Binjai

HEADLINE NEWS

Gercep Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Fajri Lubis,SH  Amankan Pelaku Pencurian Kabel Listrik Underpass Prof HM Yamin Medan

By On 11/03/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Polsek Medan Timur Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua terduga pelaku pencurian kabel tembaga milik Pemko Medan di Underpass Jln. Prof. H.M. Yamin Kota Medan.

Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M. Butar Butar, S.H melalui Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis,SH kepada wartawan Sabtu 1 November 2025 menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa adanya tindak pidana pencurian di Underpass yang menyebabkan padamnya lampu.

“Pada hari Kamis tanggal 30 Oktober 2025 sekira pukul 19.00 Wib Polsek Medan Timur mendapat informasi melalui berita viral akun facebook Posmetro yang menjelaskan bahwa kabel tiang listrik underpass Jalan Prof. H.M. Yamin dicuri oleh Rayap. Untuk menindak lanjuti informasi tersebut saya besama panit reskrim Ipda Marshal Sianturi,SH langsung melakukan cek tkp, setelah kami melakukan cek tkp,” tutur Kanit Reskrim

Setelah melakukan cek tkp dan mengumpulkan bukti bukti, kami pun berhasil mengetahui idenditas dua rang pelaku sedang berada di Jalan Timor, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, saya bersama tim opnsnal langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku saat sedang duduk duduk.

“Saat diamankan dan kami lakukan introgasi kedua masing masing Eko dan Andi kedua pria tersebut mengakui perbuatannya telah mencuri kabel listrik di Underpass HM Yamin, kedua pelaku mengakui bahwa mereka beraksi tiga orang bersama seorang temannya yang masi dalam pengejaran bernama Keju, mereka mengakui berkasi mencuri kabel tersebut dengan cara memecahkan batu tiang listrik tersebut selanjutnya setelah batu dipecahkan mereka menarik kabel tiang listrik tersebut,” ujar Kanit reskrim

Masi kata Kanit, Setelah itumereka memotongnya menggunakan tang dan pisau cater lalu mereka membawa kabel tersebut ke Tugu Apolo Jalan Sutomo untuk membakar dan diambil temabaganya, mereka juga mengakui baahwa tembaga yang sudah dibakar mereka jual ke Botot di Jalan Perguruan seharga 96.000 dan mereka mebagikan masing masing pelaku mendapatkan Rp 30.000. 

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku saat ini kami amankan ke Polsek Medan Timur besama barang bukti 1 (satu) buah Tang warna kuning hitam,1 (satu) buah obeng dan 1(satu) buah pisau carter warna merah,” tutupnya. (Indra hasibuan) 



Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SiK, MH Pimpin Upacara di SMK Negeri 1 Medan, Tekankan Disiplin, Etika Digital, dan Waspada TPPO Berkedok Magang

By On 11/03/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan upacara bendera di SMK Negeri 1 Medan, Jalan Sindoro, Kecamatan Medan Kota, Senin (3/11/2025) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan edukasi Kapolrestabes Medan kepada pelajar untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum di kalangan generasi muda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabagops Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., Kapolsek Medan Kota Kompol Selvi Triansih, S.I.K., M.H., Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Medan May Gloria Sabrina Meliala, S.Pd., M.M., Kacabdis Wilayah 1 David Nainggolan, S.STP., M.SP., Pengawas Dinas Pemprovsu Diana Rosa Barus, M.Pd., Ketua Komite Sekolah Edy Suprayetno, para guru, serta seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Medan.

Kegiatan dimulai pukul 07.25 WIB dengan kedatangan Kapolrestabes Medan di lokasi. Sekitar pukul 07.40 WIB, upacara dimulai dengan rangkaian kegiatan pengibaran bendera, pembacaan Pancasila, UUD 1945, Janji Siswa, hingga doa penutup.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh pelajar agar memanfaatkan masa sekolah sebagai bekal membangun masa depan.

“Saya bangga bisa hadir bersama anak-anak sekalian. Ada dua hal penting yang ingin saya sampaikan. Pertama, persiapkan diri sebaik-baiknya selama proses belajar agar setelah lulus kalian dapat bekerja sesuai cita-cita. Itulah kebanggaan terbesar bagi orang tua dan guru yang telah berjuang dengan keringatnya untuk pendidikan kalian,” ujar Kapolrestabes Medan.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya menjaga perilaku agar tidak terjerumus ke dalam kenakalan remaja seperti perundungan (bullying) dan penyalahgunaan media sosial yang berdampak negatif.

“Kedua, fokus belajar dan manfaatkan ponsel secara positif. Guru dan kepala sekolah juga perlu mengantisipasi maraknya modus magang ke luar negeri yang ternyata berujung pada tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” tegasnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kacabdis Wilayah 1, David Nainggolan, S.STP., M.SP., yang mengapresiasi kehadiran Kapolrestabes Medan sebagai bentuk nyata perhatian Polri terhadap dunia pendidikan. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari pihak sekolah kepada Kapolrestabes Medan.

Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi tugas Harkamtibmas Polri — upaya preventif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya pelajar.

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat. Kehadiran Kapolrestabes Medan di tengah pelajar menjadi dorongan moral agar generasi muda Kota Medan tumbuh menjadi pribadi berkarakter, berdisiplin, serta siap menyongsong masa depan dengan semangat kebangsaan dan tanggung jawab sosial. (Indra hasibuan) 

Unit reskrim Polsek Medan Area Berhasil Tembak Pelaku Pencurian Laptop

By On 11/03/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Area menembak seorang pria yang diduga mencuri 28 laptop dari sebuah rumah di Jalan Tuba II, Medan Denai. 

Pelaku, SD (32), warga sekitar lokasi kejadian, ditangkap usai berusaha kabur saat hendak menunjukkan persembunyian rekannya kepada polisi, Minggu dini hari, 2 November 2025.

Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra, mengatakan tindakan tegas itu terpaksa dilakukan lantaran pelaku menyerang anggota saat pengembangan kasus berlangsung.

"Tersangka berupaya melarikan diri dan sempat memukul dada salah satu anggota kami. Setelah tembakan peringatan diabaikan, petugas menembak bagian kaki untuk melumpuhkannya," ujar Dwi, didampingi Kanit Reskrim Iptu Dian P. Simangunsong, Minggu malam, (2/11/2025).

Kasus ini bermula dari laporan warga bernama Lilik Fajar Satria, 37 tahun, pemilik rumah di Jalan Tuba II No. 59, Medan Denai. 

Ia melaporkan kehilangan puluhan laptop yang sedang direparasi, satu tabung gas elpiji 3 kilogram, serta sebuah dompet berisi uang tunai Rp100 ribu, kartu identitas, dan surat kendaraan. Kejadian itu diketahui Sabtu pagi, 1 November 2025, sekitar pukul 06.30 WIB.

Menurut laporan polisi bernomor LP/B/722/XI/2025/SPKT/POLSEK MEDAN AREA/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, korban mendapati rumahnya sudah dalam keadaan berantakan saat terbangun. Jendela belakang diduga menjadi jalur masuk pelaku.

Tim Unit Reskrim Polsek Medan Area yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan. 

Jejak pelaku mengarah ke seorang pria pengangguran yang tinggal tak jauh dari rumah korban, yakni SD. Ia dikenal warga sebagai sosok yang kerap mondar-mandir pada malam hari.

Sekitar pukul 03.00 WIB keesokan harinya, petugas bersama korban berhasil menemukan SD di sekitar Jalan Tuba II. 

Saat diinterogasi, ia mengakui telah membobol rumah korban bersama seorang rekannya berinisial IR yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Dari pengakuan tersangka, mereka menjual tabung gas hasil curian di kawasan Jalan Denai seharga delapan puluh ribu rupiah. Uangnya digunakan untuk makan dan membeli sabu-sabu," ujar Dwi.

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan berhasil menemukan barang bukti utama berupa 28 unit laptop di sebuah rumah kosong tak jauh dari tempat tinggal SD. 

Di lokasi itu, petugas juga menyita sepasang pakaian dan sandal yang digunakan tersangka saat beraksi.

Namun saat hendak menunjukkan lokasi persembunyian rekannya, tersangka berulah. Ia memukul dada Panit 3 Opsnal, Ipda Khairi Maulana dan berusaha kabur dengan membuka pintu mobil petugas. 

Polisi pun melepas tembakan peringatan, tetapi SD terus berlari hingga akhirnya dilumpuhkan dengan satu tembakan di kaki kanan.

Setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis. 

Usai dinyatakan stabil, ia digelandang ke Polsek Medan Area guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Menurut AKP Dwi Himawan Chandra, polisi masih memburu IR, rekan SD yang berperan sebagai eksekutor dalam aksi pembobolan itu.

"Identitasnya sudah kami kantongi. Kami berharap masyarakat yang mengetahui keberadaannya segera melapor," kata Kapolsek.

Kasus ini menambah deretan tindak pencurian dengan pemberatan (curat) yang berhasil diungkap Polsek Medan Area dalam dua bulan terakhir. 

Berdasarkan catatan kepolisian, modus membobol rumah warga yang menyimpan barang elektronik bernilai tinggi semakin sering ditemukan di kawasan Medan Denai dan sekitarnya.

Dwi menyebut pihaknya terus meningkatkan patroli malam hari dan memperkuat kerja sama dengan masyarakat.

"Kami imbau warga agar lebih waspada, terutama yang menjalankan usaha servis barang elektronik di rumah. Pastikan rumah terkunci rapat saat malam hari," ucapnya.

Tersangka SD kini ditahan di Mapolsek Medan Area dan dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Barang bukti telah disita untuk kepentingan penyidikan, sementara penyidik tengah melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Kami akan tuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan," pungkasnya. (Indra hasibuan) 

Kampanyekan Hidup Sehat, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvin Simanjuntak SiK, MH Ajak Warga Rutin Olahraga

By On 11/03/2025



Medan , DeteksiNusantara. Com. ~ Kapolrestabes Medan, Kombes Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, Minggu (2/11/2025) pagi "menjajal" Jalan Adi Sucipto Medan, yang setiap akhir pekan dibebaskan dari kendaraan bermotor untuk berlari sejauh 10 kilometer.

Selain untuk menjaga kebugaran, kegiatan rutin setiap minggu pagi dilakukan ini, juga jadi ajang kampanye hidup sehat, untuk warga Medan.

Memulai start berlari dari komplek CBD Polonia, Jean Calvijn Simanjuntak yang didampingi beberapa personel Polrestabes Medan, langsung berbaur dengan masyarakat yang juga memanfaatkan waktu Car Free Daya (CFD) di Jalan Adi Sucipto, untuk berolahraga.

Pelan namun pasti, setiap langkah orang nomor satu di Polrestabes Medan itu bahkan sampai menjajal Jalan Mustang, hingga ke Jalan Perhubungan Udara, sebelum akhirnya kembali lagi ke Komplek CBD Polonia.

"Ini memang kegiatan rutin kami setiap akhir pekan. Kami manfaatkan waktu luang di pagi hari untuk menjaga kebugaran, dan berbaur bersama masyarkat. Ini juga jadi ajang kampanye hidup sehat, agar kondisi kita tetap sehat dalam mengamankan wilayah hukum kami Polrestabes Medan," ucap Jean Calvijn.

Ditambahkan Jean Calvijn, pihaknya memastikan keamanan warga yang ingin berolahraga di area - area CFD yang ada di kota Medan, karena meskipun di akhir pekan, Polrestabes Medan tidak pernah berhenti melaksanakan patroli rutin.

"Untuk menjaga keamanan, kami juga tidak berhenti berpatroli dan .melakukan penindakan kejahatan meskipun di akhir pekan. Untuk masyarakat yang ingin berolahraga jangan takut, kami pastikan akan melakukan tindakan tegas bagi pelaku - pelaku kejahatan yang masih berani beraksi di kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang yang masuk dalam wilayah hukum kami (Polrestabes Medan)," pungkasnya. (Indra hasibuan) 




Unit Reskrim Polsek Medan Area Tembak Seorang Lelaki Pencurian Rokok

By On 11/02/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Personel Unit Reskrim Polsek Medan Area menembak seorang pria berinisial MK (22), pelaku pencurian rokok senilai Rp39 jutau.

Sebelum ditangkap dan ditembak karena berupaya kabur saat pengambangan kasus, MK bersama dua rekannya berhasil mencuri rokok senilai hampir mencapai Rp40 juta itu dari sebuah toko di Jalan Selamat No. 11 A–B, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

MK ditembak di bagian kaki setelah mencoba kabur saat hendak dibawa untuk pengembangan kasus. Dua rekan MK, IH (20) dan MN (30), juga ditangkap tanpa perlawanan. Ketiganya kini ditahan di Mapolsek Medan Area.

Kapolsek Medan Area AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan kasus tersebut dilaporkan oleh M. Nasir (47), pemilik toko, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

"Korban kehilangan 120 slop rokok berbagai merek dengan nilai sekitar Rp39 juta,” ujar Dwi Himawan dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/10/2025).

Menurut Dwi, pencurian itu terungkap dari rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan MK, mantan pegawai toko, sedang mengangkut rokok keluar dari tempat usaha tersebut. 

Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi tiga pelaku yang memiliki peran berbeda.

"MK sebagai otak pelaku, IH mengantar dan menjual hasil curian, sedangkan MN membuka akses masuk ke toko karena mengetahui sistem pengamanannya," kata Dwi.

Tim Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Dian P. Simangunsong bersama Panit Opsnal menelusuri keberadaan para pelaku hingga ke sebuah rumah kos di Jalan Jermal VII, Medan Denai. 

Saat penggerebekan, polisi menemukan 31 bungkus rokok berbagai merek, sepeda motor Yamaha Mio hijau, dan pakaian yang digunakan saat beraksi.

Ketika hendak dilakukan pengembangan, MK berusaha melarikan diri ke arah semak-semak di kawasan Jalan Jermal XV. 

Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun pelaku tetap kabur hingga akhirnya dilumpuhkan. MK sempat dibawa ke rumah sakit sebelum digelandang ke kantor polisi.

Dalam laporan polisi bernomor LP/B/686/X/2025/SPKT/POLSEK MEDAN AREA/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, korban mengalami kerugian sebesar Rp39.860.000. 

Barang yang hilang antara lain 10 slop Sampoerna besar, 20 slop Sampoerna kecil, 20 slop Surya besar, 40 slop Surya kecil, dan 20 slop Magnum.

"Seluruh barang bukti sudah kami amankan. Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Dwi.

Ia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan di wilayah hukumnya. 

"Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kriminal di wilayah Polsek Medan Area. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional," kata Dwi Himawan.

Polisi, kata Dwi, masih mengembangkan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus pencurian tersebut. (Indra hasibuan) 

Lokasi Mesin Judi Tembak Ikan & Peredaran Narkoba Jenis Sabu di Brayan Menjamur, Diduga Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Bungkam, " Ada Apa?....

By On 11/01/2025

Keterangan Poto: Kantor Polsek Medan Barat

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Maraknya lokasi perjudian dan peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Medan Barat membuat warga resah dan khawatir akan masa depan para penerus bangsa.

"Saya sebagai warga Brayan resah atas adanya lokasi tembak ikan di Pajak Brayan, Lorong 7, dan Lorong 14 pinggir sungai deli, Jalan Karya celincing karena disitu juga marak penjualan narkotika jenis sabu-sabu" ucap salah satu warga sekitar berinisal JA (45) Kepada awak Media, Kamis (30/10/2025)

Menurutnya pihak Kepolisian Sektor Medan Barat terkesan cuek atas maraknya praktik perjudian dan peredaran narkotika jenis sabu-sabu tersebut.

"Tidak mungkin Polsek Medan Barat tidak mengetahui hal tersebut, karena saya lihat setiap hari ada saja Oknum petugas yang datang ke lokasi dengan maksud tujuan yang tidak saya ketahui, pengelola lokasi perjudian tersebut berinisial DS, dan Bandar narkoba berinisial HD" jelasnya

Ia berharap kepada bapak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku yang mencoba merusak akal dan pikiran para penerus bangsa.

"Saya berharap bapak Kapolda Sumut mampu menindak tegas segala bentuk pengaduan masyarakat khususnya perjudian dan narkoba di wilayah hukum Polsek Medan Barat" pungkasnya.

Ditempat terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat IPTU S, Sianturi saat dikonfirmasi Kamis (30/10/2025) memilih bungkam atas pengaduan masyarakat tetang maraknya peredaran narkoba dan judi di Kecamatan Medan Barat. (Red) 

Eks Dred’S Lounge & KTV Kembali Beroperasi Dengan Nama Baru Imperium Lounge & Ktv, " Ada Apa?..

By On 11/01/2025

Keterangan Poto:Eks D'Reds Longe & Ktv dan Sekarang Imperium Lounge & Ktv

MEDAN , DeteksiNusantara. Com. ~  Dred’S Lounge & KTV lokasi hiburan malam yang pernah digerebek dan di Police Line oleh Ditres Narkoba Poldasu pada saat itu di bawah komando Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SiK, MH kini kembali beroperasi di Jalan Gagak Hitam (Ringroad), Medan dengan menggunakan nama baru Sabtu 1 Nopember 2025.

Penggerebekan yang lalu mengungkap sejumlah barang bukti narkoba dan menyeret beberapa orang sebagai tersangka, seolah tak berbekas. Sempat disegel dan menjadi buah bibir warga, lokasi tersebut kini kembali gemerlap. Lampu disko berputar, musik berdentum keras hingga sampai subuh, dan pengunjung pun kembali memadati tempat itu.

Seorang warga sekitar  mengungkapkan keheranannya, "Dulu digerebek heboh, disegel pula. Sekarang buka lagi? Cuma ganti nama, tapi orangnya itu-itu juga," katanya. 

" Warga lain menambahkan, perubahan nama seharusnya tidak menghapus jejak hukum yang pernah menjerat tempat hiburan tersebut. "Kalau tiap ada masalah tinggal ganti nama, enak betul cara menghilangkan masalah hukum di kota ini. Tinggal cetak spanduk baru!" sindirnya pedas.

Kembalinya Imperium Lounge & KTV memicu pertanyaan tentang efektivitas pengawasan dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Terlebih, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak kini menjabat sebagai Kapolrestabes Medan.

 " Ditempat terpisah awak media mencoba Konfirmasi Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Muhammad Odi Batubara melalui HP Seluler terkait ada tidaknya dikeluarkan Ijin Jam Operasionalnya mengatakan, " Sudah kita tindak lanjuti berkoordinasi ke Pariwisata Provinsi, "Ungkap nya. 

Warganet pun tak ketinggalan menyuarakan kebingungan mereka. "Katanya disegel, kok bisa buka lagi? Jangan-jangan garis polisi bisa buka tutup kayak jam operasional," tulis seorang warganet di platform X, menyindir ketidakjelasan ini.

Masyarakat menuntut agar penegakan hukum tidak hanya menjadi tindakan sesaat, tetapi dilakukan secara konsisten. Hal ini penting untuk menghindari kesan tebang pilih dalam upaya pemerintah menertibkan aktivitas hiburan malam di Kota Medan. (Indra hasibuan). 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *