Binjai

HEADLINE NEWS

Diduga THM Morskoy Cafe Pool Rooftop Sediakan Minuman Keras Dan Pil Ekstasi

By On 12/14/2025



MEDAN // DeteksiNusantara. Com. Tempat hiburan malam (THM) Morskoy Cafe Pool Rooftop yang berada di Jalan Suasa / Asia Kelurahan Sei Rengas II Kecamatan Medan  Area  ada dugaan terindikasi sarangnya peredaran narkotika jenis ekstasi (Inex) dan minuman keras (miras) Sabtu (13/12/2025 ) 

Pasalnya, pemilik atau Owner tempat hiburan malam Morskoy Cafe Pool Rooftop berdasarkan informasi dilapangan diduga Inisial A dan A tersebut terkesan menantang aparat penegak hukum (APH) yang baru Buka sekitar dua minggu lalu saat awak media investigasi dilapangan dan lokasi tersebut tepatnya berseberangan dengan Vihara atau Kelenteng tempat Sembahyang orang keturunan Tionghoa

"Diduga di tempat hiburan malam itu lengkap dan gampang didapat menyediakan berbagai merek pil ekstasi dengan harga yang bervariasi dari harga 280 ribu hingga 300 ribu  perbutirnya. 

Hal itu, disampaikan salah seorang pengunjung sebut saja namanya Horlando (49)  dan seorang penjaga Parkir berikut Security kepada awak media DeteksiNusantara. Com Sabtu malam Minggu 13/12/2025.

Sesuai amatan awak media dilokasi tempat hiburan malam tersebut tadi malam sempat kaget lantaran dari luar parkiran sangat kedengaran sekali dengtuman suara musik Dj yang sangat keras ditambah lagi hampir rata rata pengunjung disana adalah Warga Keturunan Tionghoa apalagi ketepatan istilah kata hari Weekend  Jumat - Sabtu malam minggu dipastikan sangat ramai pengunjung. 

"Kalau mau happy disitu Bang Morskoy Cafe Pool Rooftop Ungkap penjaga Parkir lantaran baru buka sekitar dua minggu lalu  pokoknya enak dan nyaman lah bang," tandasnya.

"Ditempat terpisah Kapolsek Medan Area Kompol. Dwi Himawan SiK saat di konfirmasi awak media DeteksiNusantara. Com Sabtu (13/12/2025) melalui Via pesan Whatsaap dengan nomor 0853 1919 ×××× belom mau jawab. 

Sedangkan KasatNarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha SiK dengan hal yang sama ketika di konfirmasi awak media melalui pesan Via Whatsaap dengan nomor 08218467×××× hingga berita ini layak ditayangkan masih belom berani jawab alias bungkam. 


(Tim).

Polrestabes Medan Gelar Apel KRYD di Lapangan Merdeka, Tujuannya Jaga Kamtibmas dari Berbagai Kejahatan

By On 12/14/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Polrestabes Medan menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Lapangan Merdeka, Kota Medan, pada Sabtu malam (13/12/2025). 

Kegiatan apel pasukan ini dilakukan secara rutin satu minggu sekali setiap hari Sabtu malam, dengan lokasi yang selalu berpindah antar Polsek jajaran Polrestabes.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH, dalam siaran pers kepada wartawan menyatakan bahwa KRYD bertujuan mengantisipasi dan mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. "Dengan adanya KRYD ini menunjukkan bahwa Polisi hadir di tengah-tengah masyarakat, guna menjaga situasi Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif," ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan untuk menindak berbagai kejahatan seperti perdagangan sabu-sabu, pencurian (rayap besi dan kayu), tawuran, genk motor, begal, serta memastikan kelancaran lalu lintas. "Semoga dengan rutin dilaksanakan, situasi Kamtibmas di Kota Medan yang kita cintai tetap terjaga," tandas Kombes Calvijn.

Dalam apel KRYD hari ini, turut hadir para pejabat utama Polrestabes, Kapolsek, Kanit jajaran, serta pihak terkait lainnya yang bekerja sama untuk menjaga keamanan Kota Medan  (indra hasibuan). 

Apel Gabungan KRYD di Lapangan Merdeka, Polrestabes Medan Jaga Kondusivitas Kota

By On 12/14/2025


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Polrestabes Medan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Rayon 1, 2, dan 3 pada Sabtu, (13/12/ 2025), sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polrestabes Medan. Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang digelar di Lapangan Merdeka Medan.

Apel dipimpin Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen dan diikuti pejabat utama Polrestabes Medan, para Kapolsek jajaran, personel Sat Brimob Polda Sumut, Dit Samapta Polda Sumut, serta personel Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Samapta Polrestabes Medan, dan personel Polsek jajaran.

Dalam arahannya, Wakapolrestabes Medan menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel, termasuk pengecekan kehadiran anggota. Ia menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh personel yang terlibat serta mengingatkan agar pelaksanaan KRYD dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari, dinilai penting untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman.

Arahan selanjutnya disampaikan Kabag Ops Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahaean. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan respons cepat para Kapolsek dalam mendampingi anggota di lapangan. Para Kapolsek dan komandan rayon diminta saling berkoordinasi selama pelaksanaan KRYD, memastikan tidak ada personel yang meninggalkan kegiatan tanpa izin, serta melaporkan perkembangan situasi secara berkala pada jam-jam rawan.

Selain penekanan pada kesiapsiagaan operasional, seluruh personel juga diingatkan untuk menjaga kesehatan agar pelaksanaan tugas berjalan optimal. Para Kapolsek diminta memastikan kehadiran personel yang terlambat maupun yang sebelumnya tercatat tanpa keterangan.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli sebagai langkah preventif Polrestabes Medan dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Medan. (Indra hasibuan). 

Kinerja Satnarkoba Polrestabes Medan Dipertanyakan ? Warga Kota Medan : Kami Resah Dilingkungan Kami banyak Yang Jual Sabu

By On 12/13/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Polrestabes Medan kembali menuai sorotan, kinerja Satnarkoba Polrestabes Medan dinilai tidak mampu membersihkan kawasan yang dianggap sebagai kampung narkoba.

Diantaranya seperti :

Jl Sreng

Jl Yossudarso Lorong 14 

Jl Masjid Taufik 

Jl Ampera III Kuburan

Jl Kampung Durian 

"Kuat dugaan Kelima jalan yang tidak jauh dari Polrestabes Medan tersebut dikenal sebagai tempat paling aman untuk mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

"Kelima jalan itu diduga bekerja dengan Aparat Penegak Hukum, karena setiap di grebek pastinya udah kosong duluan lokasi bang" ucap seorang pria berinisial KL yang sebelomnya namanya tidak ingin dipublikasikan Sabtu (13/12/2025)

Ia juga menambahkan, sangat kecewa dengan kinerja Satnarkoba Polrestabes Medan yang tidak serius dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkhususnya warga tinggal di seputaran basis Narkoba. 

"Mereka (Satnarkoba Polrestabes Medan) selalu memaparkan hasil penggrebekan dengan jumlah besar tapi disekitar mereka masih banyak yang jual sabu, apakah para bandar yang tidak jauh dari Polrestabes Medan tersebut terkesan diduga di pelihara atau bagaimana kita juga tau" pungkasnya.


Sementara ditempat terpisah, ketika Wartawan DeteksiNusantara. Com mencoba konfirmasi kepada KasatNarkoba Polrestabes Medan Jumat siang 12 Desember 2025 disalah satu tempat hiburan malam ( THM) kota Medan dengan adanya peredaran Narkoba jenis Pil Ekstasi dengan berbagai merek dan harga perbutir mencapai 280 - 300 ribu menurut sumber salah satu pengunjung yang di percaya juga KasatNarkoba belom mau menjawab. 

Hal yang sama Kapolsek Medan Area Kompol Dwi Himawan Chandra SiK, MM Jumat 12 Desember 2025 saat Wartawan DeteksiNusantara. Com Konfirmasi prihal dugaan adanya peredaran Narkoba Pil Ekstasi ditempat hiburan malam kota Medan Karaoke Morskoy Cafe Pool Rooftop di jalan Suasa / Asia Kelurahan Rengas II Kecamatan Medan Area melalui pesan Via WhatsApp sampai saat ini juga masih bungkam. 

Hingga berita ini ditayangkan Sabtu 13 Desember 2025 Kapolrestabes Medan melalui KasatNarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha. SH, SiK, M. I. P tidak merespon Konfirmasi Wartawan DeteksiNusantara. Com yang dilayangkan melalui pesan Via Whats App Jumat 12 Desember 2025 terkait diduga bebasnya peredaran Narkoba Sabu Sabu atau jenis Pil Ekstasi di salah satu Tempat Hiburan Malam ( THM) Karaoke Morskoy Cafe Pool Rooftop di Jalan Suasa / Asia ,KasatNarkoba masih diam alias bungkam. 

(Tim/red). 







AMSBPBS Desak Penetapan Bencana Nasional, Massa Sempat Berteduh di DPRD Sumut Saat Hujan

By On 12/13/2025



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Sekitar 100 massa dari Aliansi Masyarakat Sumut Bersatu Peduli Bencana Sumatera (AMSBPBS) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut dan Kantor Gubernur Sumut, Jumat (12 /12/ 2025). Aksi yang dipimpin Lamsiang Sitompul dan Johan Merdeka itu menyoroti penanganan banjir di Sumatera dan mendesak pemerintah pusat menetapkannya sebagai bencana nasional.


Massa datang menggunakan satu unit mobil L-300 BK 8120 GI dengan perlengkapan pengeras suara, genset, serta sejumlah spanduk berisi tuntutan pemulihan hutan dan penindakan terhadap pelaku perambahan. Mereka juga menyoroti pejabat yang dianggap tidak tegas menindak kerusakan hutan maupun lamban dalam respons penanganan bencana.


Setibanya di DPRD Sumut, massa langsung melakukan orasi. Namun hujan deras yang turun membuat peserta aksi masuk dan berteduh di halaman Gedung Rapat Paripurna DPRD Sumut setelah mendapat izin dari petugas keamanan. Usai hujan mereda, massa kembali melanjutkan orasi dengan tuntutan agar pemerintah mempercepat penanganan bencana di seluruh wilayah terdampak.


Anggota DPRD Sumut dari Komisi E, Pendeta Berkat Lauli, hadir menemui massa. Ia menyampaikan bahwa DPRD turut merasakan duka yang sama dan akan membawa usulan penetapan bencana nasional untuk Sumut, Aceh, dan Sumbar dalam rapat gabungan. Ia juga menyatakan kesiapan DPRD menandatangani surat pernyataan dukungan atas tuntutan yang disampaikan.


Perwakilan massa turut mengungkap kekhawatiran mengenai dampak berantai bencana, termasuk potensi krisis pangan di Pulau Nias, serta mendesak penutupan PT TPL yang dianggap merusak hutan tanpa memberikan kontribusi bagi masyarakat.


Aksi kemudian ditutup dengan pembacaan surat pernyataan berisi tiga desakan utama: penetapan bencana nasional, pembentukan Badan Reformasi Bencana Alam, dan penindakan terhadap perusahaan yang terlibat dalam perambahan hutan. Setelah itu, massa membubarkan diri secara tertib.


Seluruh rangkaian kegiatan dipantau langsung oleh Kasat Intelkam Polrestabes Medan, Kompol Lengkap Suherman Siregar, yang turut berkoordinasi dengan koordinator aksi. Pengamanan di lapangan juga dikoordinasikan oleh Kabag Ops Polrestabes Medan, Kompol Pardamean Hutahaean, bersama personel pengamanan terbuka dan tertutup.


Sat Intelkam Polrestabes Medan memastikan pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi dinamika aksi serupa di kemudian hari. (Indra hasibuan) 

Komitmen Pewarta Polrestabes Medan Terus Berlanjut Menebar Kepedulian di Program Jum'at Barokah

By On 12/12/2025


Medan, DeteksiNusantara. Com. ~  Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya untuk menebarkan kepedulian dan kebahagiaan kepada sesama melalui program rutin Jum'at Barokah. Kegiatan yang digagas sebagai bentuk solidaritas antarjurnalis ini kembali digelar di Markas Besar Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Jumat (12/12/2025) siang.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH, memimpin langsung kegiatan pembagian paket sembako kepada para pengurus dan anggota. 

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan wujud nyata kebersamaan dan kepedulian antarsesama pekerja media, terutama di masa sulit setelah musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara baru-baru ini.

“Semoga rekan-rekan Pewarta dapat terbantu dan semakin memperkuat komitmen untuk saling berbagi, minimal kepada warga di sekitar kita,” ujar Chairum Lubis.

Banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas jurnalis di lapangan. Sejumlah wartawan Pewarta Polrestabes Medan turut terdampak dan mengalami kerugian. Di tengah kondisi tersebut, solidaritas antar sesama pewarta kembali menjadi kekuatan yang mempererat hubungan sekaligus menjadi ruang penguatan mental bagi para jurnalis yang tetap harus menjalankan tugasnya di tengah bencana.

Kegiatan Jum'at Barokah kali ini tidak hanya diisi dengan penyaluran bantuan, tetapi juga sesi berbagi cerita dan pengalaman di antara wartawan. Momen tersebut menjadi ruang untuk saling menguatkan, membahas tantangan liputan pascabanjir, sekaligus merawat rasa kebersamaan dalam komunitas jurnalistik.

Pada kesempatan itu, Chairum Lubis juga memohon doa dari seluruh rekan untuk proses pemulihan kesehatan dirinya yang kini menunjukkan perkembangan positif. Ia turut memberikan apresiasi kepada seluruh wartawan yang tetap konsisten menjalankan tugas jurnalistik meski menghadapi berbagai hambatan.

“Semangat rekan-rekan adalah energi bagi kita semua. Kita saling menguatkan agar tetap profesional, tetap peduli, dan terus membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Program Jum'at Barokah menjadi simbol bahwa profesi jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga membangun solidaritas sosial, terutama ketika bencana melanda. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari kontribusi nyata Pewarta Polrestabes Medan bagi masyarakat dan komunitas pers di Sumatera Utara.   (Indra hasibuan). 

Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Drs. Safwan Khayat Soroti Kasus Pembunuhan Melibatkan Anak Usia 12 Tahun

By On 12/12/2025


Medan , DeteksiNusantara. Com. ~ Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Drs. Safwan Khayat, angkat bicara terkait kasus tragis yang melibatkan seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang diduga membunuh ibu kandungnya dengan 20 luka tusukan di kawasan Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (10/12/2025).


Safwan Khayat menilai kasus ini harus ditangani dengan sangat hati-hati, mengingat pelaku masih di bawah umur dan masih berada pada masa perkembangan psikologis yang rawan.


Menurutnya, perlu ada pendalaman khusus dalam proses pemeriksaan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan anak sebaiknya dilakukan oleh polisi wanita (Polwan) yang profesional, memiliki kemampuan pendekatan terhadap anak, serta memahami situasi psikologis korban maupun pelaku.


 “Dalam kasus seperti ini, pemeriksaan anak harus dilakukan dengan cara yang sangat khusus. Polwan profesional sebaiknya dilibatkan, dan pemeriksaan wajib menghadirkan psikolog untuk menggali kondisi mental dan emosional anak tersebut,” ujar Safwan Khayat.


Ia juga meragukan kemungkinan teknis bahwa seorang anak perempuan berusia 12 tahun mampu melakukan aksi penusukan sebanyak 20 kali tanpa adanya faktor lain. Menurutnya, dugaan ini membutuhkan kajian lebih mendalam dari pihak berwenang.


 “Secara logika, sulit membayangkan anak seusia itu mampu melakukan penusukan sebanyak 20 kali. Ini perlu ditelusuri secara ilmiah dan profesional. Jangan ada asumsi sebelum penyelidikan lengkap,” tegasnya.


Selain itu, Safwan Khayat menyoroti lemahnya perhatian pemerintah Kota Medan terhadap persoalan anak, baik dari sisi pengawasan, pembinaan mental, maupun pencegahan kekerasan dalam keluarga.


 “Kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah Kota Medan belum maksimal dalam mengatasi persoalan anak. Mulai dari pendidikan karakter, kondisi sosial keluarga, hingga penyediaan ruang konseling masih jauh dari memadai,” ungkapnya.


Ia berharap kasus ini menjadi momentum bagi seluruh pihak—pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga perlindungan anak, serta masyarakat—untuk lebih serius melakukan langkah pencegahan kekerasan dan memastikan perlindungan anak di Kota Medan. (Indra hasibuan) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *