Binjai

HEADLINE NEWS

Wakapolrestabes Medan Sabtu Malam Minggu Saat Pimpin Apel KRYD Menegaskan : Seluruh Personel Harus Semangat Melaksanakan Tugas, Jangan Bermalas Malasan.

By On 11/24/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen SIK memimpin apel gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Jalan Meteorologi Raya, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (22/11/2025) malam. 

Dalam arahannya, AKBP Rudy Silaen menegaskan ke seluruh personel agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan jangan bermalas-malasan. Ia menekankan agar lebih meningkatkan pencegahan tindakan kejahatan seperti begal, rayap besi dan lain-lain.

"Kepada seluruh personel khususnya yang hadir dalam apel KRYD ini harus tetap semangat jangan bermalas-malasan. Karena kebiasaan buruk bisa merusak diri sendiri. Jadi tetaplah semangat dalam menciptakan Kamtibmas aman dan kondusif ditengah-tengah masyarakat," tegas Rudy Silaen.

"Agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi dan tetap percaya dengan kinerja polri. Untuk para anggota agar tetap setia kepada pimpinannya," tambahnya.

Selain itu, AKBP Rudy Silaen juga mengapresiasi kesigapan Kasi Propam Polrestabes Medan dalam mengatur personel kegiatan apel gabungan KRYD tersebut.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Kasi Propam Polrestabes Medan yang sigap mengatur personel dalam apel KRYD ini. Kasi propam luar biasa dan sigap," ujarnya.

Selanjutnya, Kabag Ops Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahean SIK SH MH  menekan kepada para Kapolsek agar mengawasi anggotanya dalam melaksanakan tugas, terlebih dalam pencegahan tindak kejahatan lewat patroli malam hingga pagi hari.

"Para Kapolsek tetaplah mengawasi anggotanya dalam melaksanakan tugas agar tepat sasaran dalam pencegahan dan antisipasi para pelaku kejahatan seperti begal, rayap besi, curanmor dan lainnya. Supaya masyarakat nyaman aman dalam melakukan aktivitasnya," pungkasnya.

Turut dalam apel KRYD Personel Brimob Polda Sumut, Samapta Polda Sumut, Samapta Polrestabes Medan, Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar SH MH, Kasat lantas AKBP I Made Parwita, S.H, S.I.K, M.Si Kabag Ops Kompol Pardamean Hutahaean SiK, Kasat Resnarkoba Rafli Yusuf Nugraha, para Kapolsek jajaran dan ratusan personel jajaran Polrestabes Medan. (Indra hasibuan). 



Polsek Sunggal di Bantu BKO SatBrimoda Poldasu Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dua Tempat Berbeda

By On 11/22/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Unit Reskrim Polsek Sunggal, dibantu BKO Sat Brimobda Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di dua tempat berbeda, Sabtu (22/11/2025) sekira pukul 00.30 WIB dinihari.

Operasi GSN tersebut, dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH didampingi Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Zulkifli Harahap serta puluhan personil polisi.

Untuk menciptakan situasi kondusif, awalnya tim gabungan melakukan penggerebekan sarang narkoba dan judi jenis tembak ikan di kawasan Jalan Medan-Binjai Km 16, Desa Serbajadi Kecamatan Sunggal Deli Serdang.

Di lokasi ini, tim gabungan tidak menemukan para pengguna atapun pengedar narkoba namun seluruh barak-barak narkoba yang digunakan untuk menkonsumsi sabu musnah dibakar.

Selanjutnya, personil polisi menuju kawasan Pria Laut Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal. 

Saat tiba di lokasi, terlihat beberapa orang lelaki yang melarikan diri dengan cara melompat ke aliran sungai Belawan. 

Rumah seorang warga yang diduga sebagai bandar narkoba tak luput dari penggeledahan namun tidak ditemukan barang atau  obat-obatan terlarang. 

Untuk mencegah maraknya peredaran narkoba, pihak kepolisian juga merobohkan barak-barak tersebut dan kemudian membakarnya. (Indra hasibuan) 

Mendapat Gelar Doktor , Brigjen Pol Dr  Gidion Arif Setyawan, SiK, SH, M. Hum Ikuti Prosesi Wisuda UB di Malang

By On 11/22/2025


MALANG , DeteksiNusantara. Com. ~ Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K, SH, M.Hum menghadiri & mengikuti prosesi wisuda Universitas Brawijaya (UB) periode V tahun akademik 2025/2026, yang digelar di Gedung Samantha Krida, Malang Kota, Surabaya, Sabtu (32/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. Berlangsung  sejak pagi hari diikuti oleh ratusan wisudawan dan wisudawati dari berbagai Fakultas Universitas Brawijaya (UB). Khusus Fakultas Ilmu Administrasi ada sebanyak 69 orang.

Brigjen. Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., SH., M.Hum menjadi mahasiswa program doktoral Fakultas Ilmu Administrasi-Universitas Brawijaya (FIA-UB), dengan masa waktu perkuliahan selama tiga tahun.

Setelah melihat beragam persoalan hukum yang dialami oleh anak-anak (khususnya anak di bawah umur) di masa dinasnya sebagai anggota Polri (Kapolres Metro Bekasi-Jakarta Utara), Gidion pun dengan bulat menulis disertasi dengan judul Collaborative Governance Perlindungan Anak Berhadapan Hukum (ABH). Menurutnya tulisan ini dinilai mampu menyelesaikan permasalahan sosial yang kerap terjadi hingga saat ini.

Selama mengikut perkuliahan, Gidion merupakan salah satu mahasiswa yang mendapat banyak pujian dan apresiasi dari para dosen penguji. Salah satunya dari Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M sebagai dosen penguji pada saat itu di Malang Kota, Rabu (28/5/2025) lalu.

”Pada kesempatan hari ini saya mengucapkan terimakasih & apresiasi kepada promovendus saudara Gidion Arif Setyawan yang ditengah kesibukan tugasnya sebagai anggota Polri dan berhasil menyelesaikan disertasi yang sangat luar biasa menurut saya,” ucap Prof. Dr. Dedi saat menjadi dosen penguji eksternal reviewer secara daring.

Tak sampai di situ, Prof. Dedi juga mengklaim jika disertasi yang telah dipaparkan tersebut dapat menjadi contoh atau roolmodel bagi penyelesaian Anak Berhadapan Hukum (ABH).

“Dan ini akan menjadi roolmodel bagi proses penyelesaian Anak Berhadapan Hukum (ABH) bagi kepolisian dan instansi terkait ke depannya,” tukasnya.

Sementara itu, Gidion usai mengikuti prosesi wisuda mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

“Beribu-ribu terimakasih saya ucapkan terkhusus kepada keluarga tercinta, orang tua, istri terkasih dan anak-anak yang telah mendukung saya hingga saat ini. Tak lupa saya pun berterima kasih kepada Bapak Kapolri, Bapak Wakapolri yang saat itu menjadi dosen penguji saya, begitupun dengan bagi para dosen pembimbing & penguji saya. Tanpa doa serta dukungan semuanya mungkin saya tidak bisa berdiri di sini (wisuda), sekali lagi terima kasih dan biarlah Tuhan membalas semua kebaikan Bapak/ibu semua,” tutupnya. (Indra hasibuan) 

Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Kasus Pembakaran Rumah Hakim, 3 Pelaku Dan 1 Penadah Ditangkap.

By On 11/21/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Sat Reskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus pembakaran dan pencurian rumah hakim Khamozaro Waruwu di Jalan Pasar 2 Komplek Taman Harapan Indah, Lingkungan 13, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang pada Selasa (4/11/2025) lalu.

Dari pengungkapan itu, polisi menangkap dan menahan 3 tersangka dan 1 penadah. Para tersangka bernama Fahrul Azis Siregar selaku mantan sopir korban, Oloan Hamonangan Simamora, Hariman Sitanggang dan Medy Mehamat Amosta Barus selaku pemilik Toko Mas Barus.


Kronologi Awal

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan kronologi sebelum dan sesudah pembakaran terjadi berdasarkan keterangan 48 saksi serta CCTV komplek.

Pada Selasa (4/11/2025) pukul 09.36 WIB, istri korban, Wina Falinda bersama sopirnya, Habib meninggalkan rumah menggunakan mobil Fortuner BK 1494 JA.

Saat meninggalkan rumah, istri korban mengunci pintu kayu tanpa mengunci pintu besi dan meletakkan kunci rumah di rak sepatu.

"Pukul 10.30 WIB, warga komplek melihat asap dirumah korban dan berteriak minta tolong. Rentang waktu tindakan kriminal ini selama 54 menit," ucap Calvijn saat menggelar konfrensi pers di Aula Bhayangkara Polrestabes Medan, Jumat (21/11/2025).

Hakim Khamazaro Waruwu yang saat itu sedang bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Medan mendapat kabar bahwa rumahnya terbakar.

Tak lama kemudian, korban tiba di lokasi dan melihat kamar utamanya sudah habis terbakar.


Muncul Kecurigaan Polisi

Kecurigaan polisi muncul saat seorang pria yang mengenakan helm dan mengendarai sepeda motor matik warna merah terpantau CCTV sedang mondar-mandir sebelum kejadian terbakarnya rumah hakim Khamozaro Waruwu pukul 10.07 WIB.

Tersangka Fahrul Azis Siregar mondar-mandir untuk memastikan tindakan kriminal mereka berjalan lancar. "Para tersangka masuk ke dalam rumah korban pukul 10.17 WIB," ujar Calvijn.

Setelah masuk, para tersangka mengambil perhiasan korban dan membakar rumahnya.


Peran Para Tersangka

Orang nomor satu di Polrestabes Medan ini menjelaskan peran-peran para tersangka yang telah diringkus.

Tersangka utama atau otak pelaku, Fahrul Azis Siregar selaku mantan sopir korban merencanakan perampokan dan pembakaran rumah hakim.

Dari hasil perampokan itu, Fahrul mendapatkan uang hasil ratusan juta hingga bisa membelikan sepeda motor dan cincin untuk sang istri.


"Cincin dari istri tersangka FA (Fahrul Azis) sudah kita sita," cetus Kombes Jean Calvijn.

Tersangka kedua, Oloan Hamonangan Simamora berperan sebagai mengetahui rencana pencurian dan pembakaran, menerima hasil kejahatan Rp25 juta serta ikut menjual perhiasan emas.

Tersangka ketiga, Hariman Sitanggang berperan membantu Fahrul Azis menjual perhiasan dan mendapatkan Rp5 juta.

"Untuk tersangka keempat, Medy Mehamat Amosta Barus selaku pemilik Toko Mas Barus berperan membeli perhiasan hasil kejahatan," pungkas Calvijn. (Indra hasibuan). 

Pewarta Polrestabes Medan Perkuat Solidaritas Lewat Kegiatan Jumat Barokah

By On 11/21/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali menggelar kegiatan Jumat Barokah di Sekretariat Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Jumat (21/11/2025) siang.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tersebut. Dalam kegiatan itu, Chairum menyerahkan paket sembako kepada pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan. Proses pembagian berlangsung tertib dan penuh keakraban.

Chairum menegaskan bahwa Jumat Barokah tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwartawan dalam naungan Pewarta Polrestabes Medan. Ia menyebut kebersamaan merupakan modal penting agar organisasi tetap solid dan mampu terus menghadirkan manfaat.

“Kita tetap jaga kebersamaan dan kepedulian. Berbagilah sesuai kemampuan, tidak harus banyak, yang penting tulus,” ujar Chairum memberi motivasi kepada para anggota.

Selain pembagian sembako, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan antara pengurus dan anggota, sebagai ruang menyerap aspirasi sekaligus memperkuat tali silaturahmi yang menjadi fondasi utama paguyuban ini.

Sejumlah anggota Pewarta turut menyampaikan apresiasi kepada Chairum yang konsisten menggerakkan kegiatan sosial sejak Jumat Barokah pertama kali digelar. Mereka menilai kepedulian Chairum menjadi energi positif bagi wartawan untuk tetap bersemangat dalam berkarya.

Agenda rutin ini juga dimanfaatkan sebagai evaluasi internal untuk memastikan program kerja Pewarta berjalan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menutup kegiatan, Chairum kembali menegaskan bahwa Jumat Barokah adalah nilai yang harus dirawat bersama. “Pewarta bukan hanya wadah profesi, tapi keluarga yang saling menguatkan,” ujarnya.

Dengan terlaksananya Jumat Barokah, Pewarta Polrestabes Medan berharap terus memperkuat solidaritas antarwartawan sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat luas. (Indra hasibuan) 

Dalam Tempo 42 Hari Kerja SatNarkoba Polrestabes Medan Musnahkan Narkotika Senilai Rp 50 Miliar

By On 11/20/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan selama periode  tanggal 9 Oktober dan 19 November 2025 (42 hari) dengan jumlah tersangka 212 di seluruh wilayah hukum Polrestabes Medan. Barang bukti yang dimusnahkan  senilai Rp 50 miliar. Narkoba yang dimusnahkan meliputi pil ekstasi, daun ganja kering, sabu-sabu, dan liquid vape.

 "42 hari kerja petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan narkoba senilai 50 miliar, " ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Walikota Medan  Rico Tri Putra Bayu Waas, Waka Polrestabes AKBP Rudy Silaen, Kasat Narkoba Kompol Raffl Yusuf Nugraha, BNNK Deli Serdang, Kejari Medan, Bea Cukai, Dandim 02/01 dan pejabat teras lainnya, Kamis (20/11/2025). 

Tentunya, untuk terus berperang dan tuntaskan penanganan masalah narkoba dari semua lini, dimulai dari hulu sampai dengan hilir. 

"Pemberantasan narkoba dilakukan tanpa henti dimulai dari sisi supply maupun sisi demand, sehingga pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara komprehensif, " tambah Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.  

Kata dia keberhasilan menanggulangi peredaran gelap narkoba ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak, termasuk kerjasama antara Polrestabes Medan dan Polsek jajaran, serta adanya informasi dari masyarakat dan media. 

Ditambahkannya, pengungkapan 173 kasus yang terberat di seluruh wilayah Polrestabes Medan. Dengan jumlah tersangka 212 orang dan barang bukti berupa Sabu seberat 60.233, 91 gram (60 Kg) 8 kilogram sudah dimusnahkan di Bareskrim Polri, ekstasi 446 butir, ganja seberat 2.166, 72 gram (2 Kg), pohon ganja 1 batang, happy five 274 butir dan cartridge POD sebanyak 35 cartridge POD mengandung obat keras (MDMA, kokain, etomidate dan ketamine). 

Dalam keterangannya, Kombes Jean Calvin Simanjuntak mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengungkap kasus terkait liquid vape yang mengandung MDMA. Selain itu, ditemukan indikasi bahwa poken (narkoba jenis tertentu) juga mulai dicampurkan ke dalam liquid vape. "Ini sangat perlu diantisipasi. Mereka tidak lagi menggunakan konsep vape biasa, tetapi menjadikan liquid ini untuk cartridge dan pod setting," ujarnya.

Polrestabes Medan juga telah melakukan 15 kegiatan penggerebekan sarang narkoba dan loket narkoba. Di Polsek Sunggal, delapan barak narkoba berhasil dibumihanguskan, termasuk di Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, dan beberapa lokasi lainnya seperti Pria Laut, Medan Sunggal Barat, Klambir 5, Gang Tower, dan Klambir 5.

 "Perlu kolaborasi bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, BNN, dan masyarakat untuk mencegah pendirian kembali barak-barak narkoba yang sudah ditinggalkan," tegasnya.

Selain itu, beberapa lokasi peredaran narkoba di pinggiran jalan dan tengah kota juga berhasil diidentifikasi, seperti di Jalan Katamso Gang Mantri Kelurahan Aur, Jalan Katamso, Pasar Senen Kampung Baru, Jalan Parkit 5 Kelurahan Kenangan 10, Jalan Bunga Rampai, dan Jalan Bunga Pariaman.

Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap antara lain pengungkapan 8 kg sabu, 25 kg sabu, 10 kg sabu, dan 15 kg sabu. Dalam salah satu kasus, tersangka mencoba menghilangkan barang bukti dengan membuang 15 kg sabu ke laut, namun berhasil digagalkan oleh Sat Narkoba.

Kombes Jean Calvin Simanjuntak juga menyoroti modus operandi yang digunakan oleh para pelaku, termasuk peredaran narkoba di dalam dan pinggir jalan, seputaran sungai, rumah kosong, rumah kontrakan, kos-kosan, pinggiran rel, seputaran pemakaman umum, dan bahkan seputaran sekolah.

"Tidak boleh lagi terjadi peredaran narkoba di seputaran sekolah, tengah sawah, perkebunan, atau pemukiman penduduk," tegasnya.

Modus lain yang terungkap adalah penggunaan media sosial untuk transaksi narkoba. Polisi berhasil mengungkap empat kasus melalui media sosial. Selain itu, ada modus tim pantau yang menggunakan tim pengawas dan pengaman berlapis untuk menginformasikan jika ada petugas yang melakukan penindakan.

Dalam periode 42 hari terakhir, Polrestabes Medan berhasil mengungkap 35 kasus dengan 55 tersangka dan menyita 50 kg sabu. Dengan pengungkapan ini, polisi berhasil menyelamatkan sekitar 500 ribu jiwa dari bahaya narkoba, dengan nilai barang bukti mencapai kurang lebih 50 miliar rupiah.

Tiga polsek yang mendapatkan apresiasi khusus atas penindakan masif terkait narkoba adalah Polsek Medan Kota, Polsek Medan Baru, dan Polsek Medan Area. Namun, kecamatan lain seperti Percut juga menjadi perhatian karena peredaran narkoba yang cukup tinggi. 

Sementara itu, Walikota Medan Rico Waas memberikan apresiasi kepada Polrestabes Medan memberantas narkoba tanpa henti. Yang mana kejahatan tersebut harus dihentikan. "Saya dukung Kapolrestabes Medan bersama personelnya terus berantas narkoba dan ciptakan rasa aman di masyarakat, "  tandas Walikota Medan. (Indra hasibuan) 



Personel Polsek Sunggal Tingkatkan Keamanan di Bawah Arahan Kapolsek Kompol Bambang G. Hutabarat SH, MH, " Patroli Antisipasi 3C Begal & Geng Motor

By On 11/20/2025



MEDAN,DeteksiNusantara.Com.~  Untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Sunggal melaksanakan patroli antisipasi gangguan tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor), begal, serta aktivitas geng motor di wilayah hukum Polsek Sunggal, Kamis (20/11/2025).

Patroli digelar secara mobile dengan menyisir titik-titik rawan kejahatan, serta stasioner pada lokasi yang dianggap memiliki potensi gangguan keamanan. Beberapa lokasi yang menjadi fokus antara lain jalur utama, area pertokoan, pemukiman padat, hingga kawasan minim penerangan.

Kapolsek Sunggal Kompol Bambang G. Hutabarat SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk komitmen Polsek Sunggal dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. “Patroli kami tingkatkan, terutama pada jam-jam rawan. Tujuannya untuk mencegah tindak kriminal dan memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Selain menyisir wilayah, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, menghindari berkendara sendirian larut malam, serta memastikan kendaraan terkunci dengan aman. Para remaja yang nongkrong hingga tengah malam turut diberikan arahan untuk membubarkan diri.

Sepanjang pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Sunggal dilaporkan aman dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol. Kapolsek Kompol Bambang G. Hutabarat SH, MH menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan untuk menekan potensi kriminalitas di wilayah Sunggal. (Indra hasibuan). 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *