» » Kapolres Pelabuhan Belawan Himbau kepada Warga untuk tidak Menyebarkan Berita Hoaks

Kapolres Pelabuhan Belawan Himbau kepada Warga untuk tidak Menyebarkan Berita Hoaks

Penulis By on 2.27.2019 |







DNO  /      Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengimbau kepada warga untuk tidak menyebarkan berita hoaks.

Sebab apabila itu terjadi, baik pembuat maupun penyebar dapat terkena sanksi hukum pidana.

Imbauan tersebut disampikan orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan usai menyerahkan 500 paket buah tangan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH kepada kaum dhuafa dan anak yatim di Mesjid Nurul Yaqin Lingkungan 15 Keluruhan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (24/2/2019).

“Sebelumnya, saya menyampaikan permintaan maaf karena Kapolda Sumut tak dapat hadir lantaran adanya kesibukan.
Dalam hal ini, kita mengimbau masyarakat khususnya warga masyarakat Kecataman Medan Marelan untuk tidak menyebarkan berita-berita hoaks,” ujar AKBP Ikhwan Lubis dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Senin (25/2/2019).

Untuk itu, sambung Kapolres menegaskan kepada warga untuk lebih berhati-hati dalam penyebaran sebuah peristiwa, terlebih lagi dari sumber yang belum tentu kebenarannya.

“Saya tegaskan kembali kepada seluruh warga yang ada di Lingkungan 15 untuk lebih berhati-hati dalam penyebaran suatu peristiwa. Sebab apabila terjadi, baik pembuat maupun penyebar dapat dijerat Undang-Undang ITE,” tegas Ikhwan.

Kendati demikian, Ikhwan menyebut, pihaknya tetap meminta dukungan serta kerja sama dalam menciptakan situasi kondusif. Terlebih lagi, menjelang pesta demokrasi yang akan datang.

“Mari kita sama kita jaga kondusifitas Kamtibmas. Sehingga kedepanya pelaksaan pemilu dapat berjalan aman dan damai di  wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” sebut Kapolres Belawan.

Selain itu, Ikhwan menambhakan, bila mana  terdapat informasi yang sumbernya belum jelas agar tidak menyebarkan berita tersebut di Media Sosial (Sosmed)

“Jadi, kalau ada suatu berita yang belum tentu jelas kebenaranya. Maka masyakarat diminta tidak langsung menyebarkan. Dan sebaiknya terlebih dahulu berkodinasi dengan pihak kepolisian setempat,” tandasnya seraya menyerahkan bantuan dansantunan kepada anak Yatim dan kaum dhuafah.(Red/Indra.Hsb)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya