Binjai

HEADLINE NEWS

Nandito Sihotang Tetap Ditahan Polrestabes Medan Meski Tak Terlibat Pencurian Besi, " Ada Apa???...

By On 12/03/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Nandito Sihotang alias Johan (29) ditangkap dan ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan meski tidak ada keterlibatan dalam perkara tindak pidana pencurian besi yang terjadi pada hari Selasa tanggal 14 Oktober 2025 di Seputaran Jalan Gatot Subroto No.244 D-E, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Hal itu diakui dan dinyatakan oleh terduga pelaku FSS alias Sotar, saat ditemui awak media di Rumah Tahanan (Rutan) kelas I Medan Tanjung Gusta pada Jumat 7 November 2025.

Ia juga membuat pernyataan tertulis bahwa Nandito Sihotang tidak ada keterlibatan dalam pencurian besi tersebut. Dan pada saat di BAP oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Medan ia juga menyampaikan bahwa Nandito Sihotang tidak ikut terlibat dalam pencurian besi itu.

"Saya siap disumpah apapun, bahwa Nandito Sihotang tidak saya kenal dan tidak ada keterlibatan atas peristiwa pencurian besi yang saya lakukan di Seputaran Jalan Gatot Subroto," ujar FSS kepada awak media, Jumat (7/11/2025) lalu.

Dijelaskannya, setelah selesai menggergaji besi di rumah kosong tersebut, ia melihat dan menghentikan Nandito Sihotang yang mengendarai becak berisikan nasi-nasi basi di dalam ember. Selanjutnya, memaksa Nandito untuk membantu mengangkat besi yang digergajinya namun Nandito Sihotang menolak permintaan FSS meski dirinya diancam. Saat itu juga polisi patroli melintas dan langsung mengamankannya dan diboyong ke Polrestabes Medan.

"Saya menghentikan Nandito Sihotang dan mengancamnya untuk mengangkat besi yang saya gergaji namun dianya menolak, saat itu juga polisi patroli lewat dan langsung mengamankan saya dan Nandito Sihotang," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia meminta bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK untuk segera membebaskan Nandito Sihotang. "Saya meminta dan berharap bapak Kapolrestabes Medan agar membebaskan Nandito Sihotang," pintanya.

Sonti Napitupulu (70) ibu kandungnya Nandito Sihotang kepada wartawan, Rabu (3/12/2025) mengatakan bahwa anaknya sebagai tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah setiap hari kini menjadi korban atas peristiwa yang dilakukan oleh terduga pelaku FSS.

"Anak saya tidak tau apa-apa dalam perkara pencurian besi yang dilakukan FSS. Terduga pelaku juga mengakui dan membuat pernyataan tertulis bahwa anak saya tidak terlibat. Namun, anak saya tetap juga ditahan oleh Satreskrim Polrestabes Medan," ucapnya dengan meneteskan airmata.

Wanita yang sudah berusia lanjut ini meminta dan berharap bapak Kapolrestabes Medan untuk memberikan keadilan terhadap anaknya yang tidak bersalah.

"Ibu kandung mana yang tega melihat anaknya di dalam penjara. Tolong saya bapak Kapolrestabes Medan, bebas anak saya. Anakku tidak bersalah pak, dia tidak ada keterlibatan dalam peristiwa pencurian besi itu pak," tangisnya berlinang airmata berharap anaknya yang tidak bersalah di bebaskan.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (3/12/2025) enggan memberikan komentar hingga berita ini diterbitkan. (Indra hasibuan). 

Terduga Dewi Astutiy BNN- BAIS TNI Berhasil Amankan Buronan Internasional Di Kamboja.

By On 12/03/2025



Jakarta, DeteksiNusantara. Com. ~  Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI serta Bea dan Cukai berhasil mengamankan pelaku DA alias Mami, buronan internasional dan aktor intelektual penyelundupan 2 ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025 serta beberapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.

Penangkapan pelaku DA ini dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi senyap lintas negara yang dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan. Operasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang sebulan sebelumnya menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk melakukan operasi pengejaran internasional.

Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang dipimpin Yudi Abrimantyo, yang berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional.

Proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar RI untuk Kamboja, Dr. Santo Darmosumarto, bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh. Di sisi lain, kerja sama erat dijalin dengan Wakil Kepala Kepolisian Nasional Kamboja, Chuon Narin, beserta jajarannya yang membantu proses penangkapan dan pengamanan di lapangan.

Pelaku DA yang juga menjadi buronan Korea Selatan, diamankan saat menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Operasi berlangsung cepat, presisi, dan tanpa menimbulkan gangguan publik. Setelah diamankan, Dewi dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antarotoritas.

Kepala BNN RI, mengapresiasi operasi yang dilakukan oleh tim dalam menangkap buronan pelaku DA di Kamboja.  Sebab, telah menjadi komitmen BNN dalam mengejar para pelaku kejahatan narkotika.

"Keberhasilan ini tentunya menegaskan komitmen BNN RI dalam mengejar pelaku kejahatan narkotika hingga ke luar negeri. Melalui sinergitas yang kuat antar lembaga negara maupun kepolisian negara sahabat," ujar Kepala BNN RI.

Setiba di Indonesia, Pelaku DA akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara. Jejaring ini diketahui beraktivitas dalam pengambilan dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, menuju Asia Timur dan Asia Tenggara.

BNN menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada penangkapan, tetapi akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir. (Indra hasibuan). 


#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

BBM Aman, Kapolrestabes Medan Pastikan Distribusi Dikawal dan Penjualan Ilegal Ditindak

By On 12/02/2025


MEDAN , DeteksiNusantara. Com. ~ Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke kantor Pertamina Patra Niaga di Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat,Selasa(2/12/25) sebagai langkah koordinasi untuk memastikan pelayanan dan distribusi BBM di Kota Medan berjalan aman dan lancar.

Dalam kegiatan itu, Kapolrestabes hadir bersama Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H.; Kasat Reskrim Bayu Putro Wijayanto, S.E., S.I.K., M.H., M.I.K.; serta P.s Kanit II Sat Intelkam Ipda Aliamsyah Batubara S.Ag. Sementara dari Pertamina Patra Niaga tampak hadir Grup Head Operation Regional Sumbagut Basuki Santoso dan Sales Retail Devian Faris.

Kapolrestabes menegaskan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang menjual BBM eceran dengan harga Rp50 ribu per botol aqua. “Penjual BBM eceran yang mematok harga lima puluh ribu per botol harus ditangkap,” tegasnya. Ia juga menyoroti kekurangan operator dispenser di sejumlah SPBU, serta menekankan agar pembelian menggunakan jeriken tidak dilayani. SPBU yang tidak beroperasi diminta memberikan pemberitahuan tertulis kepada masyarakat. Selain itu, Kapolrestabes meminta Pertamina melakukan live report mengenai ketersediaan stok agar informasi dapat diterima secara terbuka. “Stok harus dipastikan aman,” ujar Kapolrestabes.

Dalam himbauan bersama Pertamina, Kapolrestabes menyebut bahwa saat ini terdapat 91 SPBU yang beroperasi di Kota Medan dan seluruhnya telah ditempatkan personel Polri. Ia menambahkan bahwa 313 personel diterjunkan untuk membantu kelancaran antrean BBM maupun arus lalu lintas di sekitar SPBU. Pelayanan kepada masyarakat dilakukan melalui pengaturan pola antrean, pola pengisian, serta edukasi dan komunikasi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk berpindah ke SPBU lain jika menghadapi situasi stok habis, dan tidak perlu panik karena ketersediaan BBM dipastikan cukup.

Perwakilan Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama Polrestabes Medan siap mengamankan seluruh proses distribusi BBM ke SPBU di Kota Medan, serta memastikan masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penting dalam menjaga kelancaran penyaluran BBM di Kota Medan. Diperkirakan masih berpotensi muncul kemacetan akibat antrean BBM, keluhan masyarakat terkait pelayanan SPBU, hingga praktik penjualan eceran dengan harga tinggi. Juga terdapat potensi penghadangan truk tanki Pertamina saat distribusi. Untuk itu, direkomendasikan penempatan personel terbuka maupun tertutup di SPBU serta pengawalan terhadap truk tanki Pertamina selama proses pendistribusian BBM. (Indra hasibuan). 

Diduga Oknum Polisi Terlibat Utang, Korban Akan Tempuh Jalur Hukum dan Melaporkan ke Pimpinannya

By On 12/02/2025

Keterangan Poto Ilustrasi

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Seorang oknum Polisi yang bertugas dijajaran Polrestabes Medan diduga memiliki utang kurang lebih sebesar 7 juta rupiah kepada Khairunnas warga Jalan Bromo Medan. Ironisnya, Oknum Polisi itu diduga tidak ada niat untuk mengembalikan uang yang dipinjamnya hingga saat ini dan sudah berlangsung satu tahun.

Akibatnya, Khairunnas menyatakan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan oknum Polisi tersebut ke pimpinannya.

Diketahui oknum polisi itu berinisial I Tugas Luar (TL) dijajaran Polrestabes Medan.

Hal itu diungkapkan Khairunnas yang juga sebagai Wakil Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan didampingi istrinya kepada awak media di Medan, Selasa (2/12/2025).

Dijelaskannya, peminjaman uang yang dilakukan oleh oknum polisi itu secara bertahap dari tahun 2024 hingga mencapai 7 juta rupiah secara tunai. Namun hingga detik ini belum ada niat untuk mengembalikan sejumlah uang tersebut dan bahkan memblokir nomor kontaknya.

"Saya sudah ngomong bagus-bagus kepada (I) namun selalu berdalih dan selalu beribu alasan. Bahkan saat ini nomor handphone saya diblokirnya," ungkap Khairunnas dengan nada bergetar.

"Setiap saya bersama istri minta uang itu dikembalikan, dirinya beralasan tunggu mobilnya terjual dan rumah. Alasan seperti itu tidak masuk akal, sementara dia (I) masih Polisi aktif," tambahnya.

Untuk itu, lanjut Khairunnas, dirinya akan menempuh jalur hukum atas peristiwa tersebut.

"Dalam waktu dekat, saya akan menempuh jalur hukum dan melaporkan peristiwa ini kepada pimpinannya," tegasnya mengakhiri.

Terpisah, Oknum Polisi tersebut saat dikonfirmasi via WhatsApp ke nomor 082267310xxx, Selasa (2/12/2025) mengatakan sudah mencicil setiap bulannya dan mengaku persoalan tersebut antara istri.

"Sudah kita cicil itu bg tiap bulannya y...itu urusan SM istri saya tidak ada hubungannya SM saya. Tidak sebesar itu...cari informasinya yg jelas..bukan sgitu. Yg benar klo cari infonya ya..jgn asal2. Tiap bulan ada dibayar dicicil. Itu istri ke istri...y bg..laki2 ngk ikut campur," ungkapnya lewat pesan WhatsApp. (Indra hasibuan) 

Pertamina Patra Niaga Sediakan Layanan Telepon Khusus Bagi Instansi / Lembaga untuk Kebutuhan BBM dalam Penanganan Bencana di Wilayah Sumatera

By On 12/01/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mendukung penanganan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa pihaknya terus bergerak cepat untuk memastikan suplai energi tetap terjaga di tengah upaya evakuasi dan pemulihan kondisi masyarakat.

Menurut Mars Ega, kehadiran energi menjadi sangat krusial dalam mendukung operasional penanggulangan bencana seperti transportasi logistik, evakuasi warga, serta layanan darurat lainnya. Karena itu, ketersediaan BBM harus dipastikan aman dan bisa diakses secara cepat oleh pihak terkait di lapangan.

Untuk memastikan koordinasi kebutuhan BBM berjalan lebih responsif, Pertamina Patra Niaga menyiapkan Nomor Telepon Khusus yang dapat dihubungi oleh Instansi/Lembaga untuk penanganan bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar yang membutuhkan dukungan energi. Nomor layanan tersebut adalah 0822-7692-9620.

Melalui layanan ini, Pertamina berharap distribusi energi dapat terus terjaga dan menjangkau seluruh titik terdampak secara tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga juga memastikan seluruh tim operasional tetap siaga untuk memberikan dukungan terbaik di tengah kondisi darurat ini.

Sedangkan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait ketersediaan BBM dan LPG di daerah terdampak bencana banjir dan longsor, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.  (Indra hasibuan). 



Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal Bekuk 7 Spesialis Begal, 5 Orang Ditembak

By On 12/01/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Unit Reskrim Polsek Sunggal yang dipimpin oleh AKP Budiman Simanjuntak S.E M.H, kembali menorehkan prestasinya dalam memburu komplotan specialis begal malam.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H pada gelar kasus tindak pidana  Pencurian Dengan Kekerasan dan Tindak Pidana Pertolongan Jahat atau Tadah di Mapolsek Sunggal, Senin (01/12/2025).

Prestasi itu dibuktikan dengan 7 pelaku specialis begal malam berhasil diringkus. 7 pelaku yang diamankan adalah, VRM (20), JF (20), CPR (21), MF (18), DPD (22), AJW (17) dan HBS (31)

"Bahwa tersangka begal ini ada 7 orang yang berhasil kami amankan, 1 di antaranya adalah penadah, penampung atau penerima hasil dari kejahatan," jelasnya.

Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H mengatakan, dari 7 pelaku ini, ada 1 pelaku yang akan diserahkan ke Polsek Medan Tembung.

"untuk pelaku di antaranya satu sudah kita serahkan kepada Polsek Medan Tembung, mengingat karena memang pada saat kita melakukan pemeriksaan, interogasi yang bersangkutan atau tersangka tersebut tidak ada untuk ikut serta di wilayah kita , tapi terlibat dalam kasus yang sama di wilayah hukum Medan Tembung," katanya

Seakan tak pernah gagal dalam melancarkan aksinya, specialis begal malam ini mengakui telah beraksi di 24 TKP. Bahkan Para pelaku tidak segan untuk melukai korbannya. Selain kelompok spesialis begal, mereka melakukan aksinya menjelang pagi, dini hari.

" Untuk 7 tersangka ini, hasil pemeriksaan yang kita lakukan, secara mendalam, mereka mengakui sudah melakukan kasus pencurian dengan kekerasan ini di 24 TKP, ya, di 24 TKP yang ada di Kota Medan, bahkan ada beberapa TKP yang dilakukan di luar daerah Kota Medan," ungkap Kapolsek Sunggal.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 4 (Empat) unit Hendpone , Uang Tunai sebesar Rp. 7.500.000, 4 (Empat) unit Sepeda Motor Honda Beat, dan 1(satu) buah Jaket Warna Biru Liris Putih.

"Komplotan specialis begal yang telah beraksi di 24 TKP  disangkakan dengan Pasal 365 Ayat (2) Ke-2e KUHPidana dan terancam 9 tahun penjara," tegasnya. (Indra hasibuan) 

Bangunan Ruko Mewah Diduga Tanpa PBG  di Jalan Bahagia By Pass Medan Masih Beroperasi

By On 12/01/2025

Keterangan poto: Bangunan Mewah Ruko Tanpa BPG jln Bahagia By Pass Medan

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Bangunan mewah di Jalan Bahagia By Pass, Kelurahan Sudi Rejo II, Kecamatan Medan Kota diduga kuat berdiri tanpa izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ironisnya, meski sudah disurati oleh pihak kelurahan, kecamatan, dan Dinas Perkim, pembangunan terus berjalan tanpa ada hambatan Senin 1 Desember 2025.

"Salah seorang warga menduga adanya praktik "kong kalikong" antara pemilik bangunan dan pihak Kecamatan Medan Kota, "Ungkapnya.

"Logikanya, bangunan mewah tanpa PBG tidak ditindak, pasti ada keuntungan besar yang didapat pihak kecamatan sehingga mengabaikan PAD Kota Medan," ujarnya, Senin 1 /12/2025.

Pria berbadan kurus ini juga menyinggung pernyataan Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang telah menegaskan agar jajarannya serius meningkatkan PAD dan menindak bangunan liar.

"Kenyataannya, bangunan mewah tanpa PBG di Jalan Bahagia By Pass bebas berdiri megah dan baik pihak Kelurahan atau kecamatan diduga sengaja melakukan pembiaran," tegasnya. 

"Ketika dikonfirmasi Ulang terkait bangunan mewah tanpa BPG terletak di jalan Bahagia By Pass oleh awak media Kadis Perkim Kota Medan Jhon Lase mengatakan, Sudah SP 1, 2, 3. Tgl 17 November 2025 Sudah kita teruskan ke POL PP untuk penindakan.

Sedangkan Camat Medan Kota DR Raja Ian Andos Lbs .S.STP, MAP saat dikonfirmasi awak media juga mengatakan, Sudah disurati himbauan dari kelurahan dan kecamatan. Dari perkim juga sudah ada surat ke mereka dan Trantib kecamatan juga sudah turun berkali2 ke lokasi, " Ungkap Camat Medan Kota. 

"Sudah disurati himbauan dari kelurahan dan kecamatan. Dari perkim juga sudah ada surat ke mereka," katanya. 

Raja juga menambahkan bahwa Trantib juga telah berulangkali ke lokasi bangunan Trantib kecamatan juga sudah turun berkali-kali ke lokasi," terangnya mengakhiri. 

Kondisi ini memicu adanya dugaan bahwa pemilik Property bangunan merasa kebal hukum dan terang terangan menantang Pemerintah Kota (Pemko) Medan.  (Mashuri).    

Polri Hadir untuk Warga: 235 Jiwa Korban Banjir Hamdan Terima Bantuan dari Wakapolda dan Kapolrestabes Medan

By On 11/30/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Rony Samtana bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak hadir langsung di tengah warga korban banjir di Masjid Al Husna Dian Al Mahri, Jalan Pacar, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (30/11/2025). Kehadiran mereka disambut para pengungsi yang hingga saat ini masih terdampak luapan air Sungai Deli.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada warga Lingkungan VIII Kelurahan Hamdan. Total sebanyak 67 kepala keluarga atau 235 jiwa menerima paket bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan banjir.

Selain menyerahkan bantuan, Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan juga berjalan menyusuri kawasan permukiman terdampak, melihat langsung kondisi rumah warga serta berinteraksi dengan mereka untuk memastikan kebutuhan yang mendesak. Rombongan turut mengecek kondisi terbaru Sungai Deli yang sebelumnya meluap dan memicu genangan.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan jajaran Polda Sumut. Hadir dalam rombongan di antaranya Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Karo SDM Polda Sumut, Dir Pam Obvit Polda Sumut, Kabid Dokkes Polda Sumut, Kabag Ops Polrestabes Medan, Kabag Log Polrestabes Medan, Kapolsek Medan Kota, Kapolsek Medan Helvetia, serta Kepling VIII Kelurahan Hamdan.

Polrestabes Medan menegaskan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk bantuan tanggap bencana, tetapi juga memastikan keamanan, ketertiban, serta perlindungan bagi masyarakat yang tengah mengalami masa sulit. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjalankan fungsi Harkamtibmas secara humanis dan berkelanjutan. (Indra hasibuan). 

KRYD dan Patroli Blue Light Digelar, Kapolrestabes Medan Instruksikan Pengamanan SPBU dan Pendataan Posko Pengungsian

By On 11/30/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Polrestabes Medan melaksanakan Apel Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Rayon 1, 2 dan 3 serta Patroli Blue Light pada Sabtu (29/11/2025)  pukul 21.10 WIB. 

Apel digelar di Lapangan Astaka Dispora Sumut sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Apel dipimpin Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolrestabes Medan, Pejabat Utama Polrestabes Medan, Kapolsek jajaran, serta personel Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Samapta, dan seluruh Polsek jajaran.

Untuk mendukung pelaksanaan KRYD dan Patroli Blue Light, Polrestabes Medan mengerahkan sejumlah kendaraan dinas, antara lain 9 unit mobil Sat Lantas, 1 unit mobil Samapta, 1 unit mobil Inafis, 2 unit mobil URC, 2 unit mobil Si Propam, 4 unit mobil Patroli Presisi, serta 3 unit Beat Patroli Polsek.

Pada pukul 21.15 WIB, Kapolrestabes Medan menyampaikan arahan dan menyatakan apresiasi atas kesiapsiagaan personel yang tetap bertugas maksimal meski tiga hari terakhir dihadapkan pada dinamika penanganan bencana. Ia menegaskan bahwa meskipun merupakan hari libur, tugas kepolisian tetap harus dijalankan dengan penuh pengabdian dan rasa bangga.

Kapolrestabes juga mengapresiasi para Kapolsek yang turun langsung membantu masyarakat dengan peralatan seadanya, termasuk yang memberikan makanan dan minuman kepada warga. Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan baik, serta mengingatkan pentingnya empati, merujuk pada situasi di Sibolga yang tengah mengalami penjarahan akibat terlambatnya penyaluran makanan.

Dalam arahannya, Kapolrestabes menekankan kembali pentingnya Commander Wish, terutama terkait pengawasan. Ia memerintahkan operator kendaraan dinas untuk berdiri di samping kendaraan masing-masing, serta meminta seluruh posko pengungsian didata hingga Senin. Distribusi bantuan, baik yang sudah maupun belum tersalurkan, diminta melibatkan Bhabinkamtibmas.

Terkait pengamanan SPBU, Kapolrestabes menegaskan bahwa pada lokasi antrean panjang harus ditempatkan minimal tiga personel. Ia juga mengarahkan pengaturan lalu lintas difokuskan pada hari Sabtu dan Minggu. Para Kapolsek diminta mengajukan kebutuhan personel melalui nota dinas yang wajib diterima Kapolrestabes pada Senin, 1 Desember 2025. Pada hari yang sama, akan digelar apel pimpinan yang turut diisi pengecekan urine personel dan pembentukan peleton khusus bagi personel yang terindikasi positif.

Kabag Ops Polrestabes Medan, Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K., M.H., juga memberikan arahan, menegaskan agar seluruh operator dan sopir kendaraan dinas siaga berada di samping kendaraan masing-masing.

Apel KRYD ditutup pada pukul 21.35 WIB, dan seluruh personel kemudian digerakkan untuk melaksanakan patroli serta kegiatan pengamanan di seluruh wilayah hukum Polrestabes Medan. (Indra hasibuan) 

Paguyuban Akpol 2005 Kirim Ribuan Paket Sembako ke Sumbar, Aceh dan Sumut

By On 11/30/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Paguyuban Tathya Dharaka Akpol angkatan tahun 2005 mengirimkan ribuan paket sembako untuk warga terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut diberangkatkan melalui KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (29/11).

Paket bantuan yang berisi beras premium, minyak goreng, gula pasir, dan mie tersebut merupakan respons cepat para alumni.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat yang hadir dalam prosesi pemberangkatan menyatakan, "Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian alumni Akpol 2005 kepada masyarakat Sumatera yang sedang tertimpa musibah. Kami pastikan pengiriman menggunakan KRI dr. Radjiman berjalan dengan aman hingga tiba di tujuan."

Wahyu menambahkan bahwa penyaluran di Sumatera akan dikawal oleh alumni Akpol 2005 yang bertugas di daerah.

"Sampai di Sumatra nanti, rekan-rekan alumni Akpol 2005 yang bertugas di sana akan langsung menyalurkan bantuan ini agar lebih tepat sasaran dan tepat waktu," ujarnya.

Konfirmasi juga datang dari Kapolres Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah Tobing, sebagai sesama alumni. Ia menegaskan bahwa bakti sosial ini adalah komitmen paguyuban.

"Bakti sosial ini merupakan bentuk solidaritas dan empati Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 kepada saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana alam. Ini sudah menjadi tradisi kami," kata Martuasah.

Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Sumatera yang sedang tertimpa musibah. Semoga apa yang dilakukan Paguyuban Tathya Dharaka bisa memberikan manfaat," tuturnya.

Martuasah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepekaan sosial dan solidaritas dalam menghadapi situasi sulit. (Indra hasibuan) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *