Medan // Deteksi Nusantara.Com.~. Kordinator Wilayah Sumut KPSKN PIN RI (Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional Pers Informasi Negara RI) lapor ke KPK RI, minta segera usut dugaan korupsi berjamaah di Dinas SDABMBK (Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi) Kota Medan.
Dugaan korupsi berjamaah tersebut adalah temuan Tim investigasi KPSKN PIN RI dipimpin Kadiv Advokasi Hukum, Ubat R Pasaribu SH MH
Pada beberapa titik pengerjaan peningkatan drainase kota Medan, ada ditemukan dugaan manipulasi bahan U ditch, misalnya dalam perencanaan seharusnya ukuran 120 x 140 Cm tapi yang dipakai atau dipasang kedalam parit ukuran 100 x 120 Cm.
Hal ini jelas manipulasi dalam upaya meraup untung pribadi atau kelompok yang diduga berjamaah. Karena pekerjaan di lapangan seharusnya diawasi oleh Konsultan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan bahkan diperiksa oleh Kepala Dinas.
Namun pada praktiknya, "fungsi pengawasan ini sengaja diabaikan" hingga bisa terjadi manipulasi pekerjaan atau penyalahgunaan bahan seperti U ditch.
Belum lagi yang menggunakan bahan cor semen diatas U ditch karena ukuran tidak pas, sehingga harus di cor setinggi 1 M atau lebih. Melihat cara kerja ini, siapapun pasti tahu kenapa harus begitu. Yang pasti cari untung dengan manipulasi bahan. Puluhan miliar lhooo, kata Ubat kepada awak media 02/11/26.
Hal itulah yang membuat kami harus melaporkan ke KPK RI, tutup Ubat.
(Red /tim ).
« Prev Post
Next Post »
