Binjai

HEADLINE NEWS

Meresahkan Masyarakat, Kos-kosan AAG Cottage/Homestay Diduga Sarang Narkoba dan Prostitusi


Medan - DeteksiNusantara.Com. Kos-kosan di Jalan Sisingamangaraja KM 6,5 Gang Mandailing Kampung Bantan, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, diduga sebagai sarang narkoba dan tempat prostitusi. 

Sebab, setiap hari terlihat pasangan pri dan wanita bebas hilir mudik keluar masuk di kos-kosan yang bernama AAG Cottage/Homestay VIP tersebut yang tepatnya berada di belakang Toko Roti Aroma. 




Akibat maraknya aktivitas narkoba dan prostitusi tersebut, warga sekitaran kos-kosan pun menjadi resah dan gelisah, takut berimbas kepada warga sekitar terutama remaja. 

"Setiap hari selain penghuni kos-kosan, siapa aja bebas keluar masuk di lokasi tersebut, bang. Asalkan kita bilang tamu dari penghuni kos tersebut. Walaupun ada satpam yang menjaga kos-kosan tersebut," kata warga sekitar berinisial D, Senin (22/1/2024) malam.  

Lanjut dikatakan D, bebasnya orang keluar masuk kos membuat warga menjadi resah dan gelisah. Apalagi tidak sedikit warga sekitar yang menyebut lokasi dimaksud diduga bebas narkoba dan prostitusi. 

"Sudah banyak warga yang tau gimana kos-kosan itu bang dan sudah disampaikan kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat. Namun oknum Kepling berinisial M tidak pernah melakukan pengecekan dan pendataan di kos-kosan tersebut," ujar D lagi. 

Diceritakan D lagi, sering ia mendengar dentuman suara musik hingga larut malam dari kos-kosan tersebut. 

"Sering kami dengar suara dentuman musik dari kos-kosan itu bang hingga larut malam. Tapi sang Kepling hanya diam saja dan tidak mendatangi kos-kosan itu," beber D. 

Mirisnya lagi, sambung D, beraninya para penghuni kos berbuat seperti itu diduga tak lepas dari salah seorang pengawas kos-kosan yang berasal dari oknum kepolisian yang bertugas di Polda Sumut. 

"Infonya bang, pengawas kos-kosan itu seorang perwira dari Polda Sumut bermarga Marpaung, makanya para penghuni kos berani berbuat sesuka hatinya," ungkap D. 

Tak hanya itu, warga sekitar yang berani berbuat macam-macam dengan para penghuni kos dan mengganggu kenyamanan di sekitaran kos-kosan,  akan mendapatkan makian dan perbuatan yang setimpal.

Hal ini diketahui dan terjadi dengan salah seorang warga sekitar berinisial R yang memarkirkan mobil miliknya di depan kos-kosan tersebut. Padahal mobil milik warga tersebut diparkirkan tepat di pinggir jalan. 

Namun mirisnya, ban mobil kiri belakang milik R tersebut diduga ditusuk hingga bocor oleh diduga satpam atau orang suruhan di kos-kosan tersebut. 

"Iya bang, baru lagi kejadian ban mobil milik warga sekitar ditusuk pisau hingga bocor dan tutup pentilnya juga dirusak hingga bocor juga. Sudah sering peristiwa ini dilakukan diduga satpam ataupun orang suruhan dari kos-kosan tersebut," jelas D. 

Oleh karena itu, D bersama warga sekitar yang merasa resah dan gelisah akan perbuatan diduga satpam dan orang suruhan di kos-kosan tersebut meminta aparat penegak hukum dan pemerintahan untuk segera menggerebek dan menertibkan kos-kosan tersebut. 

"Kami meminta kepada pihak kepolisian dari Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak serta aparat pemerintahan setempat, untuk segera menggerebek dan menertibkan kos-kosan tersebut," harap D. 

Sebab, lanjut D, warga semakin resah akan perbuatan diduga para penghuni kos dan orang suruhannya. Bila tidak segera digerebek dan ditertibkan, warga mengancam akan main hakim sendiri akan keberadaan kos-kosan AAG Cottage/Homestay tersebut.

"Bila tidak segera digerebek dan ditertibkan, kami warga sekitar berencana dan mengancam akan main hakim sendiri dan menggerebek kos-kosan AAG Cottage/Homestay yang diduga sebagai sarang narkoba dan prostitusi," tandas D. 

Sementara itu, Kepala Lingkungan (Kepling) setempat berinisial M yang dikonfirmasi terkait hal ini, Selasa (23/1/2024) pagi mengatakan akan menelusuri dan mengecek kos-kosan AAG Cottage/Homestay yang diduga sebagai sarang narkoba dan prostitusi tersebut. 

"Kita akan mengecek dan menelusuri keberadaan kos-kosan tersebut. Bila terbukti benar sebagai sarang narkoba dan prostitusi, serta sudah berbuat yang meresahkan kepada masyarakat sekitar, maka kita tidak segan-segan untuk menindak kos-kosan itu. Saya yang paling depan memimpin penindakan," tegas Kepling M. (Indra.Hasibuan)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *