojek online menyerahkan satu plastik yang kami curigai,” katanya.

Melihat kejadian tersebut, petugas langsung bergerak cepat melakukan pengejaran ke rumah yang menjadi tujuan paket tersebut.

“Dari hal tersebut petugas segera berlari dan melakukan pengejaran ke rumah tersebut. Diamankanlah seorang laki-laki berinisial RA dan seorang perempuan berinisial NA di lantai satu,” jelasnya.

Saat hendak diamankan, salah satu terduga pelaku sempat membuang plastik yang diduga berisi narkotika.

“Laki-laki tadi membuang plastik yang diduga narkoba, yang kami pastikan sedang hits di kalangan anak muda, yaitu vape ataupun pod getar,” ungkap Yusuf.

Petugas kemudian membuka plastik tersebut di hadapan para terduga pelaku dan menemukan perangkat vape berisi cairan mencurigakan.

“Dari plastik tadi kami langsung buka di depan yang bersangkutan, ditemukan satu unit pod ataupun fitting liquid bermerek Lamborghini 88 yang berisi cairan,” katanya.

Hasil pemeriksaan laboratorium forensik kemudian memastikan cairan tersebut mengandung zat narkotika.

“Alhamdulillah tadi sudah keluar hasil labfor dan itu positif mengandung metomidate,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk mencari pemilik barang tersebut yang diduga seorang DJ sekaligus selebgram.

“Dari NA dan RA tadi arahnya menuju pemilik barang, yaitu disjoki dengan inisial TM atau di dunia sosmed alias DJK,” kata Yusuf.

Menurut pengakuan para tersangka, TM dikenal sebagai DJ yang sudah lama berkarier di dunia hiburan.

“Yang bersangkutan merupakan selebgram juga, berprofesi sebagai DJ, menurut pengakuannya sudah sampai luar negeri dan sudah lima tahun berprofesi sebagai disjoki,” jelasnya.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di kamar TM yang berada di lantai dua rumah tersebut.

“Petugas Satresnarkoba langsung menuju lantai dua. Setelah kami menyebutkan identitas, yang bersangkutan membuka pintu dan kami langsung melakukan upaya paksa serta penggeledahan,” ungkapnya.

Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika.

“Dari kamar yang bersangkutan di lantai dua kami menyita empat device merek Real X, satu cartridge pod bekas pakai merek Labubu, satu device merek Joyway, satu device merek Infai, dan tiga mancis,” kata Yusuf.

Selain perangkat vape, petugas juga menemukan narkotika jenis sabu.

“Tim juga mendapati satu paket plastik kecil sabu yang ditemukan dari hoodie atau sweater milik tersangka,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, TM mengaku telah menggunakan narkotika selama beberapa bulan terakhir.

“Menurut pengakuan yang bersangkutan, dia sudah beberapa tahun menjadi DJ namun menggunakan barang haram ini sudah memasuki enam bulan,” kata Yusuf.

Ia menegaskan ketiga tersangka positif menggunakan narkotika setelah dilakukan pemeriksaan urine.

“Kami simpulkan ketiga tersangka merupakan pengguna narkotika jenis sabu dan etomidate yang dicampur dalam liquid pod. Hasil tes urine juga positif mengandung metamfetamin,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kita persangkakan Pasal 127 ayat 1 huruf A dan B juncto Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk selanjutnya para tersangka akan menjalani asesmen untuk rehabilitasi medis maupun sosial,” pungkasnya. 


(Indra hasibuan). 

Perkuat Silaturahmi, Polrestabes Medan Gelar Doa, Bagi Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Masyarakat

By On 3/10/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Polrestabes Medan bersama masyarakat menggelar kegiatan doa dan buka puasa bersama di Lapangan Mapolrestabes Medan, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat Kota Medan.

Acara tersebut antara lain dihadiri oleh Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak selaku Kapolrestabes Medan, Ketua PWI Sumatera Utara, para Pejabat Utama Polrestabes Medan, para Kapolsek jajaran, unsur Forkopimda Kota Medan, perwakilan Wali Kota Medan, Ketua DPRD Medan, perwakilan Dandim 0201/Medan, Denpom I/5 Medan, Kejari Medan, unsur Forkopimda Deli Serdang, MUI Kota Medan, FKUB, serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.Referensi Geografis

Dalam sambutannya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa kegiatan doa dan buka puasa bersama ini merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, bulan suci Ramadan menjadi jembatan untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan rasa kepedulian antarumat, serta mempererat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.Berita Pemerintahan Daerah

“Melalui kegiatan ini kita berharap hubungan antara Polrestabes Medan dengan masyarakat semakin erat sehingga tercipta kebersamaan dalam menjaga harkamtibmas di Kota Medan dan sekitarnya,”kata nya.

Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, lanjutnya, Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat guna memastikan keamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan hari raya.

Dalam pelaksanaannya, Polrestabes Medan akan menyiapkan 13 pos pengamanan (Pospam) yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Medan.

Pos pengamanan tersebut akan difokuskan untuk menjaga keamanan masyarakat dalam beribadah, mengamankan pusat-pusat keramaian, mengatur arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan di berbagai lokasi publik.

Kapolrestabes juga menyinggung situasi global yang saat ini mengalami ketegangan geopolitik yang berdampak pada pasokan energi.

Namun ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan bahan bakar maupun bahan pokok.

“Berdasarkan koordinasi dengan pemerintah dan Pertamina, stok BBM masih dalam keadaan aman. Begitu juga dengan bahan pokok. Karena itu kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying,” tegasnya.

Ia juga meminta jajaran polsek untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat serta aktif turun ke lapangan guna menjaga harmonisasi dan memastikan situasi tetap kondusif menjelang Idulfitri.

Selain itu, Kapolrestabes Medan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.Referensi Geografis

Ia menegaskan bahwa Polrestabes Medan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Kami menyadari menjaga keamanan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dengan seluruh aparat dan elemen masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ustaz M. Sukri Albani turut menyampaikan tausiah yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan sikap saling mendukung serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Ia menilai kehidupan harus dijalani dengan pikiran positif dan saling mendoakan satu sama lain, bukan justru menyebarkan hal-hal negatif tentang orang lain.

“Dalam perjalanan hidup ini kita harus saling menyayangi dan menjaga persahabatan. Jangan setelah menceritakan sesuatu yang tidak baik tentang orang lain justru merusak hubungan yang sudah terjalin,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Medan merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Karena itu dibutuhkan peran aktif semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk membantu aparat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial seperti peredaran narkoba dan maraknya geng motor.Referensi Geografis

Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan Kota Medan yang aman, damai, dan harmonis.

Kegiatan doa dan buka puasa bersama tersebut juga dirangkai dengan pembagian takjil serta pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

 (Indra hasibuan). 

Ketua Pembina PBSD Deliserdang Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif dan Menjaga Kamtibmas Jelang Pilkades

By On 3/10/2026


MEDAN - DeteksiNusantara. Com. ~  Ketua pembina Persatuan Barus Se-Dunia (PBSD) Deliserdang Purnama Barus, SH. MH, mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga yang berdomisili di wilayah Kabupaten Deli Serdang, untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan datang. 

Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menentukan pemimpin desa yang amanah, jujur dan mampu membawa kemajuan bagi pembangunan desa.

PBSD menilai bahwa Pilkades merupakan momentum demokrasi di tingkat desa yang harus disambut dengan sikap dewasa, penuh kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Perbedaan pilihan dalam Pilkades adalah hal yang wajar dalam proses demokrasi, namun persatuan dan keharmonisan antarwarga harus tetap dijaga.

Melalui kesempatan ini, PBSD juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif menjelang, saat pelaksanaan, hingga setelah Pilkades berlangsung.

"Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat," harap Purnama Barus, SH.MH, Selasa (10/3/2026).

PBSD juga mendukung penuh upaya pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana Pilkades yang damai, tertib, dan bermartabat. Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, diharapkan pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Deli Serdang dapat berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin desa yang terbaik bagi masyarakat.

Melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan, PBSD mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pilkades sebagai sarana memperkuat persatuan, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan. 

" Mari kita sukseskan Pilkades dengan penuh kedamaian demi terwujudnya desa yang maju, aman dan sejahtera," tandasnya. 


(Indra hsb). 


   













 























































































































Bangunan Property Pullman Berdiri Kokoh : Diduga Walikota Medan, Dinas Perkim dan Kecamatan Medan Kota Tutup Mata.

By On 3/09/2026



MEDAN , DeteksiNusantara. Com. ~ Bangunan mewah di Jalan Saudara Bahagia By Pass, Kelurahan Sudi Rejo II, Kecamatan Medan Kota diduga kuat berdiri tak sesuai  izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ironisnya, meski sudah disurati oleh pihak kelurahan, kecamatan, dan Dinas Perkim, pembangunan terus berjalan tanpa hambatan sama sekali Senin 9 Maret 2026.

Berjalannya bangunan mewah tersebut hingga kini masih berlangsung yang sebelomnya sudah sempat viral di beberapa media Online seakan pemilik Property merasa sudah kebal hukum atau tak berlaku Perwal Walikota No 16 tentang Perijinan Bangunan Gedung (PBG). 

Salah seorang warga sekitar tempat tinggal mereka juga heran dan menduga kuat adanya praktik "kong kalikong" antara pemilik bangunan dan pihak Kecamatan Medan Kota atau pihak Kelurahan setempat. 

"Logikanya, bangunan mewah tak sesuai PBG tidak ditindak ada apa? ,pasti ada keuntungan besar yang didapat pihak kecamatan atau Kelurahan sehingga mengabaikan PAD Kota Medan," ujarnya, Sabtu (7/3/2026). 

Pria berbadan tambun/ gemuk ini juga menyinggung pernyataan Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang telah menegaskan agar jajarannya serius meningkatkan PAD dan menindak bangunan liar terlebih lagi bangunan yang berada di jalan Saudara Bahagia By Pass tak sesuai ijin Peruntukan Bangunan Gedung (PBG).

"Kenyataannya, bangunan mewah tak sesuai PBG di Jalan Saudara Bahagia By Pass bebas berdiri, dan pihak kecamatan maupun Kelurahan Sudirejo II diduga melakukan pembiaran," tegasnya. 

Dilokasi terpisah, ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (7/3/2026) Sekcam Kecamatan Medan Kota Bu Endang Wastiani terkait Ijin bangunan tidak sesuai yang tertera di PBG 14 Unit namun fakta di lapangan beda dibangun 15 Unit yang nampak dari depan artinya tidak sesuai Ijin Peruntukan Bangunan Gedung (PBG) mengatakan , nanti kita Cek ya Bg, " Ungkap Bu Endang singkat. 

"Sudah disurati himbauan dari kelurahan dan kecamatan. Dari Dinas Perkim juga sudah ada surat ke mereka," katanya. 

 "Trantib kecamatan juga sudah turun berkali-kali ke lokasi," terangnya mengakhiri. 

Kondisi ini memicu dugaan bahwa pemilik bangunan Property merasa kebal hukum dan menantang Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan berjalan lancar tanpa tindakan berarti dari pihak terkait manapun. 

Sedangkan Kasitrantib Kecamatan Medan Kota Rizal saat di Konfirmasi awak media Sabtu (7/3/2026) melalui telepon seluler hingga berita ini diterbitkan masih sama belom berani balas pesan WhatshaPP. 


(Indra hasibuan).

Bangunan Gedung Mewah Jalan Saudara Bahagia By Pass Berdiri Kokoh : Diduga Walikota, Perkim Dan Camat Medan Kota Tutup Mata.

By On 3/07/2026



MEDAN , DeteksiNusantara. Com. ~ Bangunan mewah di Jalan Saudara Bahagia By Pass, Kelurahan Sudi Rejo II, Kecamatan Medan Kota diduga kuat berdiri tak sesuai  izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ironisnya, meski sudah disurati oleh pihak kelurahan, kecamatan, dan Dinas Perkim, pembangunan terus berjalan tanpa hambatan saat ini Sabtu 7 Maret 2026.


Berjalannya bangunan mewah tersebut hingga kini masih berlangsung yang sebelomnya sudah sempat viral di beberapa media Online seakan pemilik Property merasa sudah kebal hukum atau tak berlaku Perwal Walikota No 16 tentang Perijinan Bangunan Gedung (PBG). 

Salah seorang warga menduga kuat adanya praktik "kong kalikong" antara pemilik bangunan dan pihak Kecamatan Medan Kota. 

"Logikanya, bangunan mewah tak sesuai PBG tidak ditindak, pasti ada keuntungan besar yang didapat pihak kecamatan sehingga mengabaikan PAD Kota Medan," ujarnya, Sabtu (7/3/2026). 

Pria berbadan tambun/ gemuk ini juga menyinggung pernyataan Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang telah menegaskan agar jajarannya serius meningkatkan PAD dan menindak bangunan liar terlebih lagi bangunan yang berada di jalan Saudara Bahagia By Pass tak sesuai ijin PBG. 

"Kenyataannya, bangunan mewah tak sesuai PBG di Jalan Saudara Bahagia By Pass bebas berdiri, dan pihak kecamatan diduga melakukan pembiaran," tegasnya. 

Dilokasi terpisah, ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (7/3/2026) Sekcam Medan Kota Bu Endang Wastiani terkait Ijin bangunan tertera di PBG 14 Unit namun fakta di lapangan beda dibangun 15 Unit yang nampak dari depan artinya tidak sesuai Ijin Peruntukan Bangunan Gedung (PBG) mengatakan , nanti kita Cek ya Bg, " Ungkap Bu Endang singkat. 

"Sudah disurati himbauan dari kelurahan dan kecamatan. Dari perkim juga sudah ada surat ke mereka," katanya. 

 "Trantib kecamatan juga sudah turun berkali-kali ke lokasi," terangnya mengakhiri. 

Kondisi ini memicu dugaan bahwa pemilik bangunan kebal hukum dan menantang Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan berjalan lancar tanpa tindakan berarti dari pihak terkait. 

Sedangkan Kasitrantib Medan Kota Rizal saat di Konfirmasi awak media Sabtu (7/3/2026) melalui telepon seluler hingga berita ini diterbitkan belom berani jawab alias bungkam. 

(Indra hasibuan). 

Diancam dan Dikejar Belasan Anggota OKP Pakai Sajam, Korban : Istri & anak Saya Trauma Berat

By On 3/07/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Traumatic stress disorder atau gangguan stres pascatrauma pengancaman yang dilakukan oleh belasan anggota OKP terhadap M. Erwin Peranginangin (22), 25 February 2026 kemarin sangat dirasakan oleh istri dan anaknya.

"Istri dan anak saya sampai sekarang ketakutan kalau lihat keramaian, apalagi ada yang berlari sambil teriak-teriak mereka langsung lari kedalam rumah bg"ucap M. Erwin Peranginangin kepada Intipos.com, Jumat (6/3/2026) sore.

Menurutnya Dalam proses penyembuhan gangguan stress pasca trauma diperlukan bantuan baik secara medis maupun psikologis, agar korban tidak merasa tertekan lagi dan bisa hidup secara normal. Korbanpun diharapkan dapat kembali seperti sebelum kejadian trauma.

"Proses pendampingan harus dengan metode-metode yang benar sehingga dalam menjalani penyembuhan atau terapi korban tidak mengalami tekanan-tekanan baru yang diakibatkan dari proses pendampingan itu sendiri" jelasnya.

Diketahui pengancaman yang diduga dilakukan oleh belasan anggota OKP tersebut terjadi pada 25 February 2026, saat korban sedang bersantai di halaman depan Masjid Afdeling V, Kecamatan Padang Tualang.

Akibat dari kejadian tersebut korban membuat resmi ke Polres Langkat. 

(Indra hasibuan). 

Terkait Pesan Berantai yang Mengimbau Masyarakat Mengisi Penuh Tangki BBM

By On 3/07/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya pesan berantai melalui aplikasi percakapan dan media sosial yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken. 

Perlu diketahui informasi tersebut tidak benar. Saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas yang tidak sesuai dengan fakta.

(Indra hasibuan). 


*Fahrougi Andriani Sumampouw*

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut

PT Pertamina Patra Niaga - Subholding Downstream

📧fahrougi.sumampouw@pertamina.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *